6 Amalan Dzikir Pagi di Bulan Dzulhijjah Pembuka Rezeki, Bacaan dan Tips Praktisnya

15 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Dalam Islam, setiap hari menghadirkan berkah, namun tidak semua hari diciptakan sama dalam kemuliaannya. Dan Dzulhijjah merupakan salah satu di antara empat bulan yang dimuliakan dalam Islam (Asyhurul Hurum). Untuk itu, umat Islam perlu mengetahui amalan dzikir pagi di bulan Dzulhijjah pembuka rezeki.

Lebih dari itu, merujuk berbagai dalil sahih, di antara seluruh hari dalam setahun, sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah waktu yang paling istimewa dan sangat dirindukan oleh para pencari rahmat Allah. Bulan Dzulhijjah, adalah waktu yang paling agung dan paling dicintai Allah untuk beramal saleh.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari di mana amal saleh pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah” (HR. Al-Bukhari dari Ibnu Abbas).

Di antara sekian banyak amalan yang bisa dilakukan, dzikir pagi di bulan mulia ini memiliki keistimewaan tersendiri sebagai pembuka pintu rezeki. Lantas, dzikir apa saja yang dianjurkan, bagaimana bacaan lengkapnya, dan apa saja keutamaannya?

Bacaan Dikir Pagi di Bulan Dzulhijjah Pembuka Rezeki Teks Arab, Latin dan Artinya

Di bulan Dzulhijjah, terdapat zikir khas yang sangat dianjurkan untuk diperbanyak, terutama pada waktu pagi. Zikir ini bukan hanya mendatangkan pahala berlipat ganda, tetapi juga menjadi pembuka pintu rezeki yang berkah bagi setiap Muslim dalam menjalani aktivitas hari-harinya.

1. Tahlil Pembuka Rezeki

Rasulullah SAW biasa memanjatkan doa berikut pada waktu pagi:

Teks Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Latin: Lā ilāha illallāhu wahdahu lā syarīka lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr. Allāhumma lā māni‘a limā a‘ṭaita wa lā mu‘ṭiya limā mana‘ta wa lā yanfa‘u dzal jaddi minkal jadd.

Artinya: “Tiada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kekuasaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tiada yang bisa menghalangi apa yang Engkau berikan, dan tiada yang bisa memberi apa yang Engkau halangi. Tidaklah bermanfaat kekayaan dan harta benda bagi pemiliknya, dari-Mu lah segala kekayaan.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat Muslim, disebutkan bahwa siapa saja yang membaca kalimat Lā ilāha illallāhu wahdahu lā syarīka lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr sebanyak 100 kali dalam sehari, maka ia akan mendapatkan pahala seperti memerdekakan sepuluh budak, dicatat baginya seratus kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, dan ia akan dilindungi dari setan sepanjang hari itu hingga petang.

2. Dzikir Pagi Permohonan Ilmu, Rezeki, dan Amal Saleh

Doa ini sangat dianjurkan karena mencakup tiga hal penting dalam kehidupan seorang Muslim: ilmu, rezeki, dan amal saleh.

Teks Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin: Allāhumma innī as’aluka ‘ilman nāfi‘a, wa rizqan ṭayyiba, wa ‘amalan mutaqabbala

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.” 

3. Doa Masuk Waktu Pagi (Asbahna)

Teks Arab: أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ: فَتْحَهُ، وَنَصْرَهُ، وَنُورَهُ، وَبَرَكَتَهُ، وَهُدَاهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيهِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ

Latin: Aṣbaḥnā wa aṣbaḥal mulku lillāhi rabbil-‘ālamīn. Allāhumma innī as’aluka khaira hādzal yaumi: fatḥahu, wa naṣrahu, wa nūrahu, wa barakatahu, wa hudāhu, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fīhi wa syarri mā ba‘dah.

Artinya: “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, Rabb seluruh alam. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebaikan hari ini: kemenangan, cahaya, keberkahan, dan petunjuk di dalamnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya.”

4. Dzikir Takbir, Tahmid, Tahlil, Tasbih (Inti Dzikir Dzulhijjah)

Empat bacaan ini menjadi inti dzikir yang dianjurkan selama sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

A. Takbir

Teks Arab: اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāh, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil ḥamd.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.”

B. Tahmid

Teks Arab: الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

Latin: Alḥamdu lillāhi ḥamdan katsīran ṭayyiban mubārakan fīh.

Artinya: “Segala puji hanya milik Allah, pujian yang banyak, baik, dan penuh berkah.”

C. Tahlil dan Tasbih

Teks Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Lā ilāha illallāhu wahdahu lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.

Rasulullah SAW secara tegas menyebutkan empat kalimat ini sebagai dzikir paling utama pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Beliau bersabda, “Maka perbanyaklah di hari-hari itu membaca tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad).

5. Tahlil Khusus untuk 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Terdapat bacaan tahlil yang lebih panjang dan dianjurkan untuk dibaca pada waktu pagi di bulan Dzulhijjah:

Teks Arab: لَآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ الدُّهُوْرِ، لَآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ أَمْوَاجِ الْبُحُوْرِ، لَآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ النَّبَاتِ وَالشَّجَرِ، لَآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ الْقَطْرِ وَالْمَطَرِ، لَآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ عَدَدَ لَمْحِ الْعُيُوْنِ، لَآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُوْنَ، لَآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ يُنْفَخُ فِي الصُّوْرِ

Latin: Lā ilāha illallāhu ‘adadad duhūr, lā ilāha illallāhu ‘adada amwājil buhūr, lā ilāha illallāhu ‘adadan nabāti was syajar, lā ilāha illallāhu ‘adadal qathri wal mathar, lā ilāha illallāhu ‘adada lamḥil ‘uyūn, lā ilāha illallāhu khairum mimmā yajma‘ūn, lā ilāha illallāhu min yauminā hādzā ilā yaumi yunfakhu fīṣ-ṣūr.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah sepanjang hitungan masa, tiada Tuhan selain Allah sebanyak ombak di lautan, tiada Tuhan selain Allah sebanyak tumbuhan dan pepohonan, tiada Tuhan selain Allah sebanyak rintik-rintik hujan, tiada Tuhan selain Allah sebanyak kedipan mata, tiada Tuhan selain Allah lebih baik dari segala apa yang mereka kumpulkan, tiada Tuhan selain Allah sejak hari ini hingga ditiupnya sangkakala.”

Bacaan tahlil ini dianjurkan berdasarkan kitab Kanzun Najah was Surur karya Syekh Abdul Hamid, yang menjelaskan dari hadits riwayat Baihaqi bahwa Nabi SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari yang lebih utama di sisi Allah dan amal di dalamnya lebih dicintai oleh Allah Ta’ala daripada hari-hari ini (sepuluh hari Dzulhijjah).”

6. Doa Pagi Lainnya yang Dianjurkan untuk Pembuka Rezeki

Selain dzikir-dzikir di atas, terdapat doa pagi lain yang juga dianjurkan untuk dibaca pada bulan Dzulhijjah:

Doa Memohon Kelapangan Rezeki

Teks Arab: اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالِي وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَنِي وَأَطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ وَأَحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

Latin: Allāhumma aktsir mālī wa waladī, wa bārik lī fīmā a‘ṭaitanī wa aṭil ḥayātī ‘alā ṭā‘atika wa aḥsin ‘amalī waghfir lī.

Artinya: “Ya Allah, perbanyaklah harta dan anakku, berkahilah aku atas apa yang Engkau berikan kepadaku, panjangkanlah umurku dalam ketaatan kepada-Mu, baguskanlah amalku, dan ampunilah aku.”

Dzikir Istighfar Pagi Hari

Teks Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ العَظِيْمِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Latin: Lā ilāha illallāhul malikul-ḥaqqul mubīn. Subḥānallāhi wa biḥamdihi subḥānallāhil-‘aẓīm, astaghfirullāh.

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Menguasai, Maha Benar, dan Maha Menjelaskan. Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung, aku memohon ampun kepada Allah.”

Waktu Terbaik Membaca Dzikir Pagi di Bulan Dzulhijjah

Para ulama menjelaskan bahwa waktu terbaik untuk membaca dzikir pagi di bulan Dzulhijjah adalah:

1. Setelah Shalat Subuh hingga terbit matahari

Ini adalah waktu utama. Doa dan dzikir di waktu ini sangat mustajab karena merupakan pergantian dari malam ke siang.

2. Saat matahari meninggi (waktu Dhuha, sekitar pukul 07.00-08.00 pagi) 

Jika terlewat setelah Subuh, dzikir masih bisa diamalkan di waktu Dhuha.

3. Sepanjang pagi hari

Selama masih disebut pagi (hingga masuk waktu Zuhur), dzikir pagi masih bisa dibaca.

4. Untuk lebih konsisten, banyak ulama menganjurkan pembagian waktu dzikir sepanjang hari:

  • Pagi: dzikir pagi, tahlil, dan istighfar
  • Siang: takbir, tahmid, tasbih di sela aktivitas.

Tips Praktis Mengamalkan Dzikir Pagi dengan Istiqamah

Berikut beberapa tips agar Anda dapat mengamalkan dzikir pagi di bulan Dzulhijjah secara konsisten:

  • Jadwalkan waktu khusus setelah Shalat Subuh: Jangan terburu-buru beranjak dari tempat shalat sebelum menyelesaikan rangkaian dzikir pagi.
  • Gunakan buku panduan: Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu (Penerbit: Pustaka Ibnu ‘Umar / Pustaka Arafah) telah menyusun dzikir secara berurutan dengan Latin dan terjemahan untuk memudahkan pembaca.
  • Keraskan suara secara perlahan: Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir di waktu pagi ketika berada di pasar, rumah, jalan, masjid, dan lain-lain, berdasarkan firman Allah QS. Al-Baqarah: 185.
  • Ajak keluarga untuk berdzikir bersama: Ini akan memperkuat kebersamaan dan keberkahan dalam rumah tangga.
  • Niatkan karena Allah SWT semata: Keikhlasan adalah kunci utama diterimanya segala amal ibadah.

Alasan Dzikir Pagi di Bulan Dzulhijjah Mustajab

Menurut para ulama, ada beberapa alasan mengapa dzikir pagi di bulan Dzulhijjah diyakini sebagai pembuka pintu rezeki:

  • Waktu yang Mustajab — Waktu pagi, terutama setelah Shalat Subuh hingga terbit matahari, adalah waktu yang penuh berkah dan doa-doa lebih mudah dikabulkan. Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani dalam kitab Hisnul Muslim mengkhususkan bab tersendiri untuk dzikir pagi karena keutamaan waktunya.
  • Lipatan Pahala Berlipat Ganda — Amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah dilipatgandakan pahalanya, sehingga doa untuk kelapangan rezeki juga memiliki potensi pengabulan yang lebih besar.
  • Dzikir sebagai Kunci Keberkahan — Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ahzab ayat 41-42: “Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.”. Dengan mematuhi perintah ini, Allah akan membukakan pintu-pintu keberkahan, termasuk dalam hal rezeki.
  • Doa Pembuka Rezeki Langsung dari Sunnah — Doa-doa yang disebutkan di atas (seperti Allāhumma innī as’aluka ‘ilman nāfi‘a…) secara khusus memohon rezeki yang baik (rizqan ṭayyiba). Rasulullah SAW mengajarkan doa ini sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam mencari kelapangan hidup.
  • Perlindungan dari Setan Penghalang Rezeki — Membaca Ayat Kursi dan tiga Qul (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas) pada pagi hari memberikan perlindungan dari gangguan setan hingga waktu petang. Setan seringkali menjadi penghalang datangnya keberkahan dan rezeki.. Dengan terhalangnya setan, pintu rezeki pun menjadi lebih terbuka.

Pertanyaan Seputar Amalan Bulan Dzulhijjah

Zikir apa yang cepat mendatangkan rezeki?

Amalan zikir utama yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk mempercepat dan melancarkan rezeki adalah Istighfar (memohon ampun), Hawqalah (pasrah pada kuasa Allah), serta membaca Asmaul Husna.

Zikir apa di bulan Dzulhijjah?

Di bulan Dzulhijjah, sangat dianjurkan untuk memperbanyak Tahlil, Takbir, Tahmid, dan Tasbih. Amalan ini memiliki keutamaan yang sangat besar, terutama pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Amalan manakah yang paling baik di bulan Dzulhijjah?

Amalan yang paling utama di bulan Dzulhijjah adalah memperbanyak amalan saleh secara umum pada sepuluh hari pertama (1-10 Dzulhijjah), dengan amalan spesifik yang paling utama pada tanggal 10 Dzulhijjah adalah berkurban.

Zikir apa yang dibaca 100 kali?

Ada beberapa zikir utama yang sangat dianjurkan untuk dibaca sebanyak 100 kali sehari. Zikir-zikir ini memiliki keutamaan besar, seperti menghapus dosa, mendatangkan pahala setara memerdekakan budak, dan menjadi pelindung dari gangguan setan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |