Bacaan Dzikir Penghapus Dosa yang Dianjurkan Nabi Lengkap Urutannya

19 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Dzikir merupakan amalan ringan yang dapat membersihkan diri dari dosa-dosa kecil yang mungkin tidak disadari dalam keseharian. Oleh sebab itu, umat Islam perlu mengetahui dzikir penghapus dosa yang dianjurkan nabi.

Bahkan, dalam sebuah hadis, Rasulullah Muhammad SAW menjelaskan bahwa ada sebuah zikir yang jika diucapkan sebanyak 100 kali dalam sehari, dapat menghapus dosa-dosa seseorang, meskipun sebanyak buih lautan.

Artinya; Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang berkata subhanallah wa bihamdihi [Maha Suci  Allah dan dengan segala pujian bagi-Nya], sebanyak 100 kali maka akan dihapus dosa-dosanya sekalipun sebanyak buih lautan. (HR. Bukhari).

Secara umum, di antara keutamaan dzikir adalah penghapus dosa. Maka itu, umat Islam perlu mengetahui tuntunan lengkap mengenai dzikir penghapus dosa yang dianjurkan oleh Nabi. Berikut ulasannya, merujuk Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dan sumber lainnya, baik literatur klasik maupun kontemporer.

Terdapat setidaknya 5 dzikir utama yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sebagai amalan penghapus dosa. Berikut adalah bacaan-bacaan tersebut beserta dalil dan pandangan ulama.

1. Istighfar (Memohon Ampunan)

Istighfar adalah obat bagi dosa-dosa, sebagaimana ditegaskan oleh Imam Qatadah: "Sesungguhnya, Al-Qur'an ini menunjukkan kepada kalian tentang penyakit dan obatnya. Adapun penyakit itu adalah dosa-dosa, dan istighfar adalah obat bagi kalian."

Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullaahal-'Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal-Hayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

Bacaan ini adalah amalan rutin Rasulullah SAW seusai sholat, sebagaimana diriwayatkan dari Tsauban RA (HR. Muslim). Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar pada bab Babul Adzkar ba'dash Shalah menjelaskan bahwa istighfar ini dibaca sebelum membaca doa dan dzikir lainnya sebagai bentuk permohonan ampun atas kekurangan dalam sholat.

2. Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar)

Doa ini adalah istighfar paling utama. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang membaca Sayyidul Istighfar pada pagi hari dengan meyakininya, lalu ia meninggal dunia sebelum sore hari, maka ia masuk surga." (HR. Bukhari)

Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَـٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allahumma anta rabbī, lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā ʿabduka, wa anā ʿalā ʿahdika wa waʿdika mā istaṭaʿtu, aʿūdzu bika min syarri mā ṣanaʿtu, abūʾu laka biniʿmatika ʿalayya, wa abūʾu bi dzanbī, faghfir lī fa innahu lā yaghfiru adz-dzunūba illā anta

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."

Sayyidul Istighfar adalah doa yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ dan dikenal sebagai doa istighfar paling utama dibandingkan yang lain.

3. Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil

Keutamaan: Rasulullah SAW menjanjikan bahwa siapa yang mengamalkan dzikir ini seusai sholat, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Muslim.

Bacaan:

  • Tasbih (33x): سُبْحَانَ الله ( Subhanallah - Mahasuci Allah)
  • Tahmid (33x): الْحَمْدُ لِلَّهِ ( Alhamdulillah - Segala puji bagi Allah)
  • Takbir (33x): اللهُ أَكْبَرُ ( Allahu Akbar - Allah Mahabesar)

Penutup (1x):

Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir

Artinya: "Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Dalil dan Pandangan Ulama: Dalam kitab Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menyusun dzikir ini sebagai bagian dari tuntunan setelah sholat. Dzikir ini juga merupakan amalan yang paling dicintai Allah SWT dan termasuk kalimat yang paling mulia sesudah Al-Qur'an.

4. Subhanallah wa Bihamdihi (100x sehari)

Dzikir ini dapat menghapus dosa-dosa sekalipun sebanyak buih di lautan. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang mengucapkan 'Subhanallah wa bihamdihi' (Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya) seratus kali dalam sehari, maka dihapuskan dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan" (HR. Muslim).

Arab: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Latin: Subhanallahi wa bihamdihi

Artinya: "Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya."

Imam Shan’ani dalam kitab Subulus Salam menjelaskan bahwa lafaz "dihapus dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan" tampaknya mencakup semua dosa, baik kecil maupun besar.

Namun, para ulama sepakat bahwa penghapusan dosa ini hanya berlaku untuk dosa-dosa kecil saja, sedangkan dosa besar tidak akan terhapus kecuali dengan bertaubat yang sebenar-benarnya (taubat nasuha).

5. La ilaha illallah Wahdahu La Syarikalah

Dzikir ini memiliki keutamaan yang sangat besar, seperti membebaskan sepuluh budak, dicatat seratus kebaikan, dan dihapus seratus keburukan.

Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyi wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir

Artinya: "Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa barang siapa yang mengucapkan kalimat ini seratus kali, maka ia seperti membebaskan sepuluh budak, dicatat seratus kebaikan, dan dihapus seratus keburukan. Imam Al-Ghazali dalam Ihya' Ulumuddin menjelaskan bahwa kalimat tauhid ini adalah dzikir yang paling utama karena mengandung pengakuan akan keesaan Allah.

Urutan Lengkap Dzikir Setelah Sholat

Merujuk pada Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu karya Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani, berikut adalah urutan dzikir setelah sholat fardhu:

1. Istighfar (3x)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ (3x)

"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

2. Doa Keselamatan (1x)

للَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

"Ya Allah, Engkaulah Dzat Yang Memberi Keselamatan, dan dari-Mulah keselamatan itu. Mahasuci Engkau, wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan."

3. Tahlil & Tahmid (3x)

لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْر (3x)

"Tidak ada yang berhak disembah selain Allah, semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

4. Tasbih (33x)

سُبْحَانَ الله

"Mahasuci Allah"

5. Tahmid (33x)

الْحَمْدُ لِلَّهِ

"Segala puji bagi Allah"

6. Takbir (33x)

اللهُ أَكْبَرُ

"Allah Mahabesar"

7. Penutup 100 (1x)

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

"Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

8. Ayat Kursi (1x)

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ... (QS. Al-Baqarah: 255)

"Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)..."

9. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas (1x atau 3x)

Sholat Dzuhur, Ashar, Isya: Masing-masing 1x

Sholat Subuh dan Maghrib: Masing-masing 3x (HR. Abu Dawud)

Doa Penutup Setelah Dzikir

Doa Kebaikan Dunia AkhiratArab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِLatin: Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naarArtinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201).

Keutamaan Dzikir Penghapus Dosa

1. Penghapus Dosa Sekalipun Sebanyak Buih Lautan

Ini adalah keutamaan paling utama dari dzikir, sebagaimana disebutkan dalam banyak hadits bahwa dosa-dosa kecil akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan. Para ulama sepakat bahwa keutamaan ini berlaku untuk dosa-dosa kecil, sementara dosa besar memerlukan taubat nasuha.

2. Kalimat Paling Dicintai Allah SWT

Keempat dzikir ini (tasbih, tahmid, tahlil, takbir) merupakan ucapan yang paling dicintai oleh Allah SWT. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, "Ada empat ucapan yang paling disukai oleh Allah: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar. Tidak mengapa bagimu dengan mana saja kamu memulainya" (HR. Muslim).

3. Amalan yang Paling Utama dan Dicintai Allah

Dzikir adalah amalan yang paling utama dan paling dicintai oleh Allah SWT. Rasulullah SAW menyatakan bahwa berdzikir lebih baik daripada bersedekah emas dan perak atau berjihad di jalan Allah.

4. Dapat Mencatat Seratus Kebaikan dan Menghapus Seratus Keburukan

Dalam sehari semalam, seorang muslim yang mengamalkan dzikir dapat mencatatkan banyak kebaikan dan menghapuskan keburukan. Misalnya, membaca "La ilaha illallah wahdahu la syarikalah" seratus kali sehari akan mencatat seratus kebaikan dan menghapus seratus keburukan.

5. Disaksikan Malaikat dan Waktu Mustajab

Waktu setelah sholat fardhu merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa dan berdzikir. Allah SWT berfirman, "Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring" (QS. An-Nisa: 103). Hal ini juga diperkuat oleh hadits yang menyatakan bahwa doa yang paling didengar adalah doa setelah sholat fardhu (HR. Tirmidzi).

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |