Sekarang Berapa Syawal? Cek Jadwal Lengkap Kalender Syawal 1447 Hijriah Versi Kemenag

19 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Umat Islam di Indonesia sering menghadapi perbedaan dalam penentuan tanggal Hijriah, terutama saat terjadi perbedaan metode perhitungan. Pada Selasa, 31 Maret 2026, terdapat dua kemungkinan tanggal, yaitu 11 atau 12 Syawal 1447 Hijriah.

Perbedaan ini disebabkan oleh variasi metode penentuan awal bulan Hijriah yang digunakan berbagai pihak. Hal ini juga terlihat pada penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal antara Muhammadiyah dan pemerintah.

Untuk memastikan keakuratan, penting bagi umat Islam untuk merujuk pada kalender resmi yang diterbitkan oleh pemerintah. Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menerbitkan Kalender Hijriah Indonesia sebagai panduan penentuan tanggal penting. Berikut jadwalnya yang dilansir Liputan6.com, Selasa (31/3).

Perbedaan Penentuan Tanggal Syawal 1447 H

Perbedaan dalam penentuan awal bulan Hijriah, termasuk Syawal, seringkali menjadi sorotan publik. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode yang berbeda oleh organisasi Islam dan pemerintah. Muhammadiyah, misalnya, menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Sementara itu, pemerintah melalui Kemenag menggunakan metode gabungan antara hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung hilal). Penentuan ini dilakukan melalui sidang isbat yang mempertimbangkan kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Jika hilal tidak terlihat, bulan sebelumnya akan digenapkan menjadi 30 hari.

Metode yang berbeda ini mengakibatkan adanya potensi perbedaan tanggal. Pada 31 Maret 2026, beberapa perhitungan mungkin menunjukkan 12 Syawal, namun kalender resmi pemerintah menunjukkan tanggal yang berbeda.

Kalender Resmi Syawal 1447 H Versi Kemenag

Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, 1 Syawal 1447 Hijriah telah ditetapkan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dengan demikian, pada hari Selasa, 31 Maret 2026, umat Islam memasuki tanggal 11 Syawal 1447 Hijriah.

Bulan Syawal sendiri merupakan bulan kesepuluh dalam kalender Hijriah, yang datang setelah bulan suci Ramadhan. Bulan Syawal tahun ini diprakirakan akan berlangsung selama 29 hari, dengan perkiraan akhir bulan jatuh pada Sabtu, 18 April 2026.

Berikut adalah rincian kalender bulan Syawal 1447 H menurut Kemenag RI:

  • 1 Syawal 1447 H: Sabtu, 21 Maret 2026
  • 2 Syawal 1447 H: Minggu, 22 Maret 2026
  • 3 Syawal 1447 H: Senin, 23 Maret 2026
  • 4 Syawal 1447 H: Selasa, 24 Maret 2026
  • 5 Syawal 1447 H: Rabu, 25 Maret 2026
  • 6 Syawal 1447 H: Kamis, 26 Maret 2026
  • 7 Syawal 1447 H: Jumat, 27 Maret 2026
  • 8 Syawal 1447 H: Sabtu, 28 Maret 2026
  • 9 Syawal 1447 H: Minggu, 29 Maret 2026
  • 10 Syawal 1447 H: Senin, 30 Maret 2026
  • 11 Syawal 1447 H: Selasa, 31 Maret 2026
  • 12 Syawal 1447 H: Rabu, 1 April 2026
  • 13 Syawal 1447 H: Kamis, 2 April 2026
  • 14 Syawal 1447 H: Jumat, 3 April 2026
  • 15 Syawal 1447 H: Sabtu, 4 April 2026
  • 16 Syawal 1447 H: Minggu, 5 April 2026
  • 17 Syawal 1447 H: Senin, 6 April 2026
  • 18 Syawal 1447 H: Selasa, 7 April 2026
  • 19 Syawal 1447 H: Rabu, 8 April 2026
  • 20 Syawal 1447 H: Kamis, 9 April 2026
  • 21 Syawal 1447 H: Jumat, 10 April 2026
  • 22 Syawal 1447 H: Sabtu, 11 April 2026
  • 23 Syawal 1447 H: Minggu, 12 April 2026
  • 24 Syawal 1447 H: Senin, 13 April 2026
  • 25 Syawal 1447 H: Selasa, 14 April 2026
  • 26 Syawal 1447 H: Rabu, 15 April 2026
  • 27 Syawal 1447 H: Kamis, 16 April 2026
  • 28 Syawal 1447 H: Jumat, 17 April 2026
  • 29 Syawal 1447 H: Sabtu, 18 April 2026

Keistimewaan dan Amalan di Bulan Syawal

Bulan Syawal memiliki keistimewaan bagi umat Islam setelah Ramadan, ditandai dengan perayaan Idul Fitri pada 1 Syawal. Selain itu, terdapat anjuran puasa sunah enam hari yang berpahala setara dengan puasa setahun.

“Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim) 

Mengetahui tanggal Syawal penting agar tidak melewatkan amalan sunah tersebut. Pada 31 Maret 2026 yang bertepatan dengan 11 Syawal 1447 H, umat Islam masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan puasa Syawal, baik berurutan maupun terpisah.

Penetapan awal Syawal dilakukan melalui pengamatan hilal atau perhitungan astronomi yang diumumkan Kemenag. Dengan acuan ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah dan merencanakan amalan sunah secara tepat.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Sekarang berapa Syawal pada 31 Maret 2026?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 31 Maret 2026 bertepatan dengan 11 Syawal 1447 Hijriah.

2. Mengapa ada perbedaan penentuan tanggal Syawal?

Perbedaan penentuan tanggal Syawal disebabkan oleh metode yang berbeda antara organisasi Islam dan pemerintah. Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, sementara Kemenag menggunakan kombinasi hisab dan rukyatul hilal dengan kriteria MABIMS.

3. Kapan 1 Syawal 1447 H menurut Kemenag?

Menurut Kalender Hijriah Indonesia Kemenag dan hasil sidang Isbat, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

4. Apa keistimewaan utama bulan Syawal?

Keistimewaan utama bulan Syawal adalah perayaan Idul Fitri pada 1 Syawal dan adanya puasa sunah enam hari yang pahalanya setara puasa setahun penuh.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |