Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026, Lengkap Niat dan Keutamaannya

15 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026 ini perlu diketahui umat muslim. Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim karena memiliki keutamaan besar dan pahala berlimpah. Puasa ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada bulan Juni 2026, umat Islam kembali dapat melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh yang bertepatan dengan awal Tahun Baru Islam di bulan Muharam 1448 Hijriah. Momen ini dinilai sebagai kesempatan baik untuk memulai tahun baru dengan amalan positif dan membersihkan diri dari dosa.

Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh tergolong mudah karena niatnya fleksibel dan tata caranya sama seperti puasa pada umumnya. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim memahami jadwal, hukum, dan keutamaan puasa ini agar tidak melewatkan kesempatan meraih keberkahan. Berikut Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026 selengkapnya. 

Definisi Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap pertengahan bulan dalam kalender Hijriah (Qomariyah). Secara harfiah, "Ayyamul Bidh" berarti "hari-hari putih" karena pada malam-malam tersebut bulan purnama bersinar terang dengan cahaya rembulannya yang putih. Para ulama menjelaskan penamaan ini karena pada tiga malam tersebut, bulan sedang dalam kondisi purnama penuh, menyinari bumi yang gelap sehingga malam seolah-olah menjadi putih benderang.

Secara filosofis, puasa di hari-hari ini diharapkan dapat membersihkan hati dari dosa, sebagaimana cahaya bulan menerangi kegelapan malam. Hukum melaksanakan puasa ini adalah Sunnah Muakkadah, yaitu puasa yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Ibadah ini menjadi salah satu amalan yang sangat ditekankan Rasulullah SAW untuk umatnya. Melalui puasa ini, seorang Muslim dapat melatih kesabaran dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026

Puasa Ayyamul Bidh dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, bukan kalender Masehi, sehingga tanggalnya akan bergeser setiap tahun. Untuk bulan Juni 2026, pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh jatuh pada akhir bulan.

Berdasarkan kalender Hijriah, awal bulan Muharam 1448 H diperkirakan jatuh pada 16 Juni 2026. Dengan demikian, estimasi Puasa Ayyamul Bidh bulan Juni 2026 akan jatuh pada tanggal berikut:

  • Minggu, 28 Juni 2026 (bertepatan dengan 13 Muharam 1448 H)
  • Senin, 29 Juni 2026 (bertepatan dengan 14 Muharam 1448 H)
  • Selasa, 30 Juni 2026 (bertepatan dengan 15 Muharam 1448 H)

Penting untuk diperhatikan bahwa pada bulan Dzulhijjah, tanggal 13 Dzulhijjah adalah bagian dari Hari Tasyrik yang diharamkan untuk berpuasa. Namun, untuk Juni 2026, Ayyamul Bidh jatuh pada bulan Muharam, setelah periode Hari Tasyrik di akhir Mei 2026, sehingga tidak ada larangan puasa. Ini memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk menunaikan ibadah sunah ini tanpa hambatan.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keutamaan yang menjadikannya sangat dianjurkan. Salah satu keutamaannya adalah pahala yang setara dengan puasa sepanjang tahun. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)

Ibadah ini juga termasuk dalam tiga wasiat Rasulullah SAW kepada Abu Hurairah r.a., bersama dengan salat Dhuha dan salat witir sebelum tidur. Selain itu, Rasulullah SAW sendiri biasa berpuasa pada Ayyamul Bidh baik saat tidak bepergian maupun saat bersafar, menunjukkan konsistensi beliau dalam mengamalkan sunah ini.

Lebih dari sekadar pahala, puasa ini juga berfungsi sebagai sarana pembersih hati dari dosa, melatih kesabaran, dan pengendalian diri. Dengan menjalankan puasa Ayyamul Bidh, seorang Muslim dapat meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT. Puasa secara rutin terbukti bermanfaat bagi kesehatan, membantu proses detoksifikasi tubuh, meningkatkan metabolisme, serta memberi jeda bagi sistem pencernaan untuk beristirahat.

Niat Puasa Ayyamul Bidh bulan Juni 2026

Niat puasa Ayyamul Bidh bulan Juni 2026 dapat dilafalkan pada malam hari sebelum berpuasa atau di siang hari selama belum makan atau melakukan hal yang membatalkan puasa, sampai sebelum masuk waktu zawal (matahari condong ke barat). Fleksibilitas ini memudahkan umat Islam untuk berniat.

Berikut adalah lafal niat yang dapat diucapkan:

  • Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
  • Latin: Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta'âlâ.
  • Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah Ta'ala."

Disarankan untuk melakukan sahur terlebih dahulu sebelum memulai puasa. Selama berpuasa, umat Islam menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Disunnahkan pula untuk segera berbuka saat waktu Maghrib tiba, mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026

1. Apa itu Puasa Ayyamul Bidh?

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah, dinamakan "hari-hari putih" karena bulan purnama bersinar terang.

2. Kapan jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026?

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juni 2026 adalah pada Minggu, 28 Juni (13 Muharam 1448 H), Senin, 29 Juni (14 Muharam 1448 H), dan Selasa, 30 Juni (15 Muharam 1448 H).

3. Apa keutamaan melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh?

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh antara lain mendapatkan pahala seperti puasa sepanjang tahun, termasuk wasiat Rasulullah SAW, dan menjadi sarana pembersih hati serta peningkatan kedekatan kepada Allah SWT.

4. Bagaimana lafal niat Puasa Ayyamul Bidh?

Lafal niat Puasa Ayyamul Bidh adalah "Nawaitu shauma ayyaamil baidhi sunnatan lillaahi ta'aalaa," yang berarti "Saya niat puasa pada hari-hari putih, sunnah karena Allah Ta'ala."

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |