WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur mendesak pemerintah mengevaluasi sistem pengolahan sampah open dumping. Desakan setelah terjadi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir atau TPA Benowo Surabaya kebakaran pada Ahad malam, 19 Juli 2026.
Direktur Eksekutif Walhi Jawa Timur, Pradipta Indra Ariono, menyatakan bahwa peristiwa kebakaran TPA di Benowo adalah yang kedua di Jawa Timur. Pada 4 Juli lalu, TPA Pakusari di Kabupaten Jember juga mengalami kebakaran yang menghanguskan areal 500 meter persegi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Dua peristiwa itu menunjukkan adanya kegagalan dalam tata kelola sampah yang berakibat pada tingginya risiko bencana, terutama jika terjadi krisis iklim dan gelombang panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran pada gunungan sampah,” kata Pradipta, Senin 20 Juli 2026.
Dia menambahkan, kebakaran yang terjadi di area TPA Benowo menunjukkan bahwa keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) tidak menghilangkan berbagai persoalan mendasar pengelolaan sampah. Pradipta menunjuk tingginya timbulan sampah, masih bergantungnya sistem pada penimbunan sampah, serta lemahnya upaya pengurangan sampah dari sumber.
“Kondisi ini memperlihatkan bahwa pembangunan fasilitas pembakaran sampah tidak dapat dijadikan solusi utama atas krisis persampahan,” tuturnya.
Menurut Pradipta, penyelesaian pengelolaan sampah harus dilakukan melalui hulu. Di antaranya, pembatasan sampah sekali pakai, pemilahan dari sumber, penguatan bank sampah, pengomposan, serta penerapan tanggung jawab produsen.
Masih tingginya produksi sampah dan lemahnya kebijakan pengurangan sampah dari sumber tersebut adalah akar persoalanan. "Selama paradigma pengelolaan sampah masih bertumpu pada membuang dan membakar, maka risiko bencana ekologis seperti kebakaran akan terus berulang,” katanya menegaskan.
Oleh karena itu, WALHI mendesak kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Jawa Timur yang masih menggunakan sistem open dumping. Serta melakukan evaluasi terhadap seluruh proses penanganan sampah agar tidak berfokus pada solusi palsu yang ditawarkan dengan hanya melihat penanganan di hilir.
Sebagai informasi, TPA Benowo merupakan salah satu proyek PLTSa terbesar di Indonesia yang mampu mengelola sampah 1.000 hingga 1.600 ton sampah per hari. PLTSa Benowo saat ini dikelola oleh PT Sumber Organik.
Dugaan Penyebab Kebakaran TPA Benowo
Adapun kebakaran terjadi pada Ahad malam tepatnya usai laga sepak bola Persebaya vs PSIS di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Stadion bertaraf internasional ini bersebelahan langsung dengan TPA Benowo. Diduga, kebakaran terjadi karena percikan api dari flare suporter tim sepak bola itu.
“Betul, dugaannya seperti itu,” kata Manajer Operasional PT Sumber Organik, pengelola PLTSa Benowo, Ali Asyhar, pada Selasa 21 Juli 2026.
Ali mengatakan bahwa flare api mulai terlihat dari GBT menuju area landfill sisi selatan TPA Benowo sekitar pukul 18 WIB. Saat dilakukan pengecekan, ditemukan flare api jatuh ke titik tersebut yang menyebabkan kebakaran. “Terlebih, angin bertiup kencang yang mengakibatkan api cepat menyebar,” ucap Ali.
Setelah mengetahui kondisi tersebut, petugas langsung melakukan upaya pemadaman awal menggunakan APAR. Petugas pemadaman kebakaran baru tiba pukul 19.11 WIB dan melakukan pemadaman serta pembasahan hingga tengah malam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, mengatakan bahwa kebakaran sempat meluas ke area gunungan sampah seluas 900 meter persegi di blok 1B, dari total luas TPA Benowo sekitar 10 hektare. Peralatan jaringan pipa yang berfungsi menyerap air lindi yang tidak diproses menjadi energi di PLTSa turut terdampak api. “Tidak ada korban jiwa,” ucap Laksita.
Selain di dua lokasi di Jawa Timur, kebakaran tempat pemrosesan akhir sampah belum lama ini juga terjadi di Kabupaten Tangerang, yakni di TPA Jatiwaringin. Butuh lebih dari sepuluh hari dalam penanggulangannnya yang melibatkan unit-unit helikopter pemadam kebakaran hutan dan lahan.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538204/original/016923600_1774506348-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-26T130029.116.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463464/original/035712800_1767615770-unnamed__9_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/930851/original/099558700_1437121241-20150717-Salat_Id_di_Al_Azhar-Jakarta_1.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)