MEDIATEK tengah menyiapkan chipset flagship terbarunya, Dimensity 9600 dan Dimensity 9600 Pro. Kabar yang beredar menyebut keduanya meluncur pada akhir tahun ini. Berdasarkan sejumlah laporan, MediaTek membuat kedua chip tersebut kemungkinan akan mengusung teknologi fabrikasi transistor 2 nanometer (nm), menjadikannya salah satu yang paling mutakhir di kelasnya.
Bocoran dari tipster Digital Chat Station, sebagaimana dilaporkan Gizmochina pada 7 April 2026, menyebutkan bahwa seri Dimensity 9600 akan membawa peningkatan performa signifikan dibanding generasi sebelumnya. Salah satu perubahan utama terletak pada konfigurasi CPU yang disebut akan mengadopsi desain dual ultra-core, berbeda dari pendekatan sebelumnya.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Chip ini dikabarkan mampu mencapai kecepatan clock hingga mendekati 5 GHz, yang menempatkannya pada level baru untuk prosesor ponsel cerdas. Arsitektur yang digunakan diperkirakan mengusung konfigurasi 2+3+3 inti, dengan dua inti berukuran besar untuk menangani beban kerja berat, sehingga berpotensi menghadirkan performa setara desktop pada perangkat mobile.
Chipset ini juga disebut-sebut akan dibangun menggunakan proses manufaktur N2P milik TSMC, yang diklaim dapat meningkatkan efisiensi daya dengan penurunan konsumsi hingga 25–30 persen, meski hal tersebut masih belum terverifikasi.
MediaTek juga disebut akan membagi lini Dimensity 9600 ke dalam beberapa varian. Versi standar kemungkinan berbasis peningkatan dari Dimensity 9500+, sementara varian Pro dan Pro Max diperkirakan akan menggunakan arsitektur 2 nm yang lebih baru. Strategi ini dinilai memungkinkan produsen menargetkan berbagai segmen harga tanpa mengorbankan performa kelas flagship.
Di sisi lain, seri ini juga diperkirakan akan membawa peningkatan kemampuan kecerdasan buatan (AI), seiring keterlibatan MediaTek dalam pengembangan chip AI, termasuk yang terkait dengan platform TPU milik Google. Peningkatan tersebut diharapkan dapat menghadirkan performa AI yang lebih optimal serta efisiensi daya yang lebih baik dalam penggunaan sehari-hari.
Sejumlah bocoran juga mengindikasikan bahwa chipset ini berpotensi digunakan pada perangkat mendatang, seperti seri Vivo X500 dan Oppo Find X10, terutama pada varian Pro Max. Sementara itu, pesaingnya, Snapdragon 8 Elite Gen 6 dari Qualcomm, diperkirakan akan difokuskan pada perangkat ultra-premium tertentu, sehingga memicu persaingan di segmen flagship.





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)