Pesan Mendikti di Hardiknas 2026: Kampus Harus Responsif

3 hours ago 4

MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengingatkan perguruan tinggi harus membangun ekosistem akademik yang responsif terhadap kebutuhan masa depan. Pesan tersebut disampaikan Brian saat menjadi pembina upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Jakarta pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Brian mengatakan, perguruan tinggi harus mendorong agar penelitian yang dilakukan oleh para dosen berkualitas dan berdampak. Penelitian tersebut, kata Brian, tidak boleh hanya berhenti pada publikasi semata, tetapi harus melahirkan inovasi dan solusi yang bisa menjawab masalah masyarakat. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Fokus riset nasional juga harus diarahkan pada program prioritas dan strategis di bidang-bidang kunci masa depan, seperti energi, pangan, kesehatan, lingkungan, dan teknologi,” kata Brian. 

Sejalan dengan itu, Brian menambahkan, Presiden Prabowo Subianto juga berpesan agar perguruan tinggi bisa menciptakan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan nasional. Penelitian dan kegiatan akademik di kampus diminta sejalan dengan program prioritas nasional. 

“Jadi artinya apa? Artinya kita berharap SDM-SDM yang nanti kita lahirkan itu memang sesuai dengan kebutuhan yang ada di bangsa kita,” kata Brian. 

Selain peningkatan mutu dan arah pembelajaran, Brian mengatakan perluasan akses pendidikan menjadi prioritas pemerintah hari ini. Kata dia, perluasan itu di antaranya dilakukan melalui berbagai skema afirmasi dan inklusi, termasuk kartu indonesia pintar (KIP) kuliah, beasiswa afirmasi pendidikan tinggi, serta beasiswa pradoktoral dan doktoral. 

“Langkah ini memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang setara untuk mengakses pendidikan hingga jenjang tertinggi,” kata Brian. 

Bagi Brian, peringatan Hardiknas 2026 juga menegaskan pentingnya partisipasi seluruh elemen bangsa dalam membangun pendidikan. Pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat didorong untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI bakal menggelar aksi demonstrasi dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026. Demonstrasi akan dihelat di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat.

Dalam unggahan di akun media sosial Instagram @bem_si, demonstrasi ini mengusung tagar #GelapGulitaPendidikanIndonesia. BEM SI menyoroti kondisi pendidikan yang masih ditemukan ketimpangan hingga kebijakan yang justru menjauh dari kepentingan rakyat.

"Hardiknas bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum perlawanan, momentum untuk menyuarakan kebenaran," tulis keterangan unggahan akun Instagram @bem_si, dilihat Tempo, Sabtu, 2 Mei 2026.

Beberapa di antara tuntutan demo tersebut antara lain reformasi tata kelola anggaran pendidikan serta pemisahan anggaran pendidikan publik dengan kedinasan, mendesak pemerintah pusat dan daerah menjadikan pendidikan sebagai prioritas substantif, bukan sekadar formalitas anggaran, dan menuntut pemerataan akses pendidikan berkualitas hingga daerah 3T, pelosok, dan kelompok rentan. 

Andi Adam berkontribusi dalam penulisan artikel ini. 
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |