Liputan6.com, Jakarta - Surat Al-Anbiya ayat 87 mengabadikan doa Nabi Yunus AS ketika berada dalam kondisi paling genting dalam hidupnya. Ayat ini mengajarkan umat Islam bagaimana bersikap ketika segala jalan terasa tertutup dan hanya ada satu harapan, pertolongan Allah SWT.
Syaikh Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik menegaskan bahwa doa Nabi Yunus AS merupakan salah satu doa teragung yang mengandung tauhid, tasbih, dan pengakuan dosa. Doa ini memiliki kedudukan istimewa karena Rasulullah SAW menjamin pengabulannya bagi setiap Muslim yang membacanya dalam kesulitan.
Ustaz Salehuddin bin Abu Samah dalam Koleksi Doa dan Zikir menyebutkan bahwa doa Nabi Yunus AS termasuk zikir yang diajarkan untuk dibaca ketika berada dalam kesusahan. Ayat ini mengajarkan bahwa sebelum memohon perubahan keadaan, seorang hamba harus terlebih dahulu menata hubungannya dengan Allah dan mengakui kelemahan dirinya.
Merangkum literatur klasik dan kontemporer, berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai surat Al-Anbiya ayat 87 tentang doa Nabi Yunus , kandungan makna, asbabun nuzul, serta hikmahnya bagi umat Islam yang mengamalkannya.
Bacaan Surat Al-Anbiya Ayat 87
Arab: وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَۚ
Latin: Wa dzan-nûni idz dzahaba mughâdliban fa dhanna al lan naqdira 'alaihi fa nâdâ fidh-dhulumâti al lâ ilâha illâ anta sub-ḫânaka innî kuntu minadh-dhâlimîn
Artinya: "(Ingatlah pula) Zun Nun (Yunus) ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya. Maka, dia berdoa dalam kegelapan yang berlapis-lapis, 'Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim.'" (QS. Al-Anbiya: 87)
Tafsir Surat al-Anbiya Ayat 87
Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa Nabi Yunus AS diutus Allah kepada penduduk Nineveh, sebuah kota di wilayah Mosul, Irak utara. Beliau menyeru mereka kepada Allah, namun mereka menolak dan terus dalam kekafiran.
Karena itu, Nabi Yunus meninggalkan mereka dalam keadaan marah dan mengancam akan datangnya azab setelah tiga hari. Ketika mereka menyadari bahwa Nabi Yunus berkata benar, mereka keluar ke padang pasir bersama anak-anak dan ternak mereka, lalu berdoa kepada Allah dengan penuh kerendahan hati, sehingga Allah menyelamatkan mereka dari azab.
Dalam doa ini, Nabi Yunus AS mengakui kesempurnaan dan keesaan Allah dalam hal peribadahan yang khusus untuk-Nya, menyucikan-Nya dari segala macam bentuk kekurangan, aib, dan cacat, serta mengakui diri sendiri sebagai seorang yang berlaku zalim.
Al-Hakim At-Tirmidzi dalam Nawadir Al-Ushul fii Ahadits Al-Rasul menyebutkan keutamaan doa ini: "Tatkala seorang hamba mengesakan Allah, tidak melakukan kesyirikan, kemudian menyucikannya dari segala macam keburukan, dan mengakui dirinya sebagai hamba yang zalim, maka Allah akan muliakan ia dan beri keutamaan, Allah tidak akan menyia-nyiakan harapan dan keinginannya. Demikianlah yang Allah janjikan di dalam Al-Qur'an yang mulia".
Kandungan Makna Mendalam Surat Al-Anbiya Ayat 87
Doa Nabi Yunus AS dalam ayat ini mengandung tiga elemen utama yang menjadi fondasi spiritual seorang mukmin:
1. Tauhid: Pengakuan atas Keesaan Allah
Kalimat lā ilāha illā anta (tidak ada tuhan selain Engkau) adalah inti dari tauhid. Nabi Yunus AS memulai doanya dengan menegaskan bahwa hanya Allah-lah yang berhak disembah. Ini mengajarkan bahwa dalam kondisi paling genting sekalipun, seorang hamba harus tetap mengesakan Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun.
2. Tasbih: Pensucian Allah dari Segala Kekurangan
Kalimat subḥānaka (Mahasuci Engkau) mengandung pengakuan bahwa Allah Mahasempurna dan bebas dari segala aib. Dalam Tafsir As-Sa'di, dijelaskan bahwa Nabi Yunus AS menyucikan Allah dari segala macam bentuk kekurangan dan cacat. Ini mengajarkan bahwa musibah yang menimpa hamba bukanlah karena Allah zalim, melainkan karena kelemahan dan kesalahan hamba itu sendiri.
3. Pengakuan Dosa: Kerendahan Hati di Hadapan Allah
Kalimat innī kuntu minaẓ-ẓālimīn (sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim) adalah pengakuan tulus bahwa diri sendiri telah berbuat salah. Menurut Tafsir Kementerian Agama RI, Nabi Yunus AS menyadari kekhilafannya karena meninggalkan kaumnya tanpa izin Allah. Pengakuan ini mengandung kerendahan hati dan penyesalan yang mendalam.
Asbabun Nuzul Surat Al-Anbiya Ayat 87
Surat Al-Anbiya adalah surat Makkiyah yang diturunkan di Mekah sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Menurut Ibnu Abbas, surah Al-Anbiya' turun di Mekah. Ayat 87 ini diturunkan sebagai bagian dari rangkaian kisah para nabi yang berfungsi untuk menghibur dan menguatkan Nabi Muhammad SAW serta umat Islam yang sedang menghadapi tekanan dan penolakan dari kaum Quraisy.
Kisah Nabi Yunus AS dalam ayat ini menjadi pelajaran bahwa para nabi pun menghadapi kesulitan dan penolakan, namun mereka selalu kembali kepada Allah. Dalam konteks dakwah Nabi Muhammad SAW, ayat ini memberikan pesan bahwa pertolongan Allah pasti datang bagi mereka yang bersabar, bertauhid, dan mengakui kesalahan.
Dalam Jurnal Kisah Nabi Yunus AS dalam Al-Qur'an karya Misteri dkk., dijelaskan bahwa Nabi Yunus AS meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah karena rasa keputusasaan, tanpa perintah dari Allah SWT. Kondisi ini menggambarkan betapa manusia, termasuk seorang nabi, dapat tergelincir ketika mengedepankan emosi daripada tuntunan ilahi.
Peristiwa yang diceritakan dalam ayat ini terjadi pada masa lampau, dan Allah menurunkannya sebagai ibrah (pelajaran) bagi umat manusia.
Hikmah Surat Al-Anbiya Ayat 87 untuk Umat Islam
1. Tauhid adalah Kunci Pertolongan Allah
Nabi Yunus AS memulai doanya dengan tauhid sebelum memohon pertolongan. Ini mengajarkan bahwa sebelum meminta perubahan keadaan, seorang hamba harus terlebih dahulu menata hubungannya dengan Allah. Sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir As-Sa'di, doa ini mengandung pengakuan akan kesempurnaan uluhiyah Allah.
2. Pengakuan Dosa Membuka Pintu Ampunan
Kalimat innī kuntu minaẓ-ẓālimīn mengajarkan pentingnya mengakui kesalahan. Tidak ada manusia yang sempurna, dan pintu taubat selalu terbuka. Pengakuan ini bukan berarti menghina diri sendiri, melainkan bentuk kerendahan hati yang disukai Allah.
3. Kesabaran dalam Menghadapi Ujian
Kisah Nabi Yunus AS menunjukkan bahwa ujian dapat menimpa siapa saja, termasuk para nabi. Namun, yang membedakan adalah bagaimana seseorang menyikapi ujian tersebut. Dalam Penjelasan Doa-Doa bagi Orang Sakit dan yang Tertimpa Musibah, Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr menjelaskan bahwa kesabaran dan tawakal adalah kunci menghadapi musibah.
4. Doa sebagai Senjata Mukmin
Rasulullah SAW bersabda bahwa tidaklah seorang Muslim berdoa dengan doa Nabi Yunus AS dalam suatu urusan, melainkan Allah akan mengabulkannya (HR. At-Tirmidzi). Ini menunjukkan bahwa doa ini adalah senjata ampuh bagi setiap mukmin yang menghadapi kesulitan.
5. Optimisme terhadap Rahmat Allah
Kisah Nabi Yunus AS membuktikan bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Allah mengabulkan doa beliau dan menyelamatkannya dari perut ikan. Ini menjadi pengingat bahwa kondisi buntu bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari pertolongan Allah bagi mereka yang bersabar dan bertawakal.
Pertanyaan Seputar Surat Al-Anbiya
1. Apa isi doa Nabi Yunus dalam Surat Al-Anbiya ayat 87?
Doa Nabi Yunus AS adalah: Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn, yang artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim." Doa ini dipanjatkan Nabi Yunus AS ketika berada dalam perut ikan paus.
2. Mengapa Nabi Yunus meninggalkan kaumnya?
Nabi Yunus AS meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah karena mereka menolak dakwahnya dan terus menyembah berhala. Beliau merasa putus asa dan pergi tanpa perintah dari Allah SWT.
3. Apa keutamaan membaca doa Nabi Yunus?
Rasulullah SAW bersabda bahwa tidaklah seorang Muslim berdoa dengan doa Nabi Yunus AS dalam suatu urusan, melainkan Allah akan mengabulkannya (HR. At-Tirmidzi). Doa ini juga dapat menghilangkan kesedihan dan kesusahan.
4. Di mana Nabi Yunus berdoa?
Nabi Yunus AS berdoa di dalam perut ikan paus, dalam keadaan gelap yang berlapis-lapis: gelapnya malam, gelapnya lautan, dan gelapnya perut ikan.
5. Apa pelajaran utama dari kisah Nabi Yunus?
Pelajaran utamanya adalah bahwa dalam kondisi paling genting sekalipun, seorang hamba harus tetap bertauhid, mengakui kesalahan, dan berserah diri kepada Allah. Pertolongan Allah pasti datang bagi mereka yang bersabar dan bertawakal.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8627020/original/000666700_1782622344-aoun-abbas-97o4XH0htUs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3133009/original/069410900_1589908304-3482876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758315/original/039700600_1709260395-front-view-person-reading-from-holy-book.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156168/original/093553200_1741427681-27937ed9a460ba252f86ffad909d8657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102744/original/034549900_1737446919-1737445609592_tata-cara-sholat-tahajud-2-rakaat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8627023/original/022700000_1782622344-masjid-pogung-dalangan-GGtHPUYx6oI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165509/original/009073500_1742184236-535f032ee6b6e3beccec5dfc251f3802.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102724/original/068820500_1737446861-1737445502460_cara-sholat-taubat-untuk-perempuan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154234/original/039508200_1741337636-20250307-Tadarus-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507305/original/081482200_1771489245-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4919191/original/040795900_1723718109-Ilustrasi_pasrah__berserah__berdoa.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380783/original/022608800_1760432989-Ilustrasi_Qunut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7617354/original/030596700_1780403789-cek_fakta_-_bulog.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6363680/original/024922800_1779238711-Tugas__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081826/original/095015200_1657181935-eid-al-adha-g4b5ad3a7d_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215229/original/033266000_1746799361-4ff83da7-1538-4742-9157-6cfce7cd7661.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4482819/original/082028900_1687846264-Kekhusyukan_jemaah_haji_panjatkan_doa_di_Jabal_Rahmah-AP__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1336023/original/016338800_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3081754/original/022995900_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6211301/original/095777700_1779089408-wadah_daging_kurban_selain_plastik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2336374/original/082096200_1534823979-Salat-Idul-Adha-1439-H5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4360739/original/034777500_1678955496-Menteri_keuangan_Sri_Mulyani-Herman_Zakharia__3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531067/original/095633800_1773546706-Klaim_bantuan_dari_Purbaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6493867/original/025420800_1779351314-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7961905/original/013698500_1780798434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-07T090929.694.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4945767/original/075099200_1726555143-siswa-SD-PIP-dan-sinpel-2048x1365.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398477/original/084799400_1761886002-WhatsApp_Image_2025-10-30_at_23.11.40.jpeg)