Harga Plastik Meroket, Puan Maharani: Bisa Pakai Daun

4 hours ago 3

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengatakan meningkatnya harga plastik seharusnya menjadi momentum untuk kembali ke pemakaian kemasan dari bahan alami. Menurut dia, daun dapat menjadi salah satu alternatif bagi para penjaja makanan.

Dia mengatakan para penjual menjadi salah satu yang paling terdampak imbas kenaikan harga plastik tersebut. Adapun harga plastik di Indonesia kini naik 30 hingga 80 persen buntut konflik geopolitik global yang mengganggu rantai pasok.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dia mengatakan di zaman dahulu penggunaan kemasan dari daun kerap dimanfaatkan ketimbang plastik. "Pedagang makanan atau pangan bisa kembali memanfaatkan kemasan ramah lingkungan seperti itu," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu, 18 April 2026.

Terlebih, menurut dia, penggunaan kemasan dari bahan alami seperti daun pisang atau jati masih ditemukan di berbagai daerah. Misalnya di Jawa Tengah, yang dipakai oleh para penjual makanan khas tradisional untuk membungkus hidangan.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini menilai pemakaian kemasan alami juga lebih efektif ketimbang plastik. Pemanfaatan daun sebagai pembungkus makanan, ujar dia, dapat membuat makanan lebih awet dan beraroma harum.

"Dengan memakai kemasan dari bahan organik, pelaku usaha tak hanya bisa menghindari tekanan ekonomi karena tingginya bahan baku dari impor tapi juga bisa menambah nilai jual," ucapnya.

Puan menjelaskan, pemanfaatan kemasan dari bahan alami juga terbilang ekonomis dan ramah lingkungan. Apalagi, dia mengatakan plastik menyebabkan beban ekologi makin tinggi.

"Selagi harga plastik sedang tinggi harganya, kita bisa mencari alternatif penggunaan kemasan lain yang sekaligus mengurangi sampah plastik," kata Puan.

Puan memahami kebiasaan masyarakat yang acap memakai plastik membutuhkan transisi dan penyesuaian untuk berubah ke pemakaian bahan alami. Dia meminta pemerintah menyiapkan sistem serta regulasi yang matang untuk merealisasikan pemakaian wadah alternatif tersebut.

"Apabila sistemnya mendukung, saya yakin bukan tidak mungkin bahan organik bisa menggantikan kemasan plastik sekali pakai," ujar dia.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |