- Apa peran Bilal dalam sholat Idul Adha?
- Apa hukum sholat Idul Adha?
- Kapan waktu pelaksanaan sholat Idul Adha?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Bilal berperan penting dalam berbagai peribadatan sholat. Di antaranya dalam sholat Idul Adha. Maka itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui bacaan bilal Idul Adha.
Merujuk ebook Bekal-Bekal di Dalam Menyambut Idul Adha, Ustadz Abū Salmâ al-Atsarî, sebagai bagian dari pelaksanaan sholat Id, bilal menempati posisi penting dan strategis.
Bilal atau muazin memang tidak mengumandangkan azan dan iqamah seperti sholat fardhu, namun berperan sangat signifikan sebagai pemandau prosesi ibadah. Hal ini berdasarkan riwayat dari Ibnu Abbas RA yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, dan Utsman melaksanakan sholat Id tanpa azan dan iqamah.
Sebagai gantinya, bilal menyerukan ajakan sholat dengan lantunan bacaan yang khas. Berikut adalah rangkaian lengkap bacaan bilal Idul Adha, dimulai dari sebelum sholat hingga sebelum khutbah dimulai, merangkum dokumen Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha, terbitan Ta'mir Masjid Baitus Salam, dan sumber relevan lainnya.
Berikut adalah teks lengkap bacaan bilal Idul Adha dalam bahasa Arab, latin, dan artinya, serta susunan tata cara sepanjang pelaksanaan sholat Idul Adha.
Bacaan Bilal Sebelum Sholat Idul Adha
Sebelum sholat dimulai, bilal berdiri dan memberi aba-aba dimulainya shalat berjamaah. Berikut bacaannya:
1. Seruan “Ash-shalata jami’ah” (3 kali)
الصَّلَاةَ جَامِعَةً
Latin: Ash-shalāta jāmi‘ah
Artinya: “Marilah shalat berjamaah.”
2. Ajakan shalat sunnah Idul Adha
صَلُّوْا سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
Latin: Shallū sunnatan li ‘īdil aḍḥā rak‘atayni jāmi‘ah, raḥimakumullāh
Artinya: “Laksanakanlah shalat sunnah Idul Adha dua rakaat secara berjamaah, semoga Allah merahmati kalian.”
Dalam praktiknya, bacaan ini sering diulang tiga kali. Setelah itu bilal memberi isyarat agar imam maju.
Kemudian imam memimpin sholat Idul Adha 2 rakaat.
3. Bacaan Bilal setelah Salam, Persiapan Khutbah
Selesai shalat, bilal berdiri dan memberikan aba-aba dimulainya khutbah. Berikut bacaannya:
يَا مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ. اعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا يَوْمُ عِيْدِ الْأَضْحَى، وَيَوْمُ السُّرُوْرِ، وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ، يَوْمُ أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ. إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ، أَنْصِتُوْا أَتَابَكُمُ اللهُ، وَاسْمَعُوْا أَجَارَكُمُ اللهُ، وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ.
Latin: Yā ma‘āsyiral muslimīn wa zumratal mu’minīn, raḥimakumullāh. I‘lamū anna yaumakum hādhā yaumu ‘īdil aḍḥā, wa yaumus surūr, wa yaumul maghfūr, yaumun aḥallallāhu lakum fīhiṭ ṭa‘ām, wa ḥarrama ‘alaykum fīhiṣ ṣiyām. Idhā ṣa‘idal khaṭību ‘alal minbar, anṣitū atābakumullāh, wasma‘ū ajārakumullāh, wa aṭī‘ū raḥimakumullāh.
Artinya: “Wahai kaum muslimin dan golongan orang-orang mukmin, semoga Allah merahmati kalian. Ketahuilah bahwa hari kalian ini adalah hari raya Idul Adha, hari kegembiraan, hari ampunan. Hari di mana Allah halalkan bagi kalian makanan dan haramkan puasa. Apabila khatib telah naik mimbar, hendaklah kalian diam, semoga Allah memberi pahala; dengarkanlah, semoga Allah melindungi kalian; taatilah, semoga Allah merahmati kalian.”
4. Bilal membaca shalawat sebelum khatib naik mimbar
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin: Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muḥammad, Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā wa maulānā Muḥammad, Allāhumma shalli wa sallim ‘alā sayyidinā wa maulānā Muḥammad wa ‘alā āli sayyidinā Muḥammad.
Artinya:“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan dan pemimpin kami Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan dan pemimpin kami Muhammad serta keluarganya.”
Kemudian, membaca:
اللَّهُمَّ قَوَ الْإِسْلَامَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى مُعَائِدِ الدِّينِ يَارَبِّ اخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِينَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Artinya: Allāhumma qawwil-islāma wal-muslimīn wal-muslimāt wal-mu’minīn wal-mu’mināt, wanshurhum ‘alā mu‘ādid-dīn. Yā Rabb ikhtim lanā minka bil-khair, wa yā khairan-nāṣirīn, bi-raḥmatika yā Arḥamar-Rāḥimīn.
Artinya: "Ya Allah, kuatkanlah Islam dan kaum Muslimin, baik laki-laki maupun perempuan, dan orang-orang beriman laki-laki maupun perempuan. Tolonglah mereka atas musuh-musuh agama. Ya Tuhan kami, akhirilah hidup kami dengan kebaikan dari sisi-Mu. Wahai sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari segala penyayang."
Kemudian, Khatib mengucapkan salam tanda dimulainya khutbah.
5. Bilal membaca Takbir
Setelah Imam membaca salam, bilal menyambutnya dengan membaca takbir.
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah."
Kemudian, Khatib memulai khutbah pertama.
6. Ketika Khatib duduk di antara dua khutbah, Bilal bershalawat
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin: Allāhumma ṣalli wa sallim ‘alā Sayyidinā Muḥammad wa ‘alā āli Sayyidinā Muḥammad
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga beliau."
Kemudian, Khatib khutbah kedua.
Hukum dan Tata Cara Sholat Idul Adha
Berikut adalah tata cara singkat Shalat Idul Adha yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ, lengkap dengan dalil dan pandangan ulama.
Hukum Shalat Idul Adha
Mayoritas ulama dari kalangan Syafi’iyyah dan Hanabilah menyatakan bahwa hukum shalat Idul Adha adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat ditekankan). Para ulama yang berpendapat demikian di antaranya Imam Nawawi (dalam kitab Raudhah ath-Thalibin), Imam Ahmad bin Hanbal (dalam Al-Inshaf), serta Imam Syafi’i dan Imam Malik.
Dalilnya antara lain firman Allah SWT dalam surah Al-Kautsar ayat 2: “Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah” yang oleh para ulama ditafsirkan sebagai perintah untuk mengerjakan shalat Id.
Waktu Pelaksanaan
Shalat Idul Adha dikerjakan pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah. Waktunya dimulai sejak matahari naik setinggi tombak (sekitar pukul 07.00 pagi) hingga tergelincirnya matahari menjelang waktu Zuhur. Dianjurkan untuk mengerjakannya di awal waktu agar segera dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Tempat Pelaksanaan
Disunnahkan untuk mengerjakan shalat Id di tanah lapang (mushalla). Hal ini berdasarkan praktik Rasulullah ﷺ yang setiap tahun keluar ke tanah lapang untuk melaksanakan shalat Id, tidak di masjid.
Tata Cara Sholat Idul Adha
Shalat Idul Adha dilaksanakan tanpa azan dan iqamah. Sholat Idul Adha dilaksanakan dua rakaat.
Rakaat Pertama
1. Niat dalam hati. Berikut bacaan niat untuk makmum:
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushallī sunnata 'īdi al-aḍḥā rak'atayni mustaqbilal-qiblati ma'mūman lillāhi ta'ālā
Artinya: "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Sedangkan untuk imam:
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushallī sunnata 'īdi al-aḍḥā rak'atayni mustaqbilal-qiblati imāman lillāhi ta'ālā
Artinya: "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
2. Takbiratul ihram (Allahu Akbar) sambil mengangkat kedua tangan.
3. Membaca doa iftitah (dengan suara pelan).
4. Melakukan 7 kali takbir tambahan (di luar takbiratul ihram). Setiap kali takbir, disunnahkan mengangkat tangan.
Di sela-sela takbir, membaca dzikir tasbih:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latin: Subḥānallāh wal ḥamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."
5. Setelah takbir ke-7, membaca Surat Al-Fatihah.
6. Membaca surat pendek. Disunnahkan membaca Surat Al-A‘lā atau Surat Qaf dengan suara keras.
7. Melanjutkan rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti shalat biasa.
Rakaat Kedua
8. Berdiri untuk rakaat kedua, lalu melakukan 5 kali takbir tambahan (di luar takbir saat berdiri). Disunnahkan mengangkat tangan dan membaca dzikir yang sama di sela-sela takbir.
9. Setelah takbir ke-5, membaca Surat Al-Fatihah.
10 Membaca surat pendek. Disunnahkan membaca Surat Al-Ghāsyiyah atau Surat Al-Qamar dengan suara keras.
11. Melanjutkan rukuk, sujud, hingga duduk tasyahud akhir.
12. Salam ke kanan dan ke kiri.
Setelah Shalat (Khutbah)
Setelah salam, khatib menyampaikan dua khutbah dengan sekali duduk di antara keduanya. Rukun khutbah meliputi memuji Allah, membaca selawat, berwasiat takwa, membaca ayat Al-Qur’an, dan mendoakan kaum muslimin. Jika shalat dikerjakan sendirian di rumah, tidak perlu khutbah.
People also Ask:
1. Apa Itu Bilal Idul Adha?
Bilal atau muraqqi adalah orang yang bertugas mengumandangkan seruan-seruan khusus sebelum shalat Idul Adha, di antara dua khutbah, dan sebelum khutbah dimulai. Berbeda dengan shalat wajib, shalat Idul Adha tidak menggunakan adzan dan iqamah.
2. Bacaan Bilal Sebelum Shalat Idul Adha?
Saat jamaah sudah siap, bilal berdiri dan menyerukan:الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُAs-shalāta sunnatan li 'īdil Adhā jāmi'ah rahimakumullāh (Dibaca 3x)Artinya: "(Marilah) shalat sunnah Idul Adha berjamaah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian".
3. Bacaan Bilal Sebelum Khutbah Idul Adha?
Setelah shalat Id, khatib naik mimbar. Bilal memegang tongkat, berdiri menghadap jamaah, dan menyerukan:مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِينَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِينَ رَحِمَكُمُ اللهُ، اِعْلَمُوا أَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا يَوْمُ عِيدِ الْأَضْحَى وَيَوْمُ السُّرُورِ وَيَوْمُ الْمَغْفُورِ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيهِ الصِّيَامَ، إِذَا صَعِدَ الْخَطِيبُ عَلَى الْمِنْبَرِ أَنْصِتُوا، أَثَابَكُمُ اللهُ، وَاسْمَعُوا، أَجَرَكُمُ اللهُ، وَأَطِيعُوا، رَحِمَكُمُ اللهُ
4. Lafadz bilal sholat Idul Adha?
"Ma'asyiral muslimina wa zumrotal mu'miniina rahimakumullah, I'lamuu anna yaumakum hadza yaumun idul adha wa yaumus suruuri wa yaumul maghfuuri, Ahalallahulakum fiihith tho'aam, wa haroma 'alaikumush shiyama, idza sho'idal khotibu 'alal minbari Anshituu atsabakumullah, wasma'u ajarokumulloh, wa ati'u rahimakumullah."
5. Bagaimana tulisannya Idul Adha?
Idul Adha [ a ] ( bahasa Arab : عيد الأضحى , romanisasi : ʿĪd al-ʾAḍḥā , harfiah: ' Hari Raya Kurban ' ) adalah hari raya utama kedua dalam Islam , bersamaan dengan Idul Fitri . Hari raya ini jatuh pada tanggal 10 Dzul Hijjah , bulan kedua belas dan terakhir dalam kalender Islam .

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382617/original/073885900_1760596152-ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3062884/original/002425400_1582862191-20200227-Mekah-Pasca-Penghentian-Sementara-Ibadah-Umrah-AFP-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395967/original/071256700_1761722354-6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4449837/original/055086300_1685614290-WhatsApp_Image_2023-06-01_at_17.06.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548498/original/018512500_1775542937-IMG_20260407_114415.jpg.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546602/original/090949100_1775356160-2877e324-fd41-4a4c-a1fc-6bcb6302739e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4054720/original/000780500_1655361908-muhammad-adil-6JaO2SVfMq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5116935/original/013302500_1738379955-1738376234285_tujuan-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1697411/original/064903100_1504238978-20170901-Jokowi-Salat-di-Sukabumi-FP2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458708/original/072098400_1767088577-Pilihan_yang_Paling_Masuk_Akal_untuk_Pekerja_dengan_Gaji_Pas_Pasan_Admin_Media_Sosial_Skala_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1612134/original/044088500_1496388393-20170602-Salat-Jumat-Pertama-Bulan-Ramadan-di--Istiqlal-Gempur-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4370308/original/064241200_1679646015-Shalot-Jumat-Pertama-Ramadhan-Di-Masjid-Istiqlal-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4694981/original/059163000_1703214208-Ilustrasi_pernikahan__menikah__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374521/original/081753100_1679993733-ed-us-iXUXMn_-nh8-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2559362/original/076937200_1546315450-20190101-Kembang-Api-Ancol-5.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/755908/original/073849700_1414158415-x6.jpg)
