Kumpulan Doa Pulang Umroh untuk Tamu dan Hikmahnya

17 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Setelah melaksanakan ibadah umrah, seorang Muslim yang kembali ke tanah air memiliki kedudukan istimewa dalam pandangan Islam. Maka itu, seorang jemaah yang baru melaksanakan safar perlu mengetahui doa pulang umroh untuk tamu

Tradisi menyambut jamaah umrah yang pulang dengan doa dan harapan kebaikan merupakan bagian dari ajaran Islam yang mulia. Begitu pula sebaliknya, jemaah umroh yang baru pulang safar mendoakan tamu-tamunya.

Mendoakan sesama Muslim, khususnya bagi mereka yang baru kembali dari perjalanan ibadah, memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam. Dalam Buku Fikih Haji dan Umrah Perspektif Empat Mazhab dijelaskan bahwa doa merupakan salah satu bentuk ketaatan yang sangat dianjurkan.

Allah SWT berfirman: Artinya: "Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: 'Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami...'" (QS. Al-Hasyr [59]: 10).

Berikut ini adalah kumpulan doa jemaah umroh untuk tamu, merangkum berbagai sumber.

1. Doa Pulang Umrah Versi Pertama (Doa Shalawat dan Syukur)

Doa ini merupakan ungkapan syukur atas keselamatan dan permohonan agar ibadah yang telah dilaksanakan diterima.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِاَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Alḥamdulillāhi rabbil-‘ālamīn. Allāhumma ṣalli wa sallim wa bārik ‘alā sayyidinā Muḥammadin ṣalātan tuballighunā bihā hajja baitikal-ḥarāmi wa ziyārata qabri nabiyyika Muḥammadin ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan berkah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan shalawat yang dapat menyampaikan kami untuk berhaji ke Baitul Haram dan berziarah ke makam Nabi-Mu Muhammad SAW." 

Doa ini mengandung tiga elemen utama: (1) pujian kepada Allah atas keselamatan, (2) shalawat kepada Nabi sebagai wasilah, dan (3) permohonan agar dapat kembali melaksanakan ibadah ke tanah suci. Doa ini diriwayatkan dari kitab Doa-doa Mustajab oleh Ibnu Qalbina. 

2. Doa Pulang Umrah Versi Kedua (Doa Kemabruran)

Doa ini memohon agar seluruh rangkaian ibadah umrah diterima sebagai amal yang mabrur.

Arab: اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَاحَجًّامَبْرُوْرًا، وَعُمْرَتَنَاعُمْرَةًمَبْرُوْرًا،وَسَعْيَنَاسَعْيًامَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَاذَنْبًامَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَاعَمَلًاصَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَتَنَاتِجَارَةً لَنْتَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِأَخْرِجْنَامِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ

Latin: Allahummaj'al hajjana hajjan mabruron, wa 'umrotana 'umrotan mabruron, wasa' yana sa'yan masykuro, wa dzambanaa dzanban maghfuro, wa 'amalana 'amalan sholihan maqbula, watija rotana tijaarotan lan tabuur, yaa 'aalima maa fis shuduur, akhrijna mina dzulumaati ilannuur.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah kami haji mabrur. Umroh kami yang mabrur, sa'i kami yang disyukuri. Dosa kami yang Engkau ampuni. Amal sholeh kami yang Engkau terima dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi. Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam hati kita, keluarkan kami dari kegelapan ini menuju cahaya.

Doa ini mencakup permohonan kemabruran untuk seluruh rangkaian ibadah (haji, umrah, sa'i), ampunan dosa, penerimaan amal, dan keberkahan dalam kehidupan (simbolis dengan "perdagangan"). Imam Al-Qalyubi dalam mazhab Syafi'i menganjurkan doa ini bagi mereka yang baru pulang dari ibadah.

3. Doa Pulang Umroh Ketiga Perbesar

Arab: اللهم سَهِّلْ أُمُوْرَنَاوَحَصِّلْ مَقَاصِدَنَاوَبَلِّغْنَا إِلَيْكَ يَا اَللهُ. اللهم اجْمَعْنَاجَمْعًامَرْحُوْمًا اللهم إِنَّانَسْئَلُكَ النِّعْمَةَوَالرَّحْمَةَ وَحُسْنَ الْخَاتِمَة

Latin: Allahummasahhil umuuronawahasshil maqooshidanawaballignaa ilaika yaAllah. Allahummaj ma' jam'an marhuuma. Allahumma inna nas-alukanni'mata warrohmata waqusnal qhotimah.

Artinya: Mudahkanlah ya Allah segala urusan kami. Kabulkanlah segala keinginan kami, dan sampaikanlah kami kehadiratMu. Ya Allah kumpulkan kami bersama mereka orang-orang yang mendapatkan rahmat-Mu. Kami mohon ya Allah kepadaMu nikmat, rahmat dan juga akhir yang baik.

Doa ini berfokus pada tiga permohonan: (1) kemudahan dalam urusan kehidupan, (2) tercapainya tujuan (termasuk niat baik yang belum terlaksana), dan (3) husnul khatimah (akhir kehidupan yang baik). Doa ini sering dibaca sebagai penutup rangkaian doa kepulangan.

4. Doa Pulang Umroh Keempat (Sapu Jagat)

Arab: رَبَّنَااَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِحَسَنَةً وَقِنَاعَذَابَ النَّاِر. وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ

Latin: Robbanaa aatina fiddun ya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqinaa 'adzaa bannaar. Walhamdulillahi robbil 'alamin.

Terjemah: Ya Tuhan kami, berkahilah kami kebaikan di dunia juga di akhirat, serta jauhkan kamu dari siksaan api neraka. Dan segala puji milik Allah.

Doa ini merupakan doa yang paling komprehensif karena mencakup kebaikan duniawi dan ukhrawi sekaligus. Dalam konteks kepulangan umrah, doa ini dibaca sebagai permohonan agar keberkahan ibadah terus mengalir dalam kehidupan sehari-hari. Doa ini juga dianjurkan dibaca saat thawaf di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Doa sesudah pulang umroh untuk tamu ini sebaiknya dibacakan dengan penuh penghayatan dan kekhusyukan. Setiap kalimat dalam doa tersebut mengandung permohonan kepada Allah SWT agar para tamu juga mendapat kemudahan untuk menunaikan ibadah umroh di masa mendatang.

5. Doa Kembali dari Perjalanan (Sunnah Riwayat Bukhari-Muslim)

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Latin: Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lahū, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr. Āyibūna tā’ibūna ‘ābidūna lirabbinā ḥāmidūn. Ṣadaqallāhu wa‘dahū wa naṣara ‘abdahū wa hazamal-aḥzāba waḥdah.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kami kembali, kami bertaubat, kami beribadah, dan kami memuji Tuhan kami. Allah telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan musuh-musuh sendirian." 

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar RA. Doa ini dibaca sebanyak tiga kali ketika telah kembali dari perjalanan. Dalam konteks kepulangan umrah, doa ini dibaca sebagai ungkapan syukur dan pengakuan bahwa keselamatan serta kemudahan selama perjalanan adalah semata-mata karunia Allah. 

Hikmah Doa Jemaah Umroh yang Baru Pulang untuk Tamu

1. Ungkapan Syukur atas Keselamatan dan Keberkahan

Doa yang diucapkan jemaah umrah kepada para tamu merupakan bentuk syukur kepada Allah atas nikmat keselamatan selama perjalanan dan kembali ke kampung halaman. Dengan mendoakan kebaikan untuk orang lain, jemaah juga sedang mengajarkan sikap syukur dan bahwa keberkahan ibadah tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat sekitarnya.

2. Mempererat Ukhuwah Islamiyah (Persaudaraan)

Tradisi saling mendoakan saat kedatangan menjadi perekat hubungan sosial. Jemaah yang pulang dianggap membawa berkah, dan doa yang dipanjatkan memperkuat ikatan persaudaraan, silaturahim, dan rasa saling menghormati di antara sesama Muslim.

3. Mengamalkan Sunnah Saling Mendoakan

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya itu akan didoakan oleh malaikat dengan doa yang sama. Dengan mendoakan tamu yang hadir, jemaah umrah mengamalkan sunnah ini dan memperoleh pahala berlipat.

4. Menyempurnakan Ibadah dengan Nilai Sosial

Ibadah umrah tidak hanya bersifat individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial. Sambutan dan doa yang baik menjadi pelengkap ibadah, menandakan bahwa ibadah tersebut membawa dampak positif bagi lingkungan. Hal ini sesuai dengan prinsip bahwa haji dan umrah yang mabrur ditandai dengan meningkatnya kepedulian sosial.

5. Mengingatkan untuk Menjaga Kemabruran

Doa yang dibaca—seperti taqabbalallāhu ‘umrataka—mengandung pesan agar jemaah terus berusaha menjaga kemabruran umrahnya. Dengan mendoakan orang lain, jemaah juga mengingatkan dirinya sendiri bahwa ibadah yang telah dilaksanakan harus diikuti dengan konsistensi dalam kebaikan setelah kembali ke tanah air.

6. Menjadi Motivasi Beribadah bagi Orang Lain

Kedatangan jemaah umrah yang disambut dengan doa dan kegembiraan dapat menumbuhkan motivasi bagi keluarga, kerabat, dan tetangga yang belum berangkat untuk segera berniat dan mempersiapkan diri menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

7. Mendapatkan Pahala dari Doa yang Dipanjatkan

Ketika jemaah mendoakan tamunya, ia sendiri akan mendapatkan kebaikan dari doa tersebut. Dalam hadis disebutkan bahwa malaikat mendoakan hal yang sama bagi orang yang mendoakan saudaranya. Dengan demikian, pahala mengalir baik bagi yang mendoakan maupun yang didoakan.

People also Ask:

Doa barokah umroh untuk tamu?

Doa barokah umroh untuk tamu yang baru pulang, atau doa untuk menyambut tamu, bertujuan memohon agar ibadah diterima (mabrur), dosa diampuni, dan mendapat keberkahan. Salah satu doa utamanya adalah: Taqabbalallâhu 'umrataka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka (Semoga Allah menerima umrohmu, mengampuni dosamu, dan mengganti nafkahmu).

Bagaimana mendoakan orang yang pulang umroh?

Doa Pulang Umroh Keempat

Latin: Robbanaa aatina fiddun ya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqinaa 'adzaa bannaar. Walhamdulillahi robbil 'alamin. Terjemah: Ya Tuhan kami, berkahilah kami kebaikan di dunia juga di akhirat, serta jauhkan kamu dari siksaan api neraka.

Apa yang diucapkan ketika seseorang pulang umrah?

Ucapan selamat pulang umroh bisa bervariasi, dari yang formal hingga sangat personal. Contohnya, "Alhamdulillah 'ala Salamah" (Segala puji bagi Allah atas keselamatan), "Selamat datang kembali di tanah air. Semoga menjadi umroh yang mabrur dan segala doa dikabulkan." Atau, "Senangnya melihatmu pulang dengan selamat.

Apa yang harus dikatakan kepada seseorang yang baru kembali dari ibadah Umrah?

Cara paling umum dan tulus untuk menyapa seseorang adalah dengan mengucapkan “ Umrah Mubarak ”, yang berarti “Umrah yang diberkati.” Ini adalah cara hangat untuk menghargai usaha spiritual mereka dan menunjukkan bahwa Anda ikut berbahagia untuk mereka. Anda juga bisa mengucapkan: “Taqabbal Allahu minna wa minkum” (Semoga Allah menerima amal ibadahmu dan kami).

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |