Kumpulan Sholawat Nabi Populer dan Mudah Dihafal, 15 Bacaan dari Pendek hingga Panjang

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Umat Islam membutuhkan sandaran batin yang kokoh di tengah tekanan kehidupan modern yang kompleks. Kumpulan sholawat nabi populer dan mudah dihafal menjadi referensi untuk memperkuat mental dan bekal spiritual untuk ketenangan jiwa.

Dalam jurnal Sholawat Sebagai Penenang Jiwa Umat Muslim Wujud Dari Manusia Sebagai Makhluk Transendental karya Arinda Roisatun Nisa’ dan Hengki Hendra Pradana, mengutip pandangan ahli bahasa Al-Mubarrad,sholawat pada hakikatnya adalah doa permohonan limpahan rahmat yang agung kepada Allah SWT untuk dihaturkan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai wasilah meraih keutamaan dan segala kebaikan.

Keutamaan amalan spiritual ini diakui secara luas oleh ulama, yang lantas banyak merumuskan bacaan sholawat dengan sanad sahih. Melalui bacaan yang ringkas dan dirutinkan, setiap Muslim dapat meraih pahala berlipat ganda sekaligus menjaga keseimbangan psikologis dari berbagai bentuk kegelisahan duniawi.

Berikut ini adalah kumpulan sholawat nabi populer dan mudah dihafal, teks lengkap Arab, Latin dan artinya, serta keutamaannya.

15 Sholawat Nabi Populer dan Mudah Dihafal

Terdapat berbagai redaksi sholawat, mulai dari yang pendek, sedang hingga panjang. Berikut ini adalah bacaan sholawat tersebut.

I. Sholawat Pendek (2-5 Kata)

Sholawat kategori ini sangat praktis, dapat dibaca kapan saja tanpa perlu konsentrasi khusus. Panjang redaksinya hanya 2-5 kata namun pahalanya tetap berlipat ganda sebagaimana dijanjikan Rasulullah ﷺ.

1. Sholawat Paling Pendek (Ta'dzimul Qiyam)

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

Latin: Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad."

Ini adalah sholawat paling ringkas, hanya 4 kata Arab. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dishahihkan Al-Albani. Sangat dianjurkan sebagai wirid harian karena praktis dan mudah diingat.

2. Sholawat Jibril (Shallallahu 'ala Muhammad)

Arab: صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

Latin: Shallallâhu ‘alâ Muhammad

Artinya: "Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad."

Sholawat ini sangat populer karena konon merupakan sholawat pertama yang diajarkan Malaikat Jibril. Redaksinya dalam bentuk berita (khabar), bukan doa langsung. Keutamaan membacanya antara lain: keberkahan usaha, rahmat Allah, syafaat Rasulullah, diangkat derajat, selamat dari malapetaka, dan diluaskan rezeki.

3. Sholawat Ta'dzimul Qiyam (Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala alihi)

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمْ

Latin: Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa ‘alâ âlihi wa sallim

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya."

Redaksi ini adalah bentuk paling umum dari sholawat pendek. Keistimewaannya terletak pada penyebutan "âlihi" (keluarganya), yang merupakan bentuk pengagungan terhadap Ahlul Bait sebagaimana ditekankan dalam banyak hadis.

4. Sholawat Khawwash (Shallallahu 'ala Muhammadin)

Arab: صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

Latin: Shallallâhu ‘alâ Muhammadin (dengan harakat *-in*)

Artinya: "Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad."

Secara redaksi sama dengan Sholawat Jibril, hanya tambahan harakat kasrah di akhir Muhammadin. Sangat ringan di lisan, sangat baik untuk diamalkan ribuan kali setiap hari.

5. Sholawat Sayyidina (Dengan Gelar Penghormatan)

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Muhammad."

Penambahan sayyidinâ (junjungan kami) merupakan bentuk penghormatan ekstra kepada Nabi ﷺ. Para ulama sepakat menambahkannya adalah sunnah yang dianjurkan karena menambah kesempurnaan pujian.

II. Sholawat Sedang (Satu Kalimat Panjang / Dua Larik)

Kategori ini bacaannya masih tergolong pendek namun lebih lengkap dalam menyebut nama Nabi dan keluarganya.

6. Sholawat Asholatu 'Alannabi

Arab: اَلصَّلَاةُ عَلَى النَّبِيّْ، اَلصَّلَاةُ عَلَى النَّبِيّْ

Latin: Ash-shalâtu ‘alan-nabiyy, ash-shalâtu ‘alan-nabiyy

Artinya: "Rahmat tercurah kepada Nabi, rahmat tercurah kepada Nabi."

Sholawat dengan irama sederhana ini sangat populer di berbagai majelis taklim. Meski singkat, redaksinya mengandung penegasan (takrîr) yang menunjukkan penguatan rasa cinta kepada Nabi.

7. Sholawat Bani Hasyim

Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْهَاشِمِيِّ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا

Latin: Allâhumma shalli ‘alân-nabiyyil Hâsyimiyyi Muhammadin wa ‘alâ âlihi wa sallim taslîmâ

Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat serta salam kepada seorang nabi keturunan bangsawan Hasyim, yakni Muhammad beserta keluarganya, semoga tetap selamat dan sejahtera."

Keistimewaan sholawat ini adalah menyebut nasab Nabi (Bani Hasyim), yang secara implisit mengingatkan kita pada kemuliaan keturunan beliau.

8. Sholawat Ya Robbi Sholli 'Ala Muhammad

Arab: يَارَبِّ صَلِّ عَلىٰ مُحَمَّدْ، يَارَبِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ

Latin: Yâ robbi shalli ‘alâ Muhammad, yâ robbi shalli ‘alaihi wa sallim

Artinya: "Wahai Tuhanku, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad. Wahai Tuhanku, limpahkanlah rahmat dan salam kepadanya."

Redaksinya menggunakan panggilan langsung Yâ Robbi (wahai Tuhanku), sehingga terasa lebih personal dan mendalam.

9. Sholawat Ya Nabi Salam 'Alaika

Arab: يَا نَبِيْ سَلَامْ عَلَيْكْ، يَا رَسُوْلْ سَلَامْ عَلَيْكْ

Latin: Yâ nabî salâm ‘alaik, yâ rasûl salâm ‘alaik

Artinya: "Wahai Nabi, salam sejahtera bagimu. Wahai Rasul, salam sejahtera bagimu."

Sholawat ini sangat populer sebagai puji-pujian sebelum sholawat panjang lainnya. Iramanya yang merdu menjadikannya lagu pembuka di banyak majelis sholawat.

10. Sholawat Thibbil Qulub (Cikal Bakal)

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوبِ وَدَوَائِهَا

Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammadin thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Muhammad, obat bagi segala penyakit hati dan penawarnya."

Ini adalah potongan pertama dari Sholawat Thibbil Qulub yang lengkap. Versi pendek ini sudah cukup untuk meraih keutamaan memohon kesembuhan hati dan jiwa. Redaksi ini memposisikan Rasulullah sebagai "tabib" (dokter) ruhani bagi umatnya.

III. Sholawat Panjang dan Lengkap

Kategori ini berisi doa yang lebih komprehensif dan biasanya mengandung permohonan hajat spesifik.

11. Sholawat Ibrahimiyah

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌوَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin: Allâhumma shalli ‘alâ muhammadin wa ‘alâ âli muhammad, kamâ shallaita ‘alâ ibrâhîma wa ‘alâ âli ibrâhîm, innaka hamîdum majîd. Wa bârik ‘alâ muhammadin wa ‘alâ âli muhammad, kamâ bârakta ‘alâ ibrâhîma wa ‘alâ âli ibrâhîm, fil ‘âlamîna innaka hamîdum majîd.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Dan limpahkanlah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan berkah kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim di seluruh alam. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

Ini adalah sholawat yang wajib dibaca dalam tahiyat akhir setiap shalat. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari (no. 3370) dan Imam Muslim (no. 406). Dikenal sebagai sholawat yang paling utama. Keistimewaannya: Rasulullah ﷺ sendiri yang mengajarkannya, sehingga sanadnya paling kuat.

12. Sholawat Fatih

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، وَالنَّاصِرِ الْحَقَّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ.

Latin: Allâhumma shalli wa sallim wa bârik ‘alâ sayyidinâ muhammadinil fâtihi limâ ughliq, wal khâtimi limâ sabaq, wan nâshiril haqqa bil haqqi, wal hâdî ilâ shirâthin mustaqîm. Shallallâhu ‘alaihi wa ‘alâ âlihi wa ash hâbihî wa sallam.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami Muhammad, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, penolong kebenaran dengan kebenaran, dan penunjuk ke jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan sholawat dan salam kepadanya, kepada keluarga, dan para sahabatnya."

Sholawat Fatih disebut juga sebagai "pembuka pintu kebaikan". Keistimewaannya: jika dibaca secara istikamah selama 40 hari, Allah akan menjadikan pembacanya mampu bertaubat dari segala jenis kemaksiatan.

13. Sholawat Nariyah/Tafrijiyyah

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ، وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ، وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ، وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ، وَحُسْنُ الْخَوَاتِيمِ، وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ، بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ.

Latin: Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmmâ ‘alâ sayyidinâ muhammadinilladzî tanhallu bihil ‘uqad, wa tanfariju bihil kurab, wa tuqdhâ bihil hawâij, wa tunâlu bihir raghâ-ib, wa husnul khowâtîm, wa yustasqal ghamâmu biwajhihil karîm, wa ‘alâ âlihî wa shohbihî, fî kulli lamhatin wa nafasin, bi ‘adadi kulli ma'lûmin lak.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Muhammad, yang dengan sebabnya segala ikatan terlepas, segala kesedihan sirna, segala hajat terkabul, segala keinginan tercapai, akhir kehidupan yang baik diperoleh, dan hujan diturunkan dengan kemuliaan wajahnya. Demikian pula kepada keluarga dan sahabatnya, pada setiap kedipan mata dan hembusan napas, sebanyak bilangan segala sesuatu yang Engkau ketahui."

Sholawat Nariyah (dinamakan "api" karena hajatnya terkabul secepat api membakar) adalah sholawat yang paling masyhur untuk mengabulkan hajat dan menghilangkan kesempitan. Jika dibaca 4.444 kali dengan khusyuk, hajat besar akan segera terkabul.

14. Sholawat Munjiyat

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِينَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْأَحْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِي لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ.

Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî‘il ahwâli wal âfât, wa taqdhî lanâ bihâ jamî‘al hâjât, wa tuthohhirunâ bihâ min jamî‘is sayyi-ât, wa tarfa‘unâ bihâ ‘indaka a‘lâd darajât, wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyât min jamî‘il khayrât fil hayâti wa ba‘dal mamât.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Muhammad dengan sholawat yang menyelamatkan kami dari segala keadaan menakutkan dan bencana, yang dengannya Engkau tunaikan segala hajat kami, sucikan kami dari segala keburukan, angkat kami di sisi-Mu ke derajat yang setinggi-tingginya, dan sampaikan kami dengan sholawat itu kepada puncak segala kebaikan di kehidupan dan setelah kematian."

Sholawat Munjiyat (penyelamat) sangat dianjurkan dibaca setiap selesai shalat. Habib Novel bin Muhammad Alaydrus menyebutkan bahwa membacanya 11 kali setiap selesai shalat dapat mempercepat doa dikabulkan.

15. Sholawat Thibbil Qulub (Lengkap)

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، طِبِّ الْقُلُوبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُورِ الْأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.

Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muhammadin, thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ, wa ‘âfiyatil abdâni wa syifâ-ihâ, wa nûril abshâri wa dhiyâ-ihâ, wa ‘alâ âlihî wa shohbihî wa sallim.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Muhammad, yang menjadi obat dan penyembuh hati, penyehat dan penyelamat badan, cahaya dan sinar penglihatan, dan limpahkanlah rahmat serta keselamatan kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya."

Sholawat ini sangat dianjurkan untuk diamalkan saat sakit atau bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Dalam jangka panjang, istikamah membaca sholawat ini akan menyehatkan batin, membersihkan hati dari dengki dan iri, serta mempertajam intuisi spiritual.

Keutamaan Membaca Sholawat

Allah SWT sendiri telah menegaskan keagungan ibadah ini dalam firman-Nya (QS. Al-Ahzab: 56). Tidak ada ibadah lain yang disebutkan dalam Al-Qur'an bahwa Allah dan para malaikat-Nya turut melaksanakannya—kecuali sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Berikut keutamaan utama membaca sholawat yang bersumber dari berbagai hadis:

1. Balasan Sepuluh Kali Lipat

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersholawat (memberikan rahmat) kepadanya sepuluh kali, dihapus darinya sepuluh dosa, dan ditinggikan baginya sepuluh derajat." (HR. Muslim).

2. Mempercepat Dikabulkannya Doa

Rasulullah SAW bersabda, "Doa itu semuanya terhijab sampai ia membaca sholawat kepada Nabi ﷺ." (HR. Thabrani). Sholawat menjadi "paspor" agar doa kita diangkat ke langit dan dikabulkan.

3. Mendapat Syafaat di Hari Kiamat

"Sesungguhnya orang yang paling utama di sisiku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bersholawat kepadaku." (HR. Tirmidzi). Bahkan, Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa bersholawat kepadaku 100 kali, ia tidak akan mati sampai diberi kabar masuk surga.".

4. Dikunjungi Malaikat hingga Meraih Kemuliaan Hidup

Para malaikat senantiasa mendoakan orang yang membaca sholawat. Keutamaan lain: dicintai Allah dan Rasul-Nya, diampuni dosa-dosanya, diangkat derajatnya, dijauhkan dari kefakiran, serta dimudahkan rezekinya. Sebagaimana sabda Nabi: "Orang yang bakhil adalah orang yang namaku disebut di sisinya namun ia tidak bersholawat kepadaku." (HR. Tirmidzi).

People also Ask:

Sholawat apa saja yang viral?

Beberapa judul sholawat yang sedang viral dan populer di tahun 2025-2026 sering kali dibawakan dengan aransemen merdu, akustik, atau versi qasidah/gambus. Judul utama yang mendominasi adalah Sholawat Jibril, Allah Allah Aghisna, Busyrolana, Sholawat Tibbil Qulub, dan Muhammad Ibni Abdillah.

Sholawat apa yang paling disukai Allah?

Shalawat yang paling disukai Allah adalah Shalawat Ibrahimiyah (yang dibaca dalam tahiyat akhir shalat) karena diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Selain itu, shalawat yang dibaca dengan penuh keikhlasan, cinta, dan konsisten (istiqomah) juga sangat dicintai, seperti Shalawat Jibril dan Shalawat Nariyah.

Sholawat apa yang dibaca 1000x?

Membaca sholawat 1000 kali, terutama Sholawat Jibril ("Shollallooh 'ala Muhammad"), diyakini sebagai amalan pembuka rezeki, pengabul hajat, dan sarana mendekatkan diri kepada Nabi Muhammad SAW. Amalan ini umum dibaca 1000 kali setiap hari, terutama setelah sholat maghrib/subuh, atau lebih intensif pada hari Jumat.

Judul sholawat yang enak didengar?

Kumpulan Sholawat Nabi dan KeutamaannyaSholawat Jibril. صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد ...2. Sholawat Ibrahimiyah. ...3. Sholawat Fatih. ...4. Sholawat Syifa (Thibbil Qulub) ...Sholawat Nariyah. ...6. Sholawat Munjiyat. ...7. Sholawat Busyro. ...Sholawat Asyghil.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |