Liputan6.com, Jakarta - Doa buka puasa shahih menjadi panduan utama bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadan 1447 H agar sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Berdasarkan keterangan resmi dari laman Kementerian Agama RI dan BAZNAS, melafalkan doa saat berbuka merupakan bagian dari adab mustajab yang sangat dianjurkan untuk menyempurnakan pahala puasa.
Pemilihan doa yang tepat dan shahih sangat penting bagi masyarakat agar terhindar dari keraguan serta dapat menjalankan sunnah menyegerakan berbuka dengan penuh keyakinan sesuai syariat Islam. Berikut Liputan6.com ulas lengkap penjelasannya, Rabu (18/2/2026).
Doa Buka Puasa Shahih
Membaca doa saat berbuka merupakan bentuk syukur atas nikmat kekuatan yang diberikan Allah selama berpuasa. Berikut adalah tiga pilihan doa yang populer dan bersumber dari hadits-hadits yang diakui oleh para ulama:
1. Doa Berdasarkan Hadits Ibnu Umar (Dzahabaz Zhama'u)
Ini adalah doa yang paling banyak disarankan oleh para ulama karena derajat keshahihannya. Doa ini dibaca setelah seseorang meminum air atau mencicipi makanan pembuka.
Teks Arab: ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah." (HR. Abu Dawud dalam Kitab Sunan Abu Dawud nomor 2357).
2. Doa Populer (Allahumma Laka Shumtu)
Doa ini sangat umum dibaca oleh masyarakat Indonesia. Meskipun beberapa ulama mendiskusikan sanadnya, mayoritas ulama memperbolehkan pengunaannya sebagai bentuk doa umum.
Teks Arab: اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Latin: Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Dawud dalam Busyra al-Karim).
3. Doa Mengharap Rahmat (Allahumma Laka Shumtu Lengkap)
Versi yang lebih panjang ini sering ditemukan dalam berbagai literatur doa harian untuk menambah kekhusyukan.
Teks Arab: اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Zat yang Maha Penyayang." (Melansir dari BAZNAS).
Keutamaan Menyegerakan Berbuka Puasa
Menyegerakan berbuka adalah salah satu prinsip utama dalam menjalankan puasa yang benar. Hal ini berarti segera makan atau minum begitu waktu Maghrib tiba tanpa menunda-nunda lebih lama. Perilaku ini menunjukkan ketaatan hamba terhadap batasan waktu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, sekaligus bentuk kasih sayang Islam yang tidak ingin memberatkan penganutnya melampaui batas kemampuan.
Dalam kitab Shahih Bukhari, disebutkan bahwa umat Islam akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menjaga tradisi menyegerakan berbuka. Rasulullah SAW bersabda: "Senantiasa manusia berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Bukhari nomor 1821 dan Muslim nomor 1098).
Dari sisi kesehatan, menyegerakan berbuka membantu memulihkan kadar energi dan cairan tubuh yang hilang selama lebih dari 12 jam. Menunda berbuka tanpa alasan syar'i dapat menyebabkan tubuh kelelahan dan metabolisme menurun.
Kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani juga menekankan bahwa menyegerakan berbuka adalah pembeda antara umat Islam dengan kaum lainnya yang sering menunda berbuka hingga bintang-bintang tampak di langit.
Sunnah Berbuka Puasa Sesuai Hadits
Melakukan sunnah saat berbuka akan menambah pahala serta mendatangkan keberkahan bagi orang yang berpuasa. Berikut adalah sunnah yang dianjurkan berdasarkan dalil yang shahih:
1. Membaca Basmalah
Sebelum menyentuh makanan, disunnahkan mengucap "Bismillah" untuk memohon berkah Allah atas makanan tersebut. (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
2. Berbuka dengan Kurma
Dianjurkan mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil. Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma." (HR. Tirmidzi).
3. Meminum Air Putih
Jika tidak ada kurma, air putih adalah pilihan terbaik karena sifatnya yang menyucikan. (HR. Abu Dawud dalam Kitab Riyadhus Shalihin).
4. Menyegerakan Berbuka
Segera berbuka setelah yakin matahari telah terbenam sepenuhnya. (HR. Bukhari).
5. Berdoa Saat Berbuka
Waktu berbuka adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. "Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak, salah satunya orang yang berpuasa hingga ia berbuka." (HR. Tirmidzi).
6. Memberi Makan Orang Lain
Berbagi takjil memberikan pahala yang sama dengan orang yang berpuasa. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa memberi makan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka ia mendapat seperti pahala orang tersebut." (HR. Tirmidzi dalam sumber NU Online).
7. Tidak Berlebihan
Hindari makan terlalu kenyang karena dapat menghambat ibadah shalat Maghrib dan Tarawih. (QS. Al-A'raf: 31).
FAQ (Frequently Asked Questions)
Apa doa buka puasa shahih yang paling utama?
Doa "Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insyaa Allah" dianggap paling shahih oleh mayoritas ulama hadits.
Bolehkah membaca doa Allahumma laka shumtu?
Boleh, meskipun sanadnya diperdebatkan, maknanya baik dan telah lama diamalkan oleh ulama-ulama terdahulu.
Kapan waktu yang tepat membaca doa buka puasa?
Sebaiknya dibaca sesaat setelah membatalkan puasa dengan minum air atau makan sedikit makanan pembuka.
Apakah harus berbuka dengan yang manis?
Sunnah utamanya adalah kurma (ruthab atau tamr), namun jika tidak ada, disarankan air putih atau makanan manis alami lainnya.
Apa pahala menyegerakan berbuka?
Orang yang menyegerakan berbuka termasuk dalam golongan yang senantiasa berada dalam kebaikan (khair).

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4398538/original/021682500_1681724902-pray-g2e7ab62ad_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1599347/original/097753800_1495184116-berpuasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4495278/original/003087700_1688792809-000_1K61MQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526891/original/017501300_1773136600-MIND_ID.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535554/original/096553000_1774060155-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535542/original/015737900_1774058025-kub1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516539/original/036602500_1772325443-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529482/original/065016600_1773358880-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4274346/original/046599800_1672151931-WhatsApp_Image_2022-12-27_at_21.34.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535488/original/078691700_1774025709-shanty.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525847/original/022562100_1773070417-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293239/original/069146100_1753324357-Gemini_Generated_Image_9khp9z9khp9z9khp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535229/original/053145500_1773965749-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535256/original/053709800_1773972777-sem7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535008/original/020255900_1773908363-Ilustrasi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3131336/original/096796200_1589779341-17073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4491252/original/053957400_1688529312-pexels-meruyert-gonullu-6908028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3455667/original/056417100_1620880303-20210413-Sholat_Idul_Fitri_di_Masjid_Raya_Al_Arif-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507757/original/Rinnai_RI-301S_dan_RI-511C_karena_Teknologi_Pembakaran_Efisien_Rinnai_menjadi_salah_satu_merek_yang_konsisten_masuk_daftar_rekomendasi_2026._Model_RI-301S_dan_RI-511C_dikenal_memiliki_burner_berku.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)


