Prabowo Ingin Rel Kereta Api Dibangun dari Lampung hingga Aceh

9 hours ago 1

PRESIDEN Prabowo Subianto ingin Jalur Kereta Trans Sumatera bisa segera dibangun. Ia berharap rute tersebut bisa menghubungkan Lampung hingga Aceh.

Trans Sumatera Railway, kata Prabowo, adalah bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas nasional dengan moda transportasi kereta api. "Trans Sumatera Railway dari Bandar Lampung. Titik yang paling selatan Bakauheni sampai ke titik paling utara," kata Prabowo di Semarang, Jawa Tengah pada Kamis, 30 Juli 2026 seperti disiarkan Sekretariat Presiden.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Selain pengembangan jalur kereta Trans Sumatera, Prabowo mengatakan pemerintah juga berencana memulai pembangunan rute kereta api Trans Kalimantan. Bahkan, ia berharap proyek Trans Sumatera Railway dan Trans Kalimantan Railway bisa berjalan secara bersamaan jika mungkin.

"Habis Trans Sumatera, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan kita mulai," kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Prabowo berujar ingin PT Kereta Api Indonesia terus berkembang sebagai perusahaan transportasi sehingga bisa semakin modern dan menjangkau lebih banyak wilayah Indonesia. Ia menekankan layanan kereta api juga harus melayani masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah.

Oleh karena itu, ia berharap, layanan kereta api tidak hanya berfokus pada kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah dan kota-kota kecil. "Kereta api yang diarahkan untuk membantu rakyat yang berpenghasilan rendah, sehingga kereta api juga harus melayani kota-kota kecil," tutur Prabowo.

Di Semarang, Prabowo meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Kota Semarang, Jawa Tengah. Stasiun kereta api itu adalah bangunan bersejarah yang telah berdiri sejak tahun 1914.

Prabowo berujar Stasiun Tawang adalah saksi bisu identitas, memori, dan perjalanan sejarah bangsa Indonesia. "Karena itu, menjaga dan melestarikan Stasiun Tawang ini tidak hanya berarti menjaga dan melestarikan suatu bangunan," kata dia di lokasi peresmian pada Kamis, 30 Juli 2026 seperti disiarkan Sekretariat Presiden.

Dia berujar, sejarah mencatat bahwa Sukarno, presiden pertama Republik Indonesia, menggunakan Stasiun Tawang untuk berangkat ke daerah-daerah lain dalam menjalankan tugas negara pada masa awal kemerdekaan.

Prabowo menyampaikan, Stasiun Tawang yang merupakan peninggalan era kolonial Belanda harus dijaga. "Kita memang mengalami masa penjajahan yang lama, tetapi kita juga memanfaatkan masa itu untuk belajar, belajar teknologi, belajar sains, untuk mengejar kemajuan," tuturnya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |