Mensos: Pengadaan Sepatu Rp 27 Miliar Hanya untuk Satu Model

6 hours ago 1

KEMENTERIAN Sosial memberi penjelasan ihwal pengadaan sepatu sekolah rakyat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan pengadaan sepatu senilai Rp 27 miliar itu hanya untuk satu jenis/model sepatu. Sementara, ada empat jenis sepatu yang diberikan untuk murid sekolah rakyat.

Gus Ipul menyampaikan, ia belum mengetahui secara detail berapa total anggaran pengadaan untuk sepatu sekolah rakyat tersebut. “Ini nanti kami minta (tim), tolong untuk rinciannya dibuka deh. Kasih tahu untuk beli sepatu itu saja berapa miliar. Ini ternyata Rp 27 miliar untuk satu sepatu toh?” ujar Gus Ipul saat ditemui di kantornya pada Selasa, 5 Mei 2026. Pernyataan Gus Ipul itu sekaligus ditujukan kepada jajaran Kemensos yang saat itu hadir mendampingi dia.

Dia mengatakan, sejauh ini informasi soal pengadaan sepatu yang ia tahu hanya mengenai jumlah jenis sepatu yang diberikan kepada siswa sekolah rakyat. “Kalau mereka dapat sepatu empat jenis saya tahu. Seragam delapan jenis. Tetapi total berapa miliar kami harus cek,” kata dia.

Berdasarkan data rencana umum pengadaan di INAPROC, total nilai pengadaan sepatu sekolah siswa sebesar Rp 27.541.500.000, dengan metode pengadaan menggunakan e-purchasing. Pengadaan sepatu dengan total nilai yang sama seperti di atas ada dua jenis dengan nama paket berbeda. Masing-masing nama paketnya adalah sepatu sekolah perlengkapan siswa dan sepatu PDH (pakaian dinas harian) perlengkapan siswa.

Adapun pengadaan sepatu lain dengan jenis sepatu olahraga untuk siswa, nilai total pengadaannya sebesar Rp 19.672.500.000.

Ada juga pengadaan sepatu olah raga untuk guru, total nilai pengadaannya sebesar Rp 3.979.000. Selain itu, sepatu dinas guru sebesar Rp 5.570.600.000.

Gus Ipul menyampaikan, pihaknya akan segera menyampaikan detail pengadaan sepatu tersebut kepada publik. Dia juga meminta agar masyarakat dapat terus memantau dan mengawasi pengadaan yang dilakukan oleh kementeriannya.

“Kalau ada penyimpangan, ya, kami akan lapor. Ini kan yang membuat ada pokjanya (kelompok kerja), pejabat pembuat komitmen,” kata dia.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |