Cara Sholat Ied Idul Fitri, Bacaan Doa, dan Amalan Sunah untuk Kesempurnaan Ibadah

5 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Cara sholat Ied Idul Fitri menjadi salah satu hal penting yang perlu dipahami oleh umat Muslim menjelang hari kemenangan yang tinggal sebentar lagi.  Ya, Idul Fitri 2026 tinggal menghitung hari. Jika mengacu pada SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 diperkirakan lebaran jatuh pada 20 atau 21 Maret 2025.  Sholat Ied sendiri dilaksanakan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT setelah selesai berpuasa di bulan Ramadhan. 

Sholat Ied merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan secara berjamaah, baik di masjid maupun di lapangan terbuka. Selain menjadi sarana ibadah, pelaksanaan sholat Ied juga menjadi momen kebersamaan umat Islam untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.

Memahami cara sholat Ied Idul Fitri dengan benar sangat penting agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dengan mengetahui tata cara, niat, serta jumlah takbir yang benar, umat Muslim dapat melaksanakan sholat Ied dengan khusyuk dan penuh makna. Berikut ulasan Liputan6.com dilansir dari berbagai sumber pada Jumat (13/3/2026).

Amalan Sunah Sebelum Sholat Idul Fitri

Sebelum menunaikan Sholat Idul Fitri, terdapat beberapa amalan sunah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan guna menyempurnakan ibadah dan menyucikan diri. Amalan-amalan ini tidak hanya membersihkan secara fisik, tetapi juga secara batin, mempersiapkan hati untuk merayakan hari kemenangan. 

1. Niat

Salah satu sunah utama adalah mandi besar pada pagi hari Idul Fitri, dengan niat:

"Nawaitu ghusla 'idil fithri sunnatan lillahi ta'ala." 

Artinya:  "Aku niat mandi Idul Fitri, sunah karena Allah."

2. Mandi dan Memakai Pakaian Terbaik

Selain mandi, umat Muslim juga dianjurkan untuk memakai pakaian terbaik, rapi, dan bersih saat hendak melaksanakan Sholat Idul Fitri. 

3. Memakai Wewangian

Penggunaan wewangian yang tidak berlebihan juga sangat disunahkan, sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya dan sesama jamaah. 

4. Makan sebelum melaksanakan salat Idul Fitri

Disunahkan pula untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat Sholat Idul Fitri. Hal ini bertujuan untuk menegaskan bahwa pada hari Idul Fitri, umat Muslim sudah tidak lagi berpuasa, berbeda dengan puasa sunah yang dianjurkan untuk tidak makan sebelum sholat. 

Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ .. وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا

Artinya: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidaklah keluar pada hari Idul Fitri (ke tempat shalat, pen.) sampai beliau makan beberapa kurma terlebih dahulu. Beliau memakannya dengan jumlah yang ganjil." (HR. Bukhari, no. 953).

5. Bertakbir dan Mengambil Rute yang Berbeda saat Berjalan Kaki Pulang dan Pergi ke Lokasi Sholat Ied

Mengumandangkan takbir dari rumah menuju tempat sholat, serta berjalan kaki dan mengambil rute yang berbeda saat pulang jika memungkinkan, juga termasuk amalan sunah yang dapat menambah pahala dan keberkahan.

عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

Dari Jabir radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika berada di hari ied (ingin pergi ke tempat shalat, pen.), beliau membedakan jalan antara pergi dan pulang. (HR. Bukhari, no. 986)

Niat Sholat Idul Fitri yang Benar

Niat merupakan rukun pertama dalam setiap ibadah sholat, termasuk Sholat Idul Fitri. Niat cukup dihadirkan di dalam hati, namun melafalkannya secara lisan hukumnya sunah sebagai penuntun agar hati lebih fokus dan mantap dalam beribadah. Penting untuk memahami perbedaan niat antara makmum, imam, dan sholat munfarid (sendiri).

Niat shalat Idul Fitri untuk imam:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa."

Artinya: “Aku niat shalat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala.”

Niat shalat Idul Fitri untuk makmum:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala."

Artinya: “Aku niat shalat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat shalat Idul Fitri sendiri:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini lillahi ta’alaa."

Artinya: “Aku niat shalat sunat Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Idul Fitri: Rakaat Pertama

Sholat Idul Fitri memiliki tata cara khusus yang membedakannya dari sholat fardu sehari-hari, meskipun rukunnya pada dasarnya sama. 

1. Membaca Niat

2. Melakukan Takbiratul Ihram

Pelaksanaan dimulai dengan Takbiratul Ihram, yaitu mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan, diikuti dengan niat di dalam hati.

3. Membaca Doa Iftitah

4. Takbir Sebanyak 7 kali (Rakaat Pertama)

Membaca takbir) sebanyak tujuh kali. Setiap kali takbir tambahan, disunahkan untuk mengangkat tangan. Di sela-sela takbir tambahan tersebut, dianjurkan membaca tasbih atau doa singkat. Ada beberapa pilihan bacaan, antara lain:

 "اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا." 

Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang."

Atau bisa juga membaca tasbih berikut ini:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ 

Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha illallahu wallahu akbar wala haulawala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."5. Membaca Al-Fatihah dan Surat PendekMembaca Al-Fatihah dilanjutkan dengan bacaan surat pendek. Pada sholat Ied Idul Fitri rakaat pertama dianjurkan untuk membaca Surat Al-A'la.

6. Rukuk

7. I'tidal

8. Sujud Dua Kali

9. Sujud di Antara Dua Sujud 

Kemudian, jamaah bangkit dari sujud kedua untuk memulai rakaat kedua. 

Tata Cara Sholat Idul Fitri: Rakaat Kedua

10. Takbir Tambahan pada Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua, setelah bangkit dari sujud rakaat pertama, lakukan takbir tambahan sebanyak lima kali. Ini merupakan ciri khas lain dari Sholat Idul Fitri yang penting untuk diperhatikan.

11. Bacaan Tasbih di Antara Takbir Tambahan Rakaat Kedua

Di antara takbir tambahan rakaat kedua, baca tasbih yang sama seperti rakaat pertama. Mengulang tasbih ini memperkuat dzikir dan kekhusyukan dalam sholat.

12. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek (Rakaat Kedua)

Setelah takbir tambahan, baca Surat Al-Fatihah. Kemudian, dianjurkan membaca surat pendek. Untuk rakaat kedua, disunnahkan membaca Surat Al-Ghashiyah (QS. Al-Ghashiyah: 1-5). Alternatif lain adalah Surat Al-Qamar.

13. Menyempurnakan Gerakan Sholat dan Salam

Lakukan rukuk, i'tidal, sujud, dan gerakan sholat hingga tasyahhud akhir. Akhiri sholat dengan salam dua kali, menandakan berakhirnya ibadah Sholat Idul Fitri.

14. Mendengarkan Khutbah

Setelah selesai sholat Idul Fitri, dianjurkan untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri hingga selesai. Jamaah dianjurkan untuk duduk dan mendengarkan khutbah sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah hari raya, meskipun hukumnya sunnah.

Khutbah Sholat Idul Fitri

Setelah Sholat Idul Fitri selesai ditunaikan, ibadah dilanjutkan dengan khutbah. Ini adalah salah satu perbedaan signifikan dengan sholat Jumat, di mana khutbah Idul Fitri disampaikan setelah sholat, bukan sebelumnya.

Khutbah ini memiliki peran penting sebagai nasihat, motivasi, serta pengingat bagi kaum Muslimin untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dan menjaga silaturahmi di hari kemenangan.

Khatib disunahkan untuk memulai khutbah pertama dengan takbir sebanyak sembilan kali dan khutbah kedua dengan takbir tujuh kali. Isi khutbah biasanya mencakup ajakan untuk bersyukur, bermaaf-maafan, serta mengingatkan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan umat. Mendengarkan khutbah dengan seksama adalah bagian dari kesempurnaan ibadah Idul Fitri.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa hukum Sholat Idul Fitri?

Sholat Idul Fitri adalah ibadah sunah muakkadah, yaitu sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal.

2. Apa saja amalan sunah sebelum Sholat Idul Fitri?

Amalan sunah sebelum Sholat Idul Fitri meliputi mandi besar, memakai pakaian terbaik dan bersih, makan sebelum sholat, mengumandangkan takbir, serta berjalan kaki dan mengambil rute berbeda saat pulang jika memungkinkan.

3. Bagaimana niat Sholat Idul Fitri untuk makmum?

Niat Sholat Idul Fitri sebagai makmum adalah: "Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillahi ta'aalaa." atau "أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَــالَى."

4. Berapa jumlah takbir dalam sholat Ied?

Pada rakaat pertama terdapat 7 takbir tambahan dan pada rakaat kedua terdapat 5 takbir tambahan.

5. Apa itu sholat Ied Idul Fitri?

Sholat Ied Idul Fitri adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada pagi hari tanggal 1 Syawal.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |