Liputan6.com, Jakarta - Umat Islam menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan mengikuti jadwal waktu ibadah yang telah ditetapkan setiap hari. Jadwal imsakiyah menjadi pedoman penting untuk mengetahui waktu sahur, imsak, salat lima waktu, hingga waktu berbuka puasa sehingga aktivitas ibadah dapat berlangsung sesuai ketentuan.
Bagi masyarakat Jakarta, jadwal imsakiyah juga membantu mengatur kegiatan harian selama Ramadan. Dengan mengetahui waktu yang tepat, umat Islam dapat menyesuaikan waktu sahur, bekerja atau beraktivitas, hingga melaksanakan salat dan ibadah lainnya sepanjang hari.
Pada Minggu, 8 Maret 2026, umat Islam di Jakarta kembali menjalankan ibadah puasa dengan mengacu pada jadwal imsakiyah yang berlaku. Berikut jadwal lengkapnya, dirangkum Liputan6 secara resmi, Sabtu (7/3).
Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Jakarta 8 Maret 2026
Jadwal imsakiyah pada Minggu 8 Maret 2026 menjadi pedoman bagi umat Islam di Jakarta dalam menjalankan ibadah puasa hari itu. Waktu imsak tercatat pada pukul 04.33 WIB yang menjadi penanda agar umat Islam menyelesaikan makan sahur sebelum memasuki waktu Subuh. Setelah itu, azan Subuh berkumandang pada pukul 04.43 WIB sebagai tanda dimulainya waktu salat Subuh sekaligus awal puasa pada hari tersebut.
Selanjutnya, matahari terbit pada pukul 05.55 WIB. Setelah matahari terbit dan memasuki waktu Dhuha pada pukul 06.22 WIB, umat Islam dapat melaksanakan salat Dhuha bagi yang menjalankannya. Aktivitas harian kemudian berlangsung hingga masuk waktu Dzuhur pada pukul 12.07 WIB yang menandai waktu salat tengah hari.
Memasuki sore hari, waktu Ashar tiba pada pukul 15.09 WIB. Puasa kemudian berakhir ketika azan Maghrib berkumandang pada pukul 18.12 WIB yang menandai waktu berbuka. Setelah itu, salat Isya dilaksanakan pada pukul 19.21 WIB dan biasanya dilanjutkan dengan salat tarawih di masjid atau di rumah. Berikut jadwal lengkap:
- Imsak: 04:33
- Subuh: 04:43
- Terbit: 05:55
- Dhuha: 06:22
- Dzuhur: 12:07
- Ashar: 15:09
- Maghrib: 18:12
- Isya: 19:21
Sudah Memasuki Pertengahan Ramadan
Memasuki pertengahan Ramadan sering menjadi titik evaluasi bagi banyak orang dalam menjalankan ibadah puasa. Pada fase ini, sebagian umat Islam mulai menilai kembali konsistensi ibadah yang dilakukan sejak awal bulan. Ada yang merasa ritme ibadah sudah terbentuk, namun ada pula yang perlu menata ulang kebiasaan agar tetap berjalan hingga akhir Ramadan.
Pertengahan Ramadan juga menjadi waktu untuk menambah amalan yang sebelumnya belum rutin dilakukan. Banyak orang mulai memperbanyak membaca Al-Qur’an, menambah salat sunah, serta meluangkan waktu untuk berzikir setelah salat wajib. Langkah ini dilakukan agar ibadah tidak berhenti pada rutinitas puasa saja.
Selain itu, momen ini juga sering dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan dengan sesama. Kegiatan berbagi makanan berbuka, membantu orang lain, serta mempererat silaturahmi sering dilakukan selama Ramadan. Dengan cara tersebut, ibadah tidak hanya berkaitan dengan hubungan kepada Allah, tetapi juga kepada sesama manusia.
Tips Memperkuat Ibadah di Pertengahan Ramadan Agar Tidak Semakin Kendur
Salah satu cara menjaga ibadah tetap berjalan adalah dengan menyusun jadwal harian yang memuat waktu salat, membaca Al-Qur’an, serta waktu istirahat. Dengan jadwal yang jelas, seseorang dapat mengatur kegiatan sehingga ibadah tidak tertunda atau terlewat. Cara ini juga membantu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah selama Ramadan.
Langkah berikutnya adalah menjaga kebiasaan ibadah yang telah dimulai sejak awal bulan puasa. Jika seseorang sudah terbiasa membaca Al-Qur’an setelah Subuh atau setelah Maghrib, kebiasaan tersebut dapat dipertahankan. Konsistensi dalam ibadah sering menjadi kunci agar amalan tidak berhenti di tengah jalan.
Selain itu, mengikuti kegiatan ibadah bersama di masjid juga dapat membantu menjaga semangat. Salat tarawih berjamaah, kajian Ramadan, atau tadarus bersama sering menjadi sarana untuk tetap berada dalam lingkungan yang mendukung aktivitas ibadah.
Mulai Coba Lakukan Itikaf untuk Memperbaiki Diri dan Memohon Ampunan Kepada Allah
Itikaf merupakan ibadah yang dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah. Praktik ini sering dilakukan pada sepuluh hari terakhir Ramadan, namun sebagian orang mulai mempersiapkan diri sejak pertengahan bulan. Dengan meluangkan waktu di masjid, seseorang dapat lebih fokus pada ibadah tanpa banyak gangguan aktivitas lain.
Selama menjalankan itikaf, umat Islam biasanya memperbanyak salat sunah, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa. Kegiatan tersebut dilakukan secara berulang sepanjang waktu itikaf dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah serta memohon ampunan atas kesalahan yang pernah dilakukan.
Bagi yang belum pernah melakukannya, itikaf dapat dimulai dalam waktu singkat, misalnya beberapa jam setelah salat Isya atau menjelang Subuh. Cara ini sering menjadi langkah awal sebelum menjalankan itikaf dalam waktu yang lebih lama pada akhir Ramadan.
Perbanyak Membaca Al Quran agar Bisa Khatam Berkali-kali
Membaca Al-Qur’an menjadi salah satu ibadah yang sering ditingkatkan selama Ramadan. Banyak umat Islam menetapkan target membaca beberapa halaman setiap hari agar dapat menyelesaikan satu kali khatam sebelum Ramadan berakhir. Target tersebut dapat disesuaikan dengan waktu yang tersedia setiap hari.
Cara yang sering dilakukan adalah membagi waktu membaca Al-Qur’an setelah salat wajib. Misalnya membaca beberapa halaman setelah Subuh, Dzuhur, atau setelah tarawih. Dengan pembagian waktu seperti ini, membaca Al-Qur’an dapat menjadi bagian dari rutinitas harian selama Ramadan.
Selain membaca secara mandiri, sebagian orang juga mengikuti kegiatan tadarus bersama di masjid atau lingkungan tempat tinggal. Kegiatan ini membantu menjaga konsistensi membaca Al-Qur’an karena dilakukan bersama orang lain dalam waktu yang telah ditentukan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Kapan waktu imsak di Jakarta pada 8 Maret 2026?
Waktu imsak di Jakarta pada 8 Maret 2026 tercatat pukul 04.33 WIB sebagai penanda agar umat Islam menyelesaikan sahur sebelum waktu Subuh.
2. Jam berapa waktu Subuh di Jakarta pada 8 Maret 2026?
Waktu salat Subuh pada tanggal tersebut adalah pukul 04.43 WIB yang juga menjadi awal dimulainya puasa pada hari itu.
3. Jam berapa waktu berbuka puasa di Jakarta pada 8 Maret 2026?
Waktu Maghrib atau waktu berbuka puasa di Jakarta pada 8 Maret 2026 adalah pukul 18.12 WIB.
4. Apa yang dimaksud dengan itikaf dalam Ramadan?
Itikaf adalah ibadah dengan berdiam diri di masjid untuk memperbanyak salat, zikir, doa, dan membaca Al-Qur’an selama waktu tertentu.
5. Bagaimana cara menjaga ibadah tetap berjalan di pertengahan Ramadan?
Cara yang sering dilakukan antara lain membuat jadwal ibadah harian, membaca Al-Qur’an secara rutin, serta mengikuti kegiatan ibadah bersama di masjid.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522378/original/080801300_1772763280-Ramadhan_2026_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4599997/original/093433900_1696501516-pexels-alexy-almond-3756527_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2242528/original/098066300_1528364808-clouds-mosque-muslim-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010961/original/082719200_1651214802-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4404679/original/036716300_1682224088-WhatsApp_Image_2023-04-23_at_11.24.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523625/original/089749400_1772852560-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514457/original/047318700_1772090963-047059900_1589431437-285194-P693MO-311.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523495/original/081418000_1772842337-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/916176/original/009190200_1435802335-mobil-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517185/original/087112300_1772418746-Amplop_ketupat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517636/original/037027400_1772434717-meisya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/921188/original/069945800_1436250558-header_salaamatan_bs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522023/original/056493200_1772707726-Ruang_Keluarga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1609257/original/091055600_1496138682-03_Ilustrasi_Jadwal_Imsak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3427936/original/026120800_1618334856-AP21103160857087.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1631684/original/059007300_1498131082-is.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519666/original/011608700_1772592973-unnamed__43_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3125332/original/018397800_1589258387-601726521be731199f54b0004245ba6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519632/original/049752100_1772591354-unnamed__44_.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)




