Kasus BMW Tabrak Lari Ojol di Jakarta Barat Berakhir Damai

2 hours ago 3

KASUS tabrak lari yang melibatkan mobil sedan listrik BMW i5 dengan seorang pengemudi ojek online di depan Universitas Mercu Buana, Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, berakhir islah. Pelaku dan korban diketahui telah sepakat untuk berdamai.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat, Ajun Komisaris Joko Siswanto mengatakan, kedua pihak telah melakukan mediasi. "Sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan," kata Joko dalam keterangannya pada Selasa, 23 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Joko, kecelakaan tersebut terjadi tanpa adanya niat jahat atau mens rea dari pengemudi mobil terhadap korban. "Itu musibah, jadi kami kedepankan kedua belah pihak musyawarah," tutur Joko. 

Namun, Joko tidak menjelaskan secara rinci ihwal hasil kesepakatan dalam mediasi antara pelaku dan korban. Dia juga bungkam saat ditanyakan perihal ada atau tidaknya uang ganti rugi. "Kami tidak bisa masuk dalam ranah itu," ujar Joko. 

Sebelumnya viral di media sosial rekaman video yang diunggah oleh akun Instagram @lbj_jakarta. Dalam potongan video tersebut, tampak aksi kejar-kejaran antara massa dengan pengemudi mobil BMW i5 yang diduga melakukan tabrak lari. 

Mobil yang dikemudikan oleh ASW tersebut kala itu sedang melaju dari arah utara ke selatan jalan. "Sesampainya di depan Universitas Mercu Buana menabrak motor," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Reza Hafiz Gumilang. 

Setelah menabrak sepeda motor, ASW justru memacu kendaraannya dan mencoba melarikan diri. Dia melaju ke arah Jalan Taman Aries, lalu ke Jalan Perjuangan yang mengarah ke Gerbang Tol Kebon Jeruk.

Tindakan ASW itu membuat pengguna jalan lainnya merasa emosi dan langsung mengejar mobil tersebut. Dalam video yang viral di media sosial, tampak kendaraan itu dilempari dengan batu berukuran besar hingga menyebabkan kaca mobilnya pecah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |