- Bolehkah puasa Syawal hanya satu hari saja?
- Puasa Syawal berapa hari yang benar?
- Apakah puasa Syawal harus berurutan?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Setelah melewati bulan Ramadan, banyak umat Islam ingin tetap menjaga ritme ibadahnya di bulan Syawal. Salah satu amalan yang sering dilakukan adalah puasa Syawal, meskipun tidak semua orang memahami ketentuan yang sebenarnya. Hal ini memunculkan kebiasaan yang berbeda-beda di tengah masyarakat.
Tidak sedikit yang merasa cukup dengan berpuasa satu hari setelah Idulfitri. Sementara itu, sebagian lainnya berusaha menyempurnakan hingga enam hari sesuai anjuran. Perbedaan ini sering menimbulkan pertanyaan, apakah satu hari sudah cukup atau justru membuat seseorang kehilangan keutamaan besar. Liputan6 pada Kamis (16/4/2026) merangkum jawaban dari berbagai sumber terpercaya mengenai puasa Syawal satu hari saja.
Hadis Nabi tentang Jumlah Puasa Syawal
Dalam ajaran Islam, jumlah puasa Syawal tidak ditentukan berdasarkan kebiasaan, melainkan berdasarkan hadis Nabi. Rasulullah SAW menjelaskan dengan sangat tegas bahwa puasa ini dilakukan selama enam hari setelah Ramadan. Ketentuan ini menjadi dasar utama yang dipegang oleh para ulama dari berbagai mazhab.
Sebagaimana disebutkan dalam riwayat Shahih Muslim:
Arab:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Latin:
Man ṣāma Ramaḍāna tsumma atba‘ahu sittan min Syawwālin kāna kaṣiyāmid-dahr
Artinya:
“Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim, No. 1164)
Hadis ini menunjukkan hubungan langsung antara jumlah enam hari dengan pahala yang dijanjikan. Mengurangi jumlah tersebut berarti tidak mendapatkan keutamaan yang sama.
Penjelasan Ulama Soal Keutamaan Enam Hari
Para ulama seperti Imam Nawawi menegaskan bahwa hadis tentang puasa Syawal bersifat shahih dan jelas. Dalam penjelasannya, beliau menyebutkan bahwa puasa enam hari ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan. Bahkan, hal ini menjadi pegangan kuat dalam mazhab Syafi’i dan juga didukung oleh ulama lainnya.
Lebih lanjut, ulama seperti Ibrahim Al-Baijuri menjelaskan bahwa pahala puasa ini setara dengan satu tahun penuh. Perhitungannya berasal dari satu kebaikan yang dilipatgandakan sepuluh kali, sehingga Ramadan setara sepuluh bulan dan enam hari Syawal setara dua bulan. Inilah alasan mengapa enam hari menjadi angka yang tidak bisa digantikan dengan satu hari saja.
Bacaan Niat Puasa Syawal
Dalam menjalankan puasa Syawal, niat menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Berikut bacaan niat puasa Syawal yang bisa diamalkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta’ala.”
Niat ini biasanya dibaca pada malam hari sebelum puasa dimulai. Namun karena ini puasa sunnah, seseorang masih diperbolehkan berniat di siang hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa. Hal ini menunjukkan adanya kemudahan dalam pelaksanaan ibadah sunnah.
Apakah Harus Berturut-turut atau Bisa Dicicil
Banyak yang mengira puasa Syawal harus dilakukan secara berurutan selama enam hari. Padahal, mayoritas ulama menyatakan bahwa puasa ini boleh dilakukan secara terpisah selama masih dalam bulan Syawal. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi umat Islam yang memiliki kesibukan.
Meski demikian, ulama seperti Imam Ar-Ramli menyarankan untuk melakukannya secara berurutan mulai tanggal 2 Syawal. Tujuannya agar lebih cepat dalam beribadah dan menghindari kemungkinan terlewat. Namun jika tidak mampu, tetap sah selama jumlah enam hari terpenuhi.
Puasa Syawal Satu Hari
Puasa satu hari di bulan Syawal tetap diperbolehkan dan sah sebagai ibadah sunnah. Artinya, seseorang yang hanya mampu menjalankan satu hari puasa tetap mendapatkan pahala dari amalan tersebut. Namun, penting untuk dipahami bahwa nilai pahalanya tidak sama dengan puasa enam hari yang disebutkan dalam hadis.
Dalam riwayat Shahih Muslim dijelaskan bahwa keutamaan setara puasa setahun penuh hanya diberikan bagi yang menyempurnakan enam hari puasa Syawal. Jika hanya dilakukan satu hari, maka pahalanya sebatas puasa sunnah biasa tanpa keutamaan khusus tersebut. Di sinilah letak perbedaannya, bukan pada boleh atau tidaknya, melainkan pada besarnya ganjaran yang dijanjikan.
Pertanyaan seputar Puasa Syawal
1. Bolehkah puasa Syawal hanya satu hari saja?
Boleh, tetapi hanya mendapatkan pahala puasa sunnah biasa, bukan keutamaan puasa setahun.
2. Puasa Syawal berapa hari yang benar?
Enam hari, berdasarkan hadis shahih riwayat Imam Muslim.
3. Apakah puasa Syawal harus berurutan?
Tidak harus, boleh dilakukan terpisah selama masih di bulan Syawal.
4. Kapan waktu terbaik memulai puasa Syawal?
Disarankan mulai tanggal 2 Syawal, sehari setelah Idulfitri.
5. Apakah boleh niat puasa Syawal di siang hari?
Boleh, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Sumber:
https://baznas.go.id/artikel-show/Puasa-Syawal:-Puasa-Syawalan-Berapa-Hari,-Ketahui-Jawaban-Ulama-Beserta-Dalilnya/1349
https://rumaysho.com/16053-cara-puasa-syawal-menurut-ulama-syafiiyah.html
https://kemenag.go.id/tanya-jawab-fiqih/ingin-sekali-saya-puasa-sunah-syawal-bagaimana-hukum-dan-ketentuannya-HJHdZ

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210971/original/091010800_1746521381-35a809bc-4568-495f-a8ae-24e0aac67ddf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504244/original/075918900_1771228828-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1632447/original/056755900_1498200692-20170623-Salat-Jumat-Terakhir-Ramadan-Afandi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2336374/original/082096200_1534823979-Salat-Idul-Adha-1439-H5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4780649/original/094862900_1711077046-masjid-pogung-raya-9nkMRXMvZiI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382617/original/073885900_1760596152-ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3062884/original/002425400_1582862191-20200227-Mekah-Pasca-Penghentian-Sementara-Ibadah-Umrah-AFP-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395967/original/071256700_1761722354-6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4449837/original/055086300_1685614290-WhatsApp_Image_2023-06-01_at_17.06.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548498/original/018512500_1775542937-IMG_20260407_114415.jpg.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546602/original/090949100_1775356160-2877e324-fd41-4a4c-a1fc-6bcb6302739e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4054720/original/000780500_1655361908-muhammad-adil-6JaO2SVfMq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5116935/original/013302500_1738379955-1738376234285_tujuan-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1697411/original/064903100_1504238978-20170901-Jokowi-Salat-di-Sukabumi-FP2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458708/original/072098400_1767088577-Pilihan_yang_Paling_Masuk_Akal_untuk_Pekerja_dengan_Gaji_Pas_Pasan_Admin_Media_Sosial_Skala_Kecil.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/755908/original/073849700_1414158415-x6.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3922271/original/043865300_1643824060-Ilustrasi_bulan_Rajab_1.jpeg)
