- Dzikir pagi yang bagus apa?
- Zikir apa yang paling dahsyat?
- Apakah boleh dzikir sambil liat HP?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Dzikir pagi merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Terdapat berbagai berkah yang menyertai datangnya pagi. Karena itu, umat Islam perlu mengetahui dzikir yang disunnahkan di pagi hari.
Dzikir pagi juga diperintahkan Allah SWT. "Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang" (QS. Al-Ahzab: 42).
Dalam Buku Hisnul Muslim (Dzikir Pagi & Petang dan Sesudah Shalat Fardhu), Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan waktu yang paling utama untuk membaca dzikir pagi adalah sejak terbit fajar hingga matahari terbit (waktu bukroh). Amalan ini tidak hanya mendatangkan ketenangan jiwa, tetapi juga menjadi benteng perlindungan dari berbagai keburukan dan membuka pintu-pintu kebaikan serta keberkahan rezeki sepanjang hari.
Berikut ini adalah tuntunan lengkap bacaan dzikir yang disunnahkan di pagi hari, merangkum berbagai sumber.
Berikut adalah urutan dzikir pagi yang dapat diamalkan setiap hari.
1. Ta'awudz (Membaca Perlindungan dari Setan)
Arab: أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Latin: A'uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."
Dibaca 1 kali sebagai langkah awal memohon perlindungan sebelum memulai dzikir.
2. Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
Ayat Kursi merupakan ayat paling agung dalam Al-Qur'an dan memiliki keutamaan sebagai benteng perlindungan.
Arab: اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Latin: Allāhu lā ilāha illā huw(a), al-ḥayyul-qayyūm(u), lā ta'khużuhū sinatuw wa lā naum(un), lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), man żal-lażī yasyfa‘u ‘indahū illā bi'iżnih(ī), ya‘lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min ‘ilmihī illā bimā syā'(a), wasi‘a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a), wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm(u).
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung." (QS. Al-Baqarah: 255)
Membaca Ayat Kursi ketika pagi hari, maka ia akan dilindungi oleh Allah dari berbagai gangguan hingga petang.
3. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Ketiga surat ini dikenal sebagai Al-Mu'awwidzat (surat-surat perlindungan). Rasulullah SAW bersabda: "Bacalah surat Al-Ikhlas dan Al-Mu'awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) ketika sore hari dan pagi hari sebanyak tiga kali, hal itu akan mencukupimu dari segala sesuatu".
a. Surat Al-Ikhlas (3x)
Arab: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، اللَّهُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ، وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Latin: Qul huwallāhu aḥad, Allāhuṣ-ṣamad, lam yalid wa lam yūlad, wa lam yakul-lahū kufuwan aḥad
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.'" (QS. Al-Ikhlas: 1-4)
b. Surat Al-Falaq (3x)
Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Latin: Qul a‘ūżu birabbil-falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri ghāsiqin idzā waqab, wa min syarrin-naffāthāti fil-‘uqad, wa min syarri ḥāsidin idzā ḥasad
Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) tukang sihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.'" (QS. Al-Falaq: 1-5)
c. Surat An-Nas (3x)
Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَٰهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Latin: Qul a‘ūżu birabbin-nās, malikin-nās, ilāhin-nās, min syarril-waswās al-khannās, alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās, minal-jinnati wan-nās
Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.'" (QS. An-Nas: 1-6).
4. Doa Pagi: "Allahumma bika ashbahna"
Arab: اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ
Latin: Allahumma bika ashbahna, wa bika amsayna, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyur
Artinya: "Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami berada di waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami berada di waktu petang, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kami dibangkitkan."
Dzikir ini selalu dibaca oleh Rasulullah SAW dan tercantum dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi.
5. Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar)
Sayyidul Istighfar adalah istighfar paling utama. Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa membacanya di pagi hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal pada siang itu, maka ia termasuk penghuni surga (HR. Al-Bukhari).
Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Latin: Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzu bika min syarri maa shana'tu, abuu'u laka bini'matika 'alayya, wa abuu'u bidzanbi faghfir li, fa-innahuu laa yaghfirudz-dzunuuba illa anta
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam janji dan perjanjian-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau."
6. Dzikir Lain yang Dianjurkan
a. Subhanallahi wa bihamdih (100x)
Arab: سُبْحَانَ اللّٰهِ وَبِحَمْدِهِ
Latin: Subhanallahi wa bihamdihi
Artinya: "Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya"
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa, ketika pagi dan sore, membaca doa 'Subhanallahi wa bihamdihi' sebanyak seratus kali, maka pada hari kiamat tidak ada orang lain yang melebihi pahalanya kecuali orang yang juga pernah mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih".
b. Dzikir Tahlil dan Tahmid
Arab: لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Latin: Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syaiin qodir
Artinya: "Tidak ada Tuhan kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, hanya untuk-Nya kerajaan dan segala pujian dan Dia lah yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu."
Orang yang membaca dzikir ini akan mendapatkan manfaat, seperti dicatat untuknya 100 kebaikan, dihapus 100 kesalahan, dan terjaga dari setan sepanjang hari.
Doa Lengkap Setelah Dzikir Pagi
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian dzikir di atas, dianjurkan untuk memanjatkan doa penutup. Berikut adalah doa yang dapat dibaca:
Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)
Doa ini sangat dianjurkan karena mencakup seluruh kebaikan di dunia dan akhirat, serta memohon perlindungan dari siksa neraka.
Fadhilah (Keutamaan) Dzikir Pagi Hari
Berikut adalah beberapa keutamaan yang akan diraih oleh seorang muslim yang mengamalkan dzikir pagi secara istiqamah:
- Mendapat Perlindungan Sepanjang Hari: Siapa yang membaca Ayat Kursi ketika pagi, maka ia akan dilindungi oleh Allah dari berbagai gangguan hingga petang.
- Dicatat Kebaikan dan Dihapus Kesalahan: Membaca dzikir Laa ilaha illallahu wahdahu... akan mendatangkan 100 kebaikan dan dihapus 100 kesalahan.
- Terjaga dari Gangguan Setan: Membaca dzikir di pagi hari akan menjadikan seseorang terjaga dari godaan setan sepanjang hari.
- Mendapat Pahala yang Melimpah: Membaca Subhanallahi wa bihamdihi sebanyak 100 kali di pagi hari akan mendatangkan pahala yang tidak tertandingi kecuali oleh orang yang mengamalkan dzikir yang sama atau lebih banyak.
- Mendapatkan Banyak Keberuntungan dan Keluasan Rezeki yang Berkah: Dzikir pagi merupakan salah satu amalan yang dapat membawa keberuntungan dan melapangkan rezeki yang berkah pada setiap manusia dalam melewati hari-harinya.
- Dijanjikan Surga: Siapa yang membaca Sayyidul Istighfar di pagi hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal pada siang itu, maka ia termasuk penghuni surga (HR. Al-Bukhari).
- Dikelilingi Malaikat Rahmat dan Mendapatkan Ketenangan Hati: Orang-orang yang berdzikir di waktu pagi akan dikelilingi oleh malaikat rahmat serta menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat. Dengan membaca dzikir ini, keimanan akan bertambah dan hati menjadi tenteram saat ditimpa masalah hidup.
People Also Ask:
Dzikir pagi yang bagus apa?
Dzikir Pujian Kepada Allah (Pagi, Dibaca 3 Kali)
Subhaanallaahi wa bihamdihi 'adada kholqih, wa ridhoo nafsih, wa zinata 'arsyih, wa midaada kalimatih.
Zikir apa yang paling dahsyat?
10 Bacaan Zikir Paling Dahsyat, Yuk Amalkan setelah Salat ...Berikut bacaan zikir yang sering diucapkan nabi Muhammad SAW. Bacaan zikir paling dahsyat iini dapat dilatunkan setelah salat wajib dan sunah sehari-hari: Tasbih (سُبْحَانَ ٱللَّٰهِ), ucapan "Subhanallah" yang memiliki arti Maha Suci Allah.
Apakah boleh dzikir sambil liat HP?
Ini merupakan salah satu bentuk zikir yang paling agung, meskipun tidak diucapkan dengan lisan." Saudara penanya, yang ada di Jakarta, dengan demikian, sejatinya dzikir dengan tetap bermain handphone diperbolehkan secara hukum.
Apa saja zikir pagi?
Dzikir subuh adalah serangkaian zikir dan doa yang dianjurkan oleh Nabi tercinta kita ﷺ . Kita hendaknya berusaha membacanya dengan pemahaman, keyakinan (yaqīn), dan kehadiran hati, setiap hari. Waktu terbaik untuk dzikir subuh adalah antara waktu Subuh dan matahari terbit.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4462892/original/030653200_1686564225-20230612143247__fpdl.in__illuminated-minaret-symbolizes-spirituality-famous-blue-mosque-generated-by-ai_188544-35440_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533779/original/098475800_1773775028-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3427936/original/026120800_1618334856-AP21103160857087.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010962/original/065645500_1651214803-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4054720/original/000780500_1655361908-muhammad-adil-6JaO2SVfMq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5253548/original/037891900_1750053354-000_34QQ7PD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3283638/original/035360600_1604212714-20201101-Hari-Ini_-Jemaah-Umrah-Indonesia-Bertolak-ke-Mekah-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4030425/original/064674000_1653273891-raka-dwi-wicaksana-Jbk_Tce8Z1U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377371/original/072074600_1760091737-Sholat_Sunna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5005172/original/060424600_1731569782-media_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/999349/original/080383000_1443076430-20150924-Salat-Idul-Adha-di-Jatinegara-Jakarta-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770150/original/051663000_1710247846-20240312-Berbuka_Puasa_di_Istiqlal-HER_2.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2898274/original/080785500_1567273060-Pawai-Obor4.jpg)



