BIAYA perang Amerika Serikat terhadap Iran dilaporkan mencapai US$ 61 miliar atau sekitar Rp 1.000 triliun, menurut pemantau real-time Iran War Cost Tracker, seperti dilansir Sputnik dan dikutip dari ANTARA pada Jumat, 24 April 2026.
Portal tersebut memperbarui data secara real-time dan menghitung biaya yang dibutuhkan untuk personel serta kapal yang dikerahkan ke wilayah tersebut dan pengeluaran terkait lain.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Metodologi penghitungannya didasarkan pada laporan Pentagon kepada Kongres, yang menyebutkan enam hari pertama operasi menelan biaya US$ 11,3 miliar (sekitar Rp 194 triliun). Ditambah pengeluaran lain, jumlahnya akan mencapai US$ 1 miliar (sekitar Rp 17 triliun) per hari.
Amunisi AS dalam Perang Melawan Iran
Sejak perang Iran dimulai pada akhir Februari 2026, Amerika Serikat telah menghabiskan sekitar 1.100 rudal jelajah siluman jarak jauh. Rudal ini dibuat untuk perang dengan Cina dan mendekati jumlah total yang tersisa dalam persediaan AS.
Militer AS telah menembakkan lebih dari 1.000 rudal jelajah Tomahawk, sekitar 10 kali lipat dari jumlah yang saat ini dibeli setiap tahun.
Pentagon menggunakan lebih dari 1.200 rudal pencegat Patriot dalam perang tersebut, dengan harga lebih dari US$ 4 juta per unit.
Militer AS, menurut perkiraan internal Departemen Pertahanan dan pejabat Kongres, juga menggunakan lebih dari 1.000 rudal berbasis darat, Precision Strike dan ATACMS, sehingga persediaan menjadi sangat rendah.
Perang Iran telah secara signifikan menguras sebagian besar pasokan amunisi militer AS secara global. Hal ini memaksa Pentagon mengirim bom, rudal, dan perangkat keras lain ke Timur Tengah dari komando di Asia serta Eropa.
Pengurangan tersebut membuat komando regional kurang siap menghadapi musuh potensial, seperti Rusia dan Cina. Hal ini, kata pejabat pemerintahan Donald Trump dan Kongres, juga memaksa AS mencari cara meningkatkan produksi guna mengatasi kekurangan tersebut.
Selain itu, konflik tersebut telah menggarisbawahi ketergantungan Pentagon yang berlebihan pada rudal dan amunisi yang sangat mahal, terutama pencegat pertahanan udara. Ada pula kekhawatiran tentang apakah industri pertahanan dapat mengembangkan senjata yang lebih murah, terutama drone serang, dan jauh lebih cepat.
Departemen Pertahanan AS belum mengungkapkan banyaknya amunisi yang digunakan dalam 38 hari perang sebelum gencatan senjata berlaku dua minggu lalu.
Pentagon mengatakan telah menghantam lebih dari 13 ribu target, tapi para pejabat mengatakan angka tersebut menyembunyikan jumlah bom dan rudal yang sangat banyak. Sebab, pesawat tempur, pesawat serang, dan artileri biasanya menyerang target besar beberapa kali.
Para pejabat Gedung Putih menolak memperkirakan biaya konflik sejauh ini. Namun dua kelompok independen mengatakan pengeluaran tersebut sangat besar: senilai US$ 28-35 miliar atau hampir US$ 1 miliar per hari.
Dalam dua hari pertama saja, para pejabat pertahanan telah mengatakan kepada anggota parlemen bahwa militer menggunakan amunisi senilai US$ 5,6 miliar.
Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap target di Iran yang menyebabkan kerusakan infrastruktur serta menewaskan korban sipil dan tokoh-tokoh senior, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Sejak saat itu, Teheran telah mempertahankan kendali atas Selat Hormuz, diikuti blokade angkatan laut AS pada 13 April 2026, yang menghantam pasokan energi global, terutama di seluruh Asia.
Pada 7 April 2026, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Perundingan selanjutnya di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa hasil. Namun tidak ada pengumuman bahwa permusuhan dilanjutkan, meski AS mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.
Pada Selasa, 21 April 2026, Trump mengatakan AS akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sambil terus melakukan blokade. Keesokan harinya, Presiden AS menyatakan pembicaraan damai dengan Iran "mungkin" terjadi dalam 36-72 jam ke depan.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770150/original/051663000_1710247846-20240312-Berbuka_Puasa_di_Istiqlal-HER_2.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2898274/original/080785500_1567273060-Pawai-Obor4.jpg)



