Doa Setelah Sholat Tahajud agar Hajat Dikabulkan, Terbuka 9 Pintu Kebaikan

2 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah muakkad yang memiliki kedudukan sangat istimewa dalam Islam. Mengingkat keistimewaannya, umat Islam perlu memahami doa setelah sholat tahajud agar hajat dikabulkan.

H. Sayuti dalam Tuntunan Shalat Tahajud menjelaskan bahwa sholat tahajud adalah sholat yang dikerjakan pada waktu malam dan sesudah tidur, meskipun tidurnya hanya sebentar. Keistimewaan sholat tahajud terletak pada waktunya yang sangat mustajab, terutama di sepertiga malam terakhir.

Pada waktu inilah pintu langit terbuka dan doa-doa dikabulkan, sebagaimana sabda Nabi SAW: "Barangsiapa mengerjakan sholat tahajud dengan sebaik-baiknya dan dengan teratur, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan, 5 macam kemuliaan di dunia dan 4 macam kemuliaan di akhirat."

Doa dan dzikir setelah sholat tahajud merupakan penyempurna ibadah istimewa ini. Terlebih, di waktu tersebut doa lebih mudah diijabah. Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah doa-doa setelah sholat tahajud agar hajat dikabulkan.

Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud agar Hajat Dikabulkan

Setelah menunaikan sholat tahajud, dianjurkan untuk membaca dzikir terlebih dahulu, seperti istighfar, tasbih, tahmid, takbir, dan sholawat Nabi, kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan doa-doa mustajab. Berikut ini doa-doa yang dapat diamalkan agar hajat cepat dikabulkan.

1. Doa dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim

Doa ini dibaca oleh Nabi Muhammad SAW setiap kali bangun malam untuk sholat tahajud. Doa ini berisi pujian kepada Allah, pengakuan iman, dan permohonan ampunan. H. Sayuti dalam Tuntunan Shalat Tahajud dan Drs. Moh. Rifai dalam Risalah Tuntunan Shalat Lengkap sama-sama mencantumkan doa ini sebagai doa utama setelah sholat tahajud.

Arab: اَللهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Latin: Allāhumma rabbanā lakal hamdu. Anta qayyimus samāwāti wal ardhi wa man fī hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samāwāti wal ardhi wa man fī hinna. Wa lakal hamdu anta nūrus samāwāti wal ardhi wa man fī hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa'dukal haq. Wa liqā'uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nāru haq. Wan nabiyyūna haq. Wa Muhammadun shallallāhu 'alaihi wa sallama haq. Was sā'atu haq. Allāhumma laka aslamtu wa bika āmantu wa 'alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wa bika khāshamtu wa ilaika hākamtu faghfirlī mā qaddamtu wa mā akhkhartu wa mā asrartu wa mā a'lantu wa mā anta a'lamu bihī minnī. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru lā ilāha illā anta. Wa lā haula wa lā quwwata illā billāh.

Artinya: "Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau penegak langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji, Engkau penguasa langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta siapa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Maha Benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-Mu benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar, dan hari Kiamat itu benar. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, dengan-Mu aku berhukum, dan kepada-Mu aku meminta keputusan. Maka ampunilah dosa-dosaku, baik yang terdahulu maupun yang akhir, yang tersembunyi maupun yang tampak, dan apa yang Engkau lebih mengetahui tentangnya daripada aku. Engkau Dzat yang terdahulu dan yang terakhir, tiada Tuhan selain Engkau, dan tiada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah." (HR Bukhari no. 1120 dan Muslim)

2. Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

H. Sayuti dan Drs. Moh. Rifai juga menganjurkan doa singkat yang mencakup kebaikan dunia dan akhirat, sebagaimana yang sering dipanjatkan Rasulullah SAW.

Arab: رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanā ātinā fid dunyā hasanatan wa fil ākhirati hasanatan wa qinā 'adzāban nār.

Artinya: "Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka." (QS Al-Baqarah: 201)

3. Doa Nabi Musa AS untuk Kemudahan Urusan

Dalam Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Tahajud agar Hajat Cepat Terkabul, disebutkan bahwa setelah membaca doa utama, dianjurkan juga membaca doa Nabi Musa AS yang diabadikan dalam Al-Qur'an untuk memohon kemudahan dalam urusan.

Arab: رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Latin: Rabbisyrah lī shadrī wa yassir lī amrī wahlul 'uqdatam min lisānī yafqahū qaulī.

Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku." (QS Taha: 25-28)

4. Doa Nabi Yunus AS untuk Terlepas dari Kesulitan

Ustaz Adi Hidayat dalam kajiannya menganjurkan doa Nabi Yunus AS sebagai amalan zikir setelah sholat tahajud. Doa ini dibaca Nabi Yunus AS ketika berada dalam perut ikan paus, dan menjadi salah satu doa mustajab untuk terlepas dari kesulitan dan dikabulkannya hajat.

Arab: لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin: Lā ilāha illā anta subhānaka innī kuntu minazh zhālimīn.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim." (QS Al-Anbiya: 87)

Keutamaan Doa Setelah Sholat Tahajud

Doa setelah sholat tahajud memiliki keutamaan yang sangat istimewa karena dipanjatkan pada waktu yang penuh keberkahan. Berikut keutamaannya:

1. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Sepertiga malam terakhir adalah waktu terbaik untuk bermunajat kepada Allah. Pada saat itu, Allah SWT turun ke langit dunia dan berfirman: "Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya" (HR Bukhari dan Muslim). Doa yang dipanjatkan pada waktu ini lebih mudah diijabah.

2. Mendapatkan Ridha Allah SWT

Seseorang yang ikhlas dalam berdoa setelah sholat tahajud akan mendapatkan ridha dari Allah. Ridha Allah adalah puncak dari segala kebaikan dan menjadi sumber ketenangan hidup di dunia maupun di akhirat.

3. Mendapat Kemuliaan di Dunia dan Akhirat

H. Sayuti dalam bukunya menyebutkan bahwa orang yang rajin sholat tahajud akan diberikan 9 macam kemuliaan, 5 di dunia dan 4 di akhirat, di antaranya adalah dipelihara dari segala bencana, dicintai oleh orang-orang saleh, dan catatan amalnya diberikan dengan tangan kanan.

4. Doa Lebih Cepat Dikabulkan

Rasulullah SAW bersabda: "Doa di tengah malam terakhir, serta setelah sholat-sholat wajib" (HR Abu Umamah). Doa yang dipanjatkan setelah sholat tahajud, terutama di sepertiga malam terakhir, memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

5. Mendekatkan Diri kepada Allah

Sholat tahajud dan doa setelahnya adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Orang yang rutin melakukannya akan merasakan kedamaian batin dan ketenangan jiwa yang tidak didapatkan dari ibadah lainnya.

6. Menjadi Kebiasaan Orang-Orang Saleh

Sholat tahajud adalah amalan yang diwarisi dari para nabi dan orang-orang saleh sebelum kita. Rasulullah SAW bersabda: "Kerjakanlah sholat malam, sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang yang saleh sebelummu" (HR Turmudzi dan Ahmad).

Tata Cara Sholat Tahajud

Tata cara sholat tahajud pada dasarnya sama dengan sholat sunnah lainnya. Berikut langkah-langkahnya menurut Tuntunan Shalat Tahajud karya H. Sayuti dan Risalah Tuntunan Shalat Lengkap karya Drs. Moh. Rifai:

1. Bangun dari tidur dan berwudhu

Setelah bangun tidur, dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum melaksanakan sholat. Jika merasa masih mengantuk, dianjurkan membaca doa agar diberi kekuatan dan kesadaran.

2. Membaca niat dan takbiratul ihram Niat diucapkan dalam hati bersamaan dengan mengangkat kedua tangan dan membaca "Allahu Akbar". Lafazh niat sholat tahajud: Ushalli sunnatat tahajjudi rak'ataini lillahi ta'ala (Aku berniat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala).

3. Membaca doa Iftitah

Dianjurkan membaca doa iftitah sebagaimana bacaan sholat pada umumnya.

4. Membaca Surat Al-Fatihah dan surat pendek

Pada setiap rakaat, membaca Al-Fatihah kemudian dilanjutkan dengan membaca surat atau ayat Al-Qur'an. H. Sayuti menganjurkan untuk membaca surat-surat pendek seperti An-Nas, Al-Ikhlas, atau ayat-ayat pilihan lainnya.

5. Rukuk, i'tidal, sujud, dan duduk antara dua sujud

Dilaksanakan sebagaimana sholat biasa, dengan membaca bacaan yang telah diajarkan.

6. Duduk tasyahud akhir dan salam

Sholat tahajud dikerjakan dua rakaat-dua rakaat, dan setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Jumlah rakaatnya minimal dua dan maksimal tidak terbatas. Yang paling utama adalah 11 atau 13 rakaat.

7. Membaca dzikir dan doa setelah sholat tahajud

Setelah salam, dianjurkan membaca istighfar, tasbih, tahmid, takbir, dan sholawat, kemudian dilanjutkan dengan doa-doa mustajab yang telah disebutkan di atas.

Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Waktu pelaksanaan sholat tahajud adalah setelah sholat Isya hingga terbit fajar (waktu Subuh). Namun, ada waktu-waktu yang memiliki keutamaan berbeda. Para ulama membagi waktu malam menjadi tiga bagian:

1. Sepertiga Malam Pertama (sekitar pukul 19.00–22.00)

Ini adalah waktu yang utama untuk melaksanakan sholat tahajud. Waktu ini dimulai setelah sholat Isya dan berakhir sekitar pukul 22.00.

2. Sepertiga Malam Kedua (sekitar pukul 22.00–01.00)

Ini adalah waktu yang lebih utama dibandingkan sepertiga pertama. Pada waktu ini, suasana semakin tenang dan kekhusyukan lebih mudah diraih.

3. Sepertiga Malam Terakhir (sekitar pukul 01.00 hingga masuk waktu Subuh)

Inilah waktu yang paling utama. Menurut keterangan yang shahih, saat dikabulkannya doa adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Rasulullah SAW bersabda: "Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya" (HR Ahmad).

Dari sahabat Abu Dzar, Rasulullah SAW pernah ditanya tentang waktu yang paling utama untuk sholat malam, dan beliau menjawab bahwa sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling utama. Pada waktu tersebut, Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon dengan penuh kekhusyukan.

Pertanyaan Seputar Sholat Tahajud

1. Apakah doa setelah sholat tahajud harus dibaca dengan bahasa Arab?

Doa dapat dibaca dengan bahasa Arab sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW, namun juga boleh dibaca dengan bahasa Indonesia atau bahasa apa pun yang dipahami, karena Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui segala bahasa. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan kesungguhan hati dalam berdoa.

2. Berapa kali sebaiknya membaca istighfar setelah sholat tahajud?

H. Sayuti dalam Tuntunan Shalat Tahajud menganjurkan untuk membaca istighfar 100 kali: Astaghfirullahal 'Adhiim wa atuubu ilaihi. Namun, jika tidak mampu, membaca istighfar minimal 3 kali sudah cukup, dan yang terpenting adalah dilakukan dengan penuh kesadaran dan penyesalan atas dosa-dosa.

3. Apakah boleh menggabungkan doa tahajud dengan doa hajat tertentu?

Boleh. Setelah membaca doa-doa utama setelah sholat tahajud, seseorang dapat melanjutkan dengan doa hajat spesifik yang diinginkan, seperti memohon rezeki, kesehatan, jodoh, atau kemudahan urusan. Dianjurkan untuk menyebutkan hajat tersebut dengan jelas dalam hati dan lisan.

4. Apakah sholat tahajud harus dilakukan setiap malam?

Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan, tetapi tidak wajib. Meskipun demikian, Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya. H. Sayuti menganjurkan untuk melaksanakannya semampu mungkin, meskipun hanya dua rakaat, karena keutamaannya sangat besar. Yang terpenting adalah konsistensi, meskipun sedikit.

5. Apakah doa setelah tahajud bisa dikabulkan jika hajatnya bersifat duniawi?

Ya, doa setelah sholat tahajud dapat mencakup hajat duniawi maupun ukhrawi. Allah Maha Mendengar segala permohonan hamba-Nya. Yang terpenting adalah hajat tersebut tidak bertentangan dengan syariat Islam dan dipanjatkan dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan mengabulkannya pada waktu yang tepat.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |