- Mengapa doa setelah sholat Tahajud sangat dianjurkan?
- Doa apa yang diajarkan setelah sholat Tahajud agar hajat terkabul?
- Apakah boleh berdoa setelah Tahajud menggunakan bahasa selain Arab?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Membaca doa setelah sholat tahajud agar hajat terkabul merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Ibadah malam ini adalah momen istimewa memohon pertolongan Allah SWT. Di saat manusia lain terlelap, hamba yang bersujud memiliki memperoleh predikat spesial.
Keistimewaan tersebut berkaitan dengan waktu sepertiga akhir malam, yakni fase paling mustajab untuk berdoa. Hal ini dilandaskan pada sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, lalu menyeru hamba-Nya yang berdoa agar dikabulkan permintaannya.
Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkarmenjelaskan bahwa penghujung malam adalah waktu penuh keberkahan dan turunnya rahmat ilahi. Oleh karena itu, memanjatkan harapan di waktu tersebut menjadi ikhtiar batin terbaik umat Islam.
Berikut ini adalah doa setelah sholat tahajud dan adabnya agar cepat terkabul, merujuk Buku Tuntunan Sholat Tahajud Dilengkapi dengan Doa-Doa Pilihan Arab Indonesia, H Sayuti, Buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap, Drs. Moh Rifai, Ebook Amalan Pembuka Pintu Rizki, Drs Aam Amirudin, M.Si.
Doa Utama Setelah Shalat Tahajud (HR. Bukhari dan Muslim)
Doa berikut ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari serta Imam Muslim. Doa ini tercantum dalam kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi (halaman 25).
اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.
اَللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Latin: Allâhumma rabbanâ lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta mâlikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu ‘alaihi wa sallama haq. Was sâ‘atu haq.
Allâhumma laka aslamtu, wa bika âmantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khâshamtu, wa ilaika hâkamtu, faghfirlî mâ qaddamtu wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî, antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru, lâ ilâha illâ anta, wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu. Engkaulah yang menegakkan langit dan bumi beserta semua isinya. Segala puji bagi-Mu, Engkaulah Raja penguasa langit dan bumi beserta semua isinya. Segala puji bagi-Mu, Engkaulah cahaya langit dan bumi beserta semua isinya. Segala puji bagi-Mu, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-Mu benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar, dan hari Kiamat itu benar.
Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, dengan pertolongan-Mu aku berdebat, dan kepada-Mu aku berhukum. Maka ampunilah aku atas dosa yang telah lalu dan yang akan datang, yang kusembunyikan dan yang kulakukan terang-terangan, serta semua yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Memulai dan Yang Maha Mengakhirkan. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Dan tiada daya serta kekuatan selain dengan pertolongan Allah.”
Doa Khusus Memohon Hajat Terkabul (Doa Hajat)
Selain doa utama di atas, para ulama juga menganjurkan doa khusus untuk memohon hajat setelah shalat Tahajud. Doa ini dianjurkan oleh Syekh M Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain, untuk dibaca setelah melaksanakan shalat hajat 2 atau 12 rakaat, dan dapat pula diamalkan setelah Tahajud.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin: Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin, lâ tada‘ lî dzanban illâ ghafartahû, wa lâ hamman illâ farrajtahû, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadlaitahâ, yâ arhamar râhimîn.
Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia. Mahasuci Allah, Tuhan pemelihara ‘Arasy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu segala yang mewajibkan rahmat-Mu, segala yang mendatangkan ampunan-Mu, keuntungan dari setiap kebaikan, dan keselamatan dari setiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa bagiku melainkan Engkau ampuni, tidak ada kesedihan melainkan Engkau hilangkan, dan tidak ada hajat yang Engkau ridhai melainkan Engkau kabulkan. Wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara para pengasih.”
Doa Sesuai Hajat dengan Bahasa yang Dipahami (Bahasa Ibu)
Selain doa-doa di atas, umat Islam juga bisa memanjatkan doa sesuai hajatnya, dengan bahasa yang dipahami misalnya bahasa Indonesia atau bahasa lokal.
Pada intinya, berdoa menggunakan bahasa ibu yang mudah dipahami itu diperbolehkan, bahkan sangat dianjurkan. Yang terpenting dalam berdoa adalah ketulusan hati, kekhusyukan, dan pemahaman atas apa yang kita panjatkan, bukan semata-mata pada bahasanya.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.'" (QS. Ghafir: 60).
Ayat ini tidak mensyaratkan bahasa tertentu. Allah Maha Mendengar doa hamba-Nya dalam bahasa apa pun, karena Dia-lah yang menciptakan seluruh bahasa di dunia ini .
Para ulama memiliki pandangan yang berbeda, tetapi semuanya sepakat bahwa bagi mereka yang tidak bisa berbahasa Arab, diperbolehkan berdoa dengan bahasa ibu. Perbedaan pendapat hanya terjadi pada orang yang mampu berbahasa Arab.
Mayoritas ulama membolehkan berdoa dengan selain bahasa Arab, terutama bagi yang tidak mampu. Dalilnya adalah, ayat Al-Qur'an: "Maka bertakwalah kamu kepada Allah semampu kamu." (QS. At-Taghabun: 16).
Ayat ini menunjukkan bahwa Allah tidak membebani hamba-Nya di luar kemampuannya. Jika seseorang tidak mampu berbahasa Arab, maka dia boleh berdoa dengan bahasa yang dia kuasai .
Ibnu Taimiyah dalam kitab Majmu' Al-Fatawa menjelaskan berdoa dibolehkan dalam bahasa Arab atau selainnya. Allah Maha Mengetahui niat dan maksud orang yang berdoa, walaupun lisannya tidak fasih. Dia mengetahui pelbagai suara yang berbeza bahasa dengan pelbagai keperluan mereka.
Adab Agar Doa Setelah Tahajud Cepat Terkabul
Agar doa yang dipanjatkan lebih mustajab dan hajat cepat terkabul, perhatikan adab-adab berikut:
- Dimulai dengan memuji Allah dan bershalawat – Membaca pujian dan shalawat kepada Nabi SAW sebelum dan sesudah doa.
- Mengangkat kedua tangan: Sebagai sikap merendah dan memohon.
- Menghadap kiblat: Kecuali saat sujud, lebih utama berdoa dalam keadaan sujud.
- Dengan suara yang lembut: Tidak terlalu keras dan tidak terlalu pelan.
- Penuh keyakinan dan pengharapan: Yakin bahwa Allah akan mengabulkan doa, serta disertai rasa takut (khauf) dan harap (raja’).
- Mengulang doa tiga kali: Dianjurkan mengulang permohonan hajat sebanyak tiga kali.
- Tidak tergesa-gesa: Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitab Ad-Daa’ wa Ad-Dawaa’ (Pustaka Imam asy-Syafi’i) menjelaskan bahwa salah satu penyebab doa tidak dikabulkan adalah karena tergesa-gesa.
- Menyebutkan hajat secara spesifik: Setelah membaca doa di atas, sebutkan dengan jelas hajat yang diinginkan, misalnya: “Ya Allah, kabulkanlah hajatku untuk mendapatkan pekerjaan yang halal dan berkah…”
Pandangan Ulama tentang Keutamaan Waktu Tahajud
Imam an-Nawawi dalam kitab al-Adzkar menegaskan bahwa doa setelah Tahajud ini adalah doa yang paling utama dan dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.
Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa mustajabnya doa saat Tahajud berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim, dan beliau berpendapat bahwa orang yang mengharapkan hajatnya terkabul seharusnya tidak melewatkan shalat Tahajud dan berdoa pada waktu tersebut.
Imam Romli dalam kitab Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj menegaskan bahwa shalat Tahajud disunnahkan berdasarkan kesepakatan ulama, dan waktu terbaiknya adalah pada sepertiga malam terakhir.
Ibn Rajab al-Hanbali dalam kitab Latha’if al-Ma’arif (halaman 77) berkata: “Waktu tahajud di malam hari adalah sebaik-baik waktu pelaksanaan shalat sunnah. Ketika itu hamba semakin dekat dengan Tuhannya. Waktu tersebut adalah saat dibukakannya pintu langit dan terkabulnya doa. Saat itu juga adalah waktu untuk mengemukakan pelbagai hajat kepada Allah SWT.”
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: “Tuhan kita turun setiap malam ke langit dunia pada saat tersisa sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan; siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri; dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni.’” (HR. Bukhari No. 1145, Muslim No. 758).
People Also Ask:
Apa doa setelah sholat tahajud agar keinginan terkabul?
Untuk itu, umat Islam bisa membaca doa dan dzikir setelah sholat Tahajud. Rasulullah SAW juga telah mencontohkan bacaan doanya. Latin: Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna.
Doa apa saja setelah selesai sholat tahajud?
Bacaan Dzikir Setelah Sholat Tahajud
“Allahumma Anta Robbi, laa ilaha illa Anta khalaqtani wa ana abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatho'tu, audzubika min syarri ma shona'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudz-dzunuuba illa Anta.”
Baca doa apa agar hajat cepat terkabul?
Allahumma fa syaffi'hu fiyya. Artinya: "Ya Allah, Sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan.
Zikir apa yang bagus dibaca setelah sholat tahajud?
Setelah selesai mengerjakan Sholat Tahajud, disarankan untuk berdzikir dengan membaca Tasbih (Subhanallah), Tahmid (Alhamdulillah), Takbir (Allahu Akbar), dan Tahlil (La ilaha illallah). Mengulang dzikir ini dengan penuh penghayatan dapat membersihkan hati dan meningkatkan keimanan.
Apa doa sholat tahajud yang mustajab?
Doa Mustajab Pertama
Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qoddamtu, wa maa akhkhartu, wa maa asrartu, wa maa a'lantu, wa maa anta a'lamu bihiminnii.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165509/original/009073500_1742184236-535f032ee6b6e3beccec5dfc251f3802.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5211926/original/011374200_1746600887-Baju_Koko_Pria.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3585755/original/069032500_1632814784-muslim-man-using-misbaha-keep-track-counting-tasbih_53876-15256__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4449837/original/055086300_1685614290-WhatsApp_Image_2023-06-01_at_17.06.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4120045/original/038413400_1660195971-pexels-david-mceachan-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4462892/original/030653200_1686564225-20230612143247__fpdl.in__illuminated-minaret-symbolizes-spirituality-famous-blue-mosque-generated-by-ai_188544-35440_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544711/original/040128800_1775114977-014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1736918/original/048236900_1507776245-planning-hero-720x240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210971/original/091010800_1746521381-35a809bc-4568-495f-a8ae-24e0aac67ddf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531526/original/098176600_1773619110-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504244/original/075918900_1771228828-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1632447/original/056755900_1498200692-20170623-Salat-Jumat-Terakhir-Ramadan-Afandi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2336374/original/082096200_1534823979-Salat-Idul-Adha-1439-H5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4780649/original/094862900_1711077046-masjid-pogung-raya-9nkMRXMvZiI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382617/original/073885900_1760596152-ilustrasi_berdoa.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770150/original/051663000_1710247846-20240312-Berbuka_Puasa_di_Istiqlal-HER_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3190057/original/069392400_1595662626-muslim-woman-praying_23-2147794180.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)


