- Apa hal terpenting dalam fiqih puasa bagi pemula?
- Apakah menyuntikkan obat membatalkan puasa?
- Siapa yang diperbolehkan membayar fidyah sebagai ganti puasa?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Fiqih puasa merupakan ilmu yang mengatur tata cara menjalankan ibadah menahan lapar dan dahaga sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Memahami aturan dasar ini sangat penting agar setiap muslim dapat menjalankan ibadah dengan sah dan benar, sebagaimana dalam Kitab Safinatun Najah karya Syekh Salim bin Sumair Al-Hadhrami.
Panduan ini akan mengupas tuntas segala aspek mulai dari rukun, hal yang membatalkan, hingga jenis-jenis puasa yang ada dalam agama Islam. Berikut Liputan6.com ulasan lengkap mengenai batasan hukum dan hikmah yang terkandung dalam ibadah puasa, Jumat (20/2/2026).
Syarat dan Rukun Puasa
Memahami syarat dan rukun merupakan langkah awal yang paling mendasar dalam mempelajari fiqih puasa. Syarat menentukan siapa saja yang diwajibkan untuk beribadah, sedangkan rukun adalah tiang utama yang menentukan sah atau tidaknya suatu perbuatan ibadah di mata hukum agama.
Tanpa terpenuhinya rukun, puasa seseorang dianggap tidak ada atau batal secara hukum. Dalam Kitab Fathul Qarib karya Ibnu Qasim Al-Ghazi, dijelaskan bahwa niat dan menahan diri adalah dua pilar yang tidak boleh ditinggalkan oleh setiap orang yang berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Syarat
- Islam: Kewajiban puasa hanya berlaku bagi seseorang yang telah memeluk agama Islam secara sah.
- Baligh: Batasan usia seseorang yang sudah dibebani kewajiban hukum adalah setelah mengalami tanda-tanda kedewasaan.
- Berakal: Seseorang yang memiliki kesadaran mental penuh diwajibkan berpuasa, sehingga kewajiban gugur bagi orang yang hilang ingatan.
- Mampu: Kekuatan fisik untuk menjalankan puasa tanpa membahayakan keselamatan jiwa menjadi syarat wajib bagi peternak maupun pekerja lainnya.
Rukun
- Niat: Menentukan tujuan ibadah di dalam hati pada malam hari merupakan rukun utama dalam puasa wajib.
- Menahan Diri: Menghindari segala hal yang membatalkan puasa sejak fajar shadiq muncul hingga matahari terbenam sepenuhnya.
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Setiap pelaku ibadah harus sangat waspada terhadap segala tindakan yang dapat menggugurkan keabsahan puasa mereka. Berdasarkan rujukan dari buku Fiqih Islam Wa Adillatuhu karya Syekh Wahbah Az-Zuhaili, pembatal puasa terbagi menjadi tindakan yang berkaitan dengan lubang tubuh maupun perubahan kondisi fisik yang mendadak.
Kehati-hatian dalam menjaga anggota tubuh sangat diperlukan agar usaha menahan lapar tidak menjadi sia-sia. Pengetahuan tentang pembatal puasa membantu seseorang menghindari keraguan (syubhat) saat sedang menjalankan ibadah, terutama terkait aktivitas sehari-hari seperti makan, minum, atau pengobatan.
- Masuknya Benda ke Lubang Tubuh: Memasukkan makanan, minuman, atau benda padat ke lubang terbuka seperti mulut atau hidung secara sengaja akan membatalkan puasa.
- Muntah dengan Sengaja: Menginduksi muntah dengan bantuan tangan atau cara lain secara sadar dapat menggugurkan sahnya ibadah hari tersebut.
- Hubungan Suami Istri: Melakukan persetubuhan di siang hari saat sedang berpuasa bukan hanya membatalkan, tetapi juga mewajibkan denda (kifarat) berat.
- Keluarnya Sperma secara Sengaja: Aktivitas yang memicu keluarnya cairan tersebut dengan kesadaran penuh akan merusak keabsahan puasa.
- Haid dan Nifas: Keluarnya darah bagi wanita karena siklus bulanan atau setelah melahirkan secara otomatis menghentikan status berpuasa.
- Hilang Akal atau Gila: Kondisi gangguan mental yang terjadi di tengah waktu berpuasa akan membuat ibadah tersebut dianggap batal secara hukum fiqih puasa.
- Murtad: Keluar dari agama Islam meskipun hanya sesaat akan menghapus seluruh pahala dan membatalkan puasa yang sedang dijalankan.
Jenis-Jenis Puasa dalam Islam
Dalam Islam ada berbagai macam jenis puasa dengan hukum yang berbeda-beda, mulai dari yang wajib hingga yang diharamkan. Pengetahuan mengenai kategori ini membantu umat muslim untuk mengatur jadwal ibadah mereka agar tidak berbenturan dengan waktu yang dilarang oleh syariat.
Pembagian jenis puasa ini dijelaskan secara rinci dalam Kitab Matan Al-Ghayah wa At-Taqrib untuk memberikan batasan yang jelas. Setiap jenis puasa memiliki ketentuan niat dan waktu pelaksanaan yang spesifik sesuai dengan tujuan ibadahnya masing-masing.
Wajib
- Puasa Ramadhan: Ibadah wajib selama sebulan penuh yang dilakukan oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia setiap tahunnya.
- Puasa Nadzar: Puasa yang menjadi wajib hukumnya karena seseorang telah berjanji kepada Allah SWT untuk melakukan ibadah jika keinginannya tercapai.
- Puasa Kifarat: Ibadah wajib yang dilakukan sebagai bentuk denda atau penebus atas pelanggaran hukum agama tertentu yang telah dilakukan.
Sunnah
- Puasa Senin dan Kamis: Ibadah sunnah mingguan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena memiliki banyak keutamaan bagi kesehatan dan ruhani.
- Puasa Arafah: Puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.
- Puasa Syawal: Ibadah sunnah enam hari setelah hari raya Idul Fitri yang pahalanya setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.
- Puasa Daud: Model puasa sunnah dengan selang-seling sehari berpuasa dan sehari berbuka yang dianggap sebagai tingkat puasa sunnah paling tinggi.
Haram
- Puasa pada Hari Raya: Tindakan menahan lapar pada 1 Syawal dan 10 Dzulhijjah hukumnya adalah haram atau dilarang keras oleh agama.
- Puasa Hari Tasyrik: Berpuasa pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah dilarang karena hari tersebut adalah waktu untuk makan dan minum bagi umat Islam.
Adab dan Hikmah Puasa
Mencapai derajat taqwa tidak hanya cukup dengan mengikuti aturan formal, tetapi juga harus memperhatikan etika atau adab saat menjalankannya. Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Kitab Fathul Mu’in mengingatkan bahwa menjaga lisan dari ghibah dan kebohongan adalah bagian dari penyempurna kualitas puasa seseorang.
Di balik aturan yang ketat, terdapat hikmah yang sangat besar bagi kehidupan manusia, baik secara medis maupun sosial. Ibadah ini mengajarkan empati terhadap sesama dan memperkuat kendali diri atas hawa nafsu yang seringkali menjerumuskan manusia pada keburukan. Penutup dari pemahaman fiqih puasa adalah kesadaran bahwa Allah SWT menginginkan kemudahan dan kesucian jiwa bagi hamba-Nya.
- Menyegerakan Berbuka: Adab yang sangat dianjurkan adalah membatalkan puasa sesegera mungkin saat waktu maghrib telah tiba tanpa menunda-nunda.
- Mengakhirkan Sahur: Dianjurkan untuk menyantap makanan sahur mendekati waktu fajar guna menjaga stamina tubuh lebih lama selama berpuasa.
- Menjaga Lisan: Menghindari perkataan kotor, dusta, maupun gunjingan merupakan cara menjaga agar pahala puasa tidak hangus sia-sia.
- Memperbanyak Sedekah: Bulan puasa adalah momentum terbaik untuk berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan guna membersihkan harta.
- Melatih Kesabaran: Hikmah utama dari puasa adalah membentuk karakter yang mampu menahan emosi dan keinginan sesaat demi tujuan yang lebih besar.
- Manfaat Kesehatan: Secara medis, puasa berfungsi sebagai proses detoksifikasi alami bagi organ pencernaan manusia agar bekerja lebih optimal.
- Solidaritas Sosial: Merasakan lapar membantu orang kaya memahami penderitaan fakir miskin sehingga rasa kasih sayang antar sesama semakin kuat.
FAQ
Apa hal terpenting dalam fiqih puasa bagi pemula?
Hal terpenting adalah memahami rukun niat pada malam hari dan mengetahui hal-hal mendasar yang membatalkan puasa.
Apakah menyuntikkan obat membatalkan puasa?
Suntikan nutrisi membatalkan, namun suntikan obat melalui otot atau pembuluh darah menurut mayoritas ulama tidak membatalkan jika tujuannya bukan makanan.
Siapa yang diperbolehkan membayar fidyah sebagai ganti puasa?
Orang yang sudah sangat tua (lansia) dan orang sakit yang tidak ada harapan sembuh diperbolehkan mengganti puasa dengan fidyah.
Bolehkah niat puasa Ramadhan digabung untuk sebulan penuh?
Menurut madzhab Maliki diperbolehkan berniat sebulan penuh di malam pertama, namun madzhab Syafi'i mewajibkan niat setiap malam.
Bagaimana jika seseorang makan karena lupa saat berpuasa?
Puasanya tetap sah dan tidak wajib mengganti (qadha), segera hentikan makan saat sadar dan lanjutkan puasa hingga maghrib.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501001/original/044213200_1770884331-dessert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2380125/original/048137900_1539175643-Zaskia_Adya_Mecca__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121929/original/073265500_1738729838-1738723828659_muhasabah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1599347/original/097753800_1495184116-berpuasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472772/original/074949300_1768375494-Screenshot_2026-01-14_142116.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484179/original/058629900_1769415652-pexels-karola-g-5241044.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1633384/original/012126300_1498313569-Masjid_Raya_Al_Mashun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3566994/original/039307000_1631235116-spider-man-2-miles-and-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511196/original/043290200_1771899757-019966800_1650552451-katerina-kerdi-TAfqq1B3-2s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429248/original/019447900_1618459697-pexels-michael-burrows-7129429.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4373358/original/092242900_1679920556-mosque-g714a26948_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4839036/original/069583200_1716301378-side-view-couple-reading-book-together_23-2149636097.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509460/original/003972000_1771714799-Gemini_Generated_Image_873br7873br7873b_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507704/original/007834100_1771520037-menjelang_buka_puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503943/original/083212900_1771216803-masjid-maba-uD8LmeylrPI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511115/original/031790600_1771890824-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3091156/original/023421000_1585735067-20200401-Inflasi-7.jpg)




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348709/original/090969100_1757859256-bioskop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1554094/original/040157900_1491121330-stairs-735995_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4688353/original/005421400_1702706741-pertengkarabn_suami_istri_telisik.com_.jpg)



