Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap, Makna dan Hikmahnya

21 hours ago 7
  • Apa doa setelah adzan?
  • Apa doa setelah iqamah?
  • Bagaimana adab ketika mendengar adzan?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Lima kali dalam sehari, lantunan adzan menggema dari masjid dan mushala, mengajak umat Islam untuk segera mendirikan sholat berjamaah. Lebih dari itu, adzan adalah syiar Islam yang sarat dengan pesan dakwah dan nilai-nilai spiritual yang mendalam. Karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui doa setelah adzan dan iqomah lengkap, sebagai penyempurna berkahnya.

Dalam jurnal Peran Suara Azan sebagai Syiar dalam Islam, M. Hadri Hasan menjelaskan bahwa adzan merupakan suatu bentuk kegiatan menyampaikan pesan yang terkandung dalam lafadz-lafadznya. Pada hakikatnya, adzan dimaksudkan untuk memberitahukan bahwa waktu sholat telah tiba dan menyerukan untuk melakukan sholat berjamaah.

Namun dalam artian yang lebih luas, suara adzan diperuntukkan tidak hanya bagi orang Islam saja, tetapi juga untuk menyeru kaum non-muslim agar dapat memeluk agama Islam. Adzan adalah salah satu syiar agama yang paling agung.

Ibnu Taimiyyah dalam Al-Iqtidha Shiratil Mustaqim menjelaskan, di antara syi'ar agama yang hanif ini adalah adzan yang mengandung pengumuman untuk berdzikir (mengingat) Allah ta'ala. Dengan adzan ini, terbuka pintu-pintu langit, para setan lari terbirit-birit dan turun rahmat (ketenangan).

Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Berikut adalah bacaan doa setelah adzan yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Bukhari.

1. Bacaan Doa Setelah Adzan

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ

Latin: Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah, wash shalaatil qaa-imah, aati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqaamam mahmuudanil ladzii wa'adtah.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan, berilah kepada Nabi Muhammad wasilah (kedudukan tinggi di surga) dan keutamaan, serta bangkitkanlah beliau pada kedudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan."

2. Versi Doa dengan Tambahan Lafadz

Sebagian riwayat menyebutkan tambahan lafadz dalam doa setelah adzan, yang lengkapnya adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيعَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Bacaan Latin: Allaahumma robba haadzihid da'watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, 'aaliyatar rofii'ah, wab'atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa'adtah, innaka laa tukhliful mii'aadz.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna ini dan shalat yang didirikan. Berilah al-wasilah dan al-fadhilah kepada Nabi Muhammad, serta kemuliaan dan derajat yang tinggi lagi mulia. Dan bangkitkanlah beliau di kedudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya. Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji."

Doa Setelah Iqamah Lengkap Arab, Latin dan Arti

Setelah adzan dikumandangkan dan sebelum shalat dimulai, iqamah akan dilantunkan sebagai tanda bahwa shalat akan segera didirikan. Usai mendengar iqamah, terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca. Berikut adalah bacaan doa setelah iqamah:

1. Bacaan Doa Setelah Iqamah (Versi Pertama)

Doa ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Jabir, sebagaimana dikutip Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar an-Nawawiyah.

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Latin: Allāhumma rabba hādzihid dakwatit tāmmah, was shalātil qā'imah, āti sayyidanā muhammadanil wasīlata wal fadhīlah, wab'atshu maqāmam mahmūdanil ladzī wa'attah, innaka lā tukhliful mī'ād.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan shalat yang hampir berdiri, berikanlah wasilah (tempat di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad SAW. Bangkitkanlah ia pada kedudukan terpuji (hak syafaat) yang Engkau janjikan. Sungguh, Engkau tidak akan menyalahi janji."

2. Doa Setelah Iqamah (Versi dengan Shalawat)

Terdapat pula versi doa setelah iqamah yang berfokus pada shalawat kepada Nabi Muhammad SAW:

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Latin: Allohumma robba haadzihi ad-da'watit taammati, wa ash-shalaatil qaaimati, shalli 'ala sayyidinaa muhammadin wa aatihi su'lahuu yaumal qiyaamah.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, rahmatilah Nabi Muhammad dan berikan padanya permintaannya di hari kiamat."

Amalan Setelah Iqamah, dengan Doa untuk Orang Tua

Dalam kitab Al-Masyrab Al-Shafi Al-Hani, Habib Abdullah bin Muhammad Al-Haddar menyebutkan bahwa setelah iqamah, dianjurkan untuk membaca doa di atas dan dilanjutkan dengan membaca dua ayat berikut:

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Latin:

Rabbij'alnii muqiimash shalaati wa min dzurriyyatii, rabbanaa wa taqabbal du'aa'

Rabbanaaghfir lii wa li waalidayya wa lil mu'miniina yauma yaquumul hisaab.

Artinya:

"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."

"Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)."

Dalil Anjuran Berdoa setelah Adzan dan Iqamah

Membaca doa setelah adzan hukumnya adalah sunnah (sangat dianjurkan). Anjuran ini didasarkan pada hadits shahih riwayat Imam Bukhari dari sahabat Jabir bin 'Abdillah RA. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ النِّدَاءَ: اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حَلَّـتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: "Barangsiapa yang setelah selesai mendengar azan kemudian berdoa dengan: Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah... maka ia berhak mendapatkan syafaatku kelak di hari kiamat." (HR. Bukhari no. 579)

Waktu setelah adzan merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk memahami bacaan doanya dan memanfaatkannya sebagai momen mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain membaca doa setelah adzan selesai, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk memperbanyak doa di waktu antara adzan dan iqamah. Beliau bersabda:

الدُّعَاءُ لَا يُرَدُّ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ

Artinya: "Doa antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak." (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad)

Hadits ini menegaskan bahwa waktu antara adzan dan iqamah adalah waktu yang sangat istimewa untuk memanjatkan segala hajat dan kebutuhan kepada Allah SWT.

Adab Ketika Mendengar Adzan

Selain membaca doa setelah adzan, terdapat beberapa adab yang perlu diperhatikan ketika mendengar adzan, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW:

1. Menjawab Kalimat Adzan

Disunnahkan bagi yang mendengar adzan untuk menjawab setiap kalimat yang diucapkan muadzin dengan mengulang lafadz yang sama. Khusus pada kalimat "Hayya 'alash shalah" dan "Hayya 'alal falah", jawabannya adalah "Laa haula wa laa quwwata illaa billaah" (Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).

2. Membaca Shalawat Setelah Menjawab Adzan

Dalam kitab Asna al-Mathalib karya Imam Zakaria al-Anshary, disunnahkan bagi muadzin untuk membaca shalawat seusai mendengarkan adzan, yang paling utama adalah shalawat Ibrahimiyyah. Shalawat ini dibaca sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sebelum melanjutkan ke doa utama.

3. Memperbanyak Doa dan Dzikir

Selain menjawab adzan dan membaca doa setelahnya, dianjurkan pula untuk memperbanyak doa dan dzikir di antara adzan dan iqamah, serta bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Hikmah dan Keutamaan Doa Setelah Adzan dan Iqamah

Membaca doa setelah adzan dan iqamah menyimpan banyak hikmah dan keutamaan yang luar biasa. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Mendapat Syafaat Rasulullah SAW di Hari Kiamat

Keutamaan paling agung dari membaca doa setelah adzan adalah mendapatkan syafaat (pertolongan) dari Rasulullah SAW di hari kiamat. Sebagaimana sabda beliau dalam hadits riwayat Bukhari, "Barangsiapa yang berdoa ketika mendengar seruan azan... niscaya jatuhlah syafaatku padanya di hari kiamat."

Syafaat ini sangat dibutuhkan oleh setiap hamba di padang mahsyar yang begitu dahsyat. Dengan izin Allah, Rasulullah SAW akan memberikan pertolongan kepada umatnya yang beriman.

2. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Waktu setelah adzan dan antara adzan dengan iqamah adalah salah satu waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda, "Doa antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak." (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad)

Ini adalah peluang emas bagi setiap muslim untuk memanjatkan hajat dan keperluannya kepada Allah SWT. Di waktu yang penuh berkah ini, Allah lebih dekat kepada hamba-Nya dan lebih mudah mengabulkan doa-doa mereka.

3. Doa yang Tidak Tertolak

Hadits riwayat Ahmad dari Anas ibn Malik RA menyebutkan, "Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa antara adzan dan iqamah, maka berdoalah."Hadits ini mempunyai tafsir mutlak, sehingga doa apa pun yang ingin dipanjatkan dibolehkan dengan niat yang tulus.

4. Mengingat Allah di Waktu yang Mulia

Membaca doa setelah adzan adalah salah satu bentuk dzikir dan mengingat Allah di waktu yang penuh kemuliaan. Ini menjadi amalan sederhana namun besar pahalanya. Dengan membiasakan diri membaca doa ini, hati menjadi lebih tenang dan dekat dengan Allah SWT.

5. Menyempurnakan Ibadah Shalat

Membaca doa setelah adzan juga berfungsi untuk menambah kekhusyukan sebelum melaksanakan shalat berjamaah. Ini adalah persiapan spiritual yang menyempurnakan ibadah shalat yang akan dilaksanakan.

6. Bukti Kecintaan kepada Rasulullah

Doa setelah adzan berisi permohonan agar Allah memberikan kedudukan tertinggi di surga kepada Nabi Muhammad SAW. Ini menunjukkan kecintaan dan penghormatan yang mendalam kepada beliau. Membaca doa ini akan mendatangkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW di hari kiamat, sebagaimana dijanjikan dalam hadits.

People Also Ask:

Apa doa setelah adzan dan iqomah?

“Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah.

Doa apa yang dibaca antara adzan dan iqomah?

Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa'adtahu innaka la tukhliful mi'ad. Artinya: “Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki sholat yang didirikan.

Bagaimana cara mengjawab azan?

Cara menjawab adzan adalah dengan jawaban yang sama seperti apa yang tersebut dalam kalimat bacaan adzan kecuali pada bacaan adzan yang bunyinya “hayya alash shalaah” dan “hayya 'alal falah”, maka cara menjawabnya adalah dengan bacaan : “laa haula walaa quwwata illa billahi.”

Doa Setelah adzan yang shahih?

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ

"Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna ini..." Ad-Da'watit-Tāmmah atau "panggilan yang sempurna" adalah seruan azan itu sendiri.

Doa apa yang Anda baca setelah Iqamah?

Setelah Iqamah “Qad qamat al-sala,” ucapkan, “ aqamaha Allah wa adamaha wa ja'alani min salihi ahliha ” (Semoga Allah menegakkan dan melanggengkannya serta menjadikan saya termasuk orang-orang yang shaleh).

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |