Ragam Hoaks Catut Nama IPB, Simak Daftarnya

21 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa mencatut semua pihak tak terkecuali perguruan tinggi seperti IPB. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks catut nama IPB? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Profesor Gizi IPB Promosikan Obat Pelangsing

Beredar di media sosial postingan video Profesor Gizi IPB, Dr Ir Hardinsyah mempromosikan obat pelangsing. Postingan itu muncul sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 30 Agustus 2023.

Dalam postingannya terdapat video Prof. Dr. Ir Hardinsyah mengklaim telah menemukan formula obat penurun berat badan dan telah dikonsumsi sejumlah tokoh seperti Okky Lukman.

Video itu disertai narasi:

"Halo, saya ahli gizi Ir. Hardinsyah, dan tujuan saya adalah untuk membantu Anda mendapatkan tubuh langsing dan menarik yang Anda impikan.Metodologi saya telah teruji dan didukung oleh banyak tokoh terkenal yang telah mencapai hasil yang mengesankan. Misalnya - Okky Lukman, yang telah menjadi duta formula saya.Dengan menggunakan formula unik saya, Anda bisa berhasil menghilangkan berat badan berlebih untuk selamanya, tanpa harus melakukan diet yang melelahkan dan latihan yang membosankan.Tidak peduli apakah Anda pria atau wanita, berapa usia Anda, atau berapa lama Anda mengalami kelebihan berat badan. Sangat aman dan cocok untuk semua orang.Apakah Anda menyukai makanan manis, gaya hidup yang tidak banyak bergerak, efek kehamilan, diabetes, atau masalah hormon, metode saya akan efektif untuk Anda.Jangan lewatkan kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang formula penurunan berat badan saya yang unik.Cukup klik "Senegkapnya" dan temukan jalan baru menuju kelangsingan dan kesehatan."

Lalu benarkah postingan video Profesor Gizi IPB, Dr Ir Hardinsyah mempromosikan obat pelangsing? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks IPB Keluarkan Rangking Sayuran Anti Kanker

Beredar di media sosial postingan yang menyebut Institut Pertanian Bogor (IPB) mengeluarkan rangking sayuran anti kanker. Postingan ini beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 22 Oktober 2021.

Berikut isi postingannya:

"INSTITUT PERTANIAN BOGOR PENCEGAHAN KANKER*MENGUMUMKAN RANKING SAYURAN ANTI KANKER

01: JENGKOL 99.8%

02: UBI JALAR DIMASAK 98.7%

03: UBI JALAR MENTAH. 94.4%

04: ASPARAGUS. 93.9 %

05: BROCCOLI, 92.8%

06: KUBIS/CABBAGE. 91.4%

07: KEMBANG KOL. 90.8%

08: SELEDRI. 83.7%

09: TERONG. 74.0%

10: PAPRICA. 55.5%

11: WORTEL. 46.5%

12: GOLDEN CAULIFLOWER/KMBG KOL 37.6%

13: CAPSELLA/SHEPHERD'S PURSE 35,4%

14: KOL/KOHLRABI. 34.7%

15: MUSTARD. 32.9%

16: BRASSICA JUNCEA. 29.8%

17: TOMAT. 23.8%

TIPS UTAMA :

* SEMUA KENTANG MENGANDUNG KOLAGEN, TERUTAMA UBI JALAR KUNING DAN JENGKOL PALING BANYAK."

Lalu benarkah postingan yang menyebut Institut Pertanian Bogor (IPB) mengeluarkan rangking sayuran anti kanker? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Ilmuwan IPB Bikin Model 3D Wajah Nenek Moyang Pertama dari Nusantara

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim IPB merekonstruksi wajah 3D nenek moyang manusia purba dari nusantara. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 31 Juli 2026.

Dalam postingannya terdapat foto 3D seseorang dengan narasi:

"Hebat! Ilmuwan IPB Berhasil Merekonstruksi Wajah 3D Nenek Moyang Manusia Purba dari Nusantara".

Postingan itu disertai narasi:

"Ilmuwan dari IPB berhasil membuat rekonstruksi model wajah 3D yang menggambarkan rupa manusia purba yang pernah hidup di wilayah Nusantara.

Untuk membuat rekonstruksi ini, para peneliti mempelajari fosil, tulang, dan tengkorak yang ditemukan di Ngawi, Jawa Timur. Data tersebut kemudian dibandingkan dengan manusia modern serta primata lain guna memahami bagaimana ciri fisik manusia berevolusi selama jutaan tahun.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, ilmuwan menyusun model wajah yang diperkirakan paling mendekati penampilan manusia purba tersebut. Meski begitu, rekonstruksi ini bukanlah potret yang benar-benar pasti, melainkan hasil estimasi ilmiah berdasarkan bukti fosil dan teknologi yang tersedia saat ini.

Seiring ditemukannya fosil-fosil baru dan berkembangnya teknologi, pemahaman para ilmuwan tentang manusia purba di Nusantara juga akan terus berkembang."

Akun tersebut juga disertai narasi:

"Sapa juga yg mau punya nenek moyang macem gini"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim IPB merekonstruksi wajah 3D nenek moyang manusia purba dari nusantara? Simak dalam artikel berikut ini...

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |