Kai Havertz Optimistis Arsenal Bisa Raih Trofi Musim Ini

3 hours ago 1

PEMAIN Arsenal Kai Havertz menegaskan timnya masih berpeluang meraih gelar besar musim ini. Ia optimistis setelah The Gunners memetik kemenangan penting atas Sporting CP di perempat final Liga Champions.

Arsenal menang 1-0 pada leg pertama di Lisbon, Rabu dinihari, 8 April 2026. Havertz menjadi penentu kemenangan setelah mencetak gol pada masa injury time, tak lama setelah masuk sebagai pemain pengganti. “Kami masih punya peluang besar. Musim ini belum selesai, dan kami bisa memenangkan trofi besar,” kata Havertz, dikutip dari ESPN.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kemenangan ini menjadi respons Arsenal setelah dua hasil buruk di kompetisi domestik. The Gunners sebelumnya kalah di final Piala Liga Inggris dari Manchester City dan tersingkir dari Piala FA usai dikalahkan Southampton. 

Havertz menilai bahwa kemenangan di Lisbon akan menjadi titik balik. “Kami kalah dalam dua pertandingan terakhir, jadi kami ingin bangkit hari ini dan kami berhasil melakukannya,” ujarnya. “Kami tetap bersama sebagai tim dan masih banyak yang bisa kami capai.”

Selain Havertz, kiper David Raya menjadi sosok penting dalam kemenangan Arsenal. Ia melakukan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang emas dari Geny Catamo dan Luis Suárez di akhir laga. “Bagi saya, dalam dua musim terakhir, dia adalah kiper terbaik di dunia,” kata Havertz. “Dia sudah menyelamatkan kami berkali-kali.”

Kemenangan tipis ini menjadi modal bagi Arsenal menjelang leg kedua di London. Namun, Havertz menegaskan timnya harus tetap fokus. “Masih ada tujuh minggu tersisa musim ini. Kami akan berjuang untuk semuanya,” ujarnya.

Kemenangan ini membuat tim asuhan Mikel Arteta tetap tak terkalahkan di Liga Champions musim ini. Mereka juga berada di jalur untuk mencapai semifinal untuk musim kedua berturut-turut. Di kompetisi domestik, Arsenal juga masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan keunggulan sembilan poin.

Arteta meminta timnya tetap realistis di tengah tekanan untuk selalu menang. “Sejak Agustus, tuntutannya adalah menang terus. Kalau tidak, dianggap bencana,” kata Arteta. “Kami perlu mengingat siapa kami sebagai tim dan bagaimana kami bisa sampai di posisi ini.”

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |