3 Doa setelah Menerima Daging Kurban Menurut Ajaran Islam, Simak juga Adabnya

1 day ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Setelah pelaksanaan ibadah kurban pada hari raya Idul Adha, daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Momen menerima daging kurban ini merupakan saat yang penuh keberkahan. Umat Islam perlu memanfaatkannya dengan memanjatkan doa setelah menerima daging kurban menurut ajaran Islam.

Merujuk Kumpulan Doa Sehari-hari, terbitan Kemenag, sebagai bagian dari etika mulia dalam ajaran Islam, mendoakan orang yang telah berbuat baik kepada kita adalah perbuatan yang sangat terpuji. Hal ini juga menjadi wujud syukur atas nikmat rezeki yang Allah berikan.

Terlebih,  ibadah kurban adalah amalan yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah pada hari Nahr (Idul Adha) kecuali mengalirkan darah (menyembelih hewan kurban)...” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Sebagai pihak yang menerima manfaatnya, sudah selayaknya kita menerima dengan syukur dan memanjatkan doa kebaikan untuk shohibul qurban. Merangkum berbagai literatur, berikut ini adalah doa menerima daging kurban.

1. Doa Utama Ketika Menerima Daging Kurban

Meskipun tidak ada doa khusus yang diajarkan secara langsung oleh Nabi Muhammad SAW untuk momen menerima daging kurban, umat Islam dapat memanjatkan doa-doa umum yang ma’tsur (berdasarkan tuntunan) ketika menerima hadiah atau makanan, yang juga mencakup daging kurban.

Doa yang paling umum dan dianjurkan untuk dibaca adalah doa yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Busr RA dalam Shahih Muslim. Rasulullah SAW membaca doa ini saat menerima suguhan makanan. Doa ini juga dinukil oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr dalam kitab adz-Dzikru wa ad-Dua fi Dhau`il Kitab wa as-Sunnah.

Doa ini memohon keberkahan, ampunan, dan rahmat bagi pemberi daging kurban.

Lafal Arab: اَللّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ وَاغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ

Lafal Latin: Allaahumma baarik lahum fiima rozaqtahum, waghfirlahum, warhamhum.

Terjemahan: "Ya Allah, berkahilah apa yang Engkau rezekikan kepada mereka, ampunilah mereka, dan rahmatilah mereka."

Doa ini dapat dibaca saat menerima daging kurban, baik dari panitia kurban masjid, keluarga, kerabat, atau tetangga yang melaksanakan ibadah kurban.

2. Doa Lain yang Juga Dianjurkan

Selain doa utama di atas, terdapat beberapa doa lain yang juga dianjurkan untuk dibaca. Doa-doa ini mencakup permohonan kebaikan bagi pemberi dan juga rasa syukur pribadi kepada Allah:

Doa ini juga diriwayatkan dalam Shahih Muslim dan dibaca Rasulullah SAW. Doa ini memohon kebaikan yang berbalas kebaikan dari Allah kepada mereka yang telah berbuat baik kepada kita, termasuk memberikan daging kurban.

Arab: اللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي وَاسْقِ مَنْ سَقَانِي

Latin: Allahumma ath'im man ath'amanii wasqi man saqaa-nii

Terjemahan: "Ya Allah, berilah makan orang yang memberiku makan, dan berilah minum orang yang memberiku minum."

3. Doa Syukur Atas Nikmat

Doa ini dipanjatkan untuk memuji Allah atas rezeki yang diberikan tanpa daya dan kekuatan kita sendiri, seraya memohon keberkahan di dalamnya. Doa ini disebutkan oleh Ahmad Zacky El-Syafa dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa.

Arab: اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي رَزَقَنِي هَذَا مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلَا قُوَّةٍ، اللهُمَّ بَارِكْ فِيهِ

Latin: Alhamdulillahilladzii razaqanii haadzaa min ghairi hauli minnii wa laa quwwatin, allaahumma baarik li fiihi

Terjemahan: "Segala puji bagi Allah yang telah memberikan rezeki ini kepadaku tanpa daya dan kekuatanku. Ya Allah, berilah keberkahan padanya."

Selain doa di atas, dianjurkan juga untuk mengucapkan جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا (Jazakallahu Khairan) yang artinya "Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan" sebagai bentuk terima kasih kepada orang yang memberikan daging kurban.

Adab dalam Menerima Daging Kurban

Berikut adalah beberapa adab utama yang patut dijaga saat menerima daging kurban:

1. Bersyukur kepada Allah dan Tidak Mengeluh

Daging kurban adalah rezeki yang patut disyukuri. Hendaknya kita menghindari mengeluh tentang jumlah, jenis bagian, atau membandingkannya dengan apa yang diterima orang lain. Sebaliknya, terimalah dengan ikhlas sebagaimana pembagian telah diatur secara adil oleh panitia.

2. Menjaga Ketertiban dan Tidak Berebut

Saat antre untuk menerima daging, penting untuk menjaga ketertiban, bersabar, dan tidak saling berebut. Sikap ini adalah bentuk penghargaan terhadap panitia dan sesama penerima yang antre.

3. Mengucapkan Terima Kasih dan Mendoakan Pemberi

Ucapkanlah terima kasih secara tulus kepada panitia atau shahibul kurban yang telah mengantarkan daging. Hal ini menunjukkan rasa hormat dan menghargai usaha dan niat baik mereka dalam berbagi. Dianjurkan juga untuk langsung mendoakan mereka, misalnya dengan doa yang akan dijelaskan di bagian selanjutnya.

4. Tidak Meminta Bagian Tertentu dan Menerima dengan Ikhlas

Kita tidak diperkenankan meminta-minta atau memilih bagian tertentu. Sebaliknya, bersikaplah menerima dengan ikhlas, percaya bahwa panitia telah membagikannya secara adil sesuai ketentuan yang ada.

5. Menjaga Perasaan Orang Lain

Hindari memamerkan jumlah daging yang didapat atau membicarakan pembagian secara berlebihan di depan orang yang mungkin belum menerima. Sikap ini penting untuk menjaga perasaan dan keharmonisan sosial.

6. Tidak Menyia-nyiakan atau Membuang Daging Kurban

Manfaatkan daging kurban dengan sebaik-baiknya. Jangan menyia-nyiakan atau membuangnya. Jika berlebih, bisa diolah menjadi makanan tahan lama atau dibagikan kembali. Daging ini adalah hasil ibadah yang mulia, sehingga menyia-nyiakannya tidaklah pantas.

7. Memperbanyak Dzikir dan Doa

Jadikan momen menerima rezeki ini sebagai kesempatan untuk memperbanyak doa dan dzikir, baik sebagai ungkapan syukur kepada Allah maupun sebagai kebaikan untuk orang lain.

Hikmah Berdoa Saat Menerima Daging Kurban

Membaca doa saat menerima daging kurban memiliki hikmah yang mendalam, baik secara spiritual maupun sosial:

1. Wujud Syukur Atas Nikmat Allah

Berdoa adalah bentuk syukur tertinggi atas nikmat rezeki yang diberikan. Kita mengakui bahwa semua yang kita terima berasal dari Allah SWT, sekaligus juga memohon keberkahan-Nya agar makanan yang diterima menjadi baik bagi fisik dan spiritual.

2. Mendoakan Kebaikan untuk Shahibul Qurban (Pemberi)

Kita dianjurkan untuk membalas kebaikan orang lain. Doa adalah balasan yang tidak ternilai harganya. Dengan mendoakan mereka, kita mendoakan keberkahan, ampunan, dan rahmat Allah bagi yang telah berkorban dan berbagi.

3. Menyempurnakan Keberkahan Ibadah Kurban

Ibadah kurban tidak hanya melibatkan shahibul kurban, tetapi juga panitia, penerima, dan masyarakat luas. Doa dari para penerima adalah bagian dari rangkaian yang menyempurnakan keberkahan ibadah ini dan membuatnya lebih bermakna di mata Allah.

4. Menyambung dan Mempererat Tali Silaturahmi

Momen pemberian dan penerimaan daging kurban adalah bentuk interaksi sosial yang mulia. Doa yang dipanjatkan menjadi simbol keakraban dan rasa terima kasih yang memperkuat persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah) di antara anggota masyarakat.

5. Mendidik Jiwa untuk Selalu Ingat Allah

Dengan membiasakan diri berdoa saat menerima sesuatu, kita mendidik hati untuk selalu terhubung dengan Sang Pemberi Nikmat. Hal ini menumbuhkan kesadaran bahwa tidak ada satu pun rezeki yang datang tanpa izin dan karunia-Nya.

Pertanyaan Seputar Doa Setelah Menerima Daging Kurban

Orang yang menerima daging kurban disebut apa?

Orang yang menerima daging kurban disebut sebagai mustahik. Selain itu, secara umum mereka yang berhak menerima daging kurban dikelompokkan ke dalam beberapa golongan

Apakah boleh niat berkurban untuk satu keluarga?

Ya, sangat boleh. Berkurban satu ekor kambing atau domba untuk satu keluarga diperbolehkan dalam Islam. Pahala kurban tersebut diniatkan untuk pekurban (yang membayar) beserta seluruh anggota keluarganya.

Apa doa untuk orang yang berkurban?

Lafaz Doa Untuk Orang yang Berkurban

Artinya: "Ya Allah, terimalah kurban dari (nama orang) dan keluarganya." Dengan membaca doa untuk orang yang berkurban ini, kita memohon agar Allah menerima pengorbanan hamba-Nya. Ini juga menjadi bentuk penghormatan kita atas ibadah yang mereka lakukan.

Apa yang harus dilakukan terhadap daging kurban setelah disembelih?

Setelah disembelih, ada beberapa cara penanganan daging yang dapat dilakukan, yaitu pemisahan kepala dan bagian-bagian lain dilakukan setelah hewan mati. Hewan digantung pada kaki belakang untuk menyempurnakan pengeluaran darah yang masih tersisa untuk mencegah kontaminasi hewan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |