Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Lebih Baik dari Seribu Bulan yang Penuh Ampunan dan Keberkahan

3 hours ago 1

Lailatul Qadar adalah malam diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Allah SWT menyebutkannya secara khusus dalam Surah Al-Qadr:

Allah SWT berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ۝ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ۝ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Latin:Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr. Wa mā adrāka mā lailatul-qadr. Lailatul-qadri khairun min ألفi syahr.

Terjemahan:“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 1–3)

Ayat ini menegaskan bahwa Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al-Qur’an dan memiliki nilai ibadah yang melampaui 83 tahun.

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Berikut beberapa keistimewaan malam lailatul qadar yang dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis:

1. Lebih Baik dari Seribu Bulan

Sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Qadr ayat 3:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Latin:Lailatul-qadri khairun min ألفi syahr.

Terjemahan:“Malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.”

Artinya, setiap amal ibadah—baik salat, sedekah, zikir, maupun membaca Al-Qur’an—memiliki nilai pahala yang berlipat ganda, melebihi ibadah selama seribu bulan.

2. Malam Diturunkannya Al-Qur’an

Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup umat manusia pada malam ini. Selain dalam Surah Al-Qadr, hal ini juga ditegaskan dalam Surah Ad-Dukhan:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ ۝ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Latin:Innā anzalnāhu fī lailatin mubārakah, innā kunnā mundzirīn. Fīhā yufraqu kullu amrin hakīm.

Terjemahan:“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi… Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad-Dukhan: 3–4)

Ini menunjukkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam penuh keberkahan dan penetapan takdir tahunan.

3. Turunnya Malaikat dan Jibril

Allah SWT berfirman:

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Latin:Tanazzalul-malāikatu war-rūḥu fīhā bi idzni rabbihim min kulli amr.

Terjemahan:“Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al-Qadr: 4)

Turunnya malaikat, termasuk Malaikat Jibril, menjadi tanda betapa agungnya malam ini. Mereka membawa rahmat dan doa kebaikan bagi orang-orang yang beribadah.

4. Malam Penuh Kedamaian

سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Latin:Salāmun hiya hattā mathla‘il-fajr.

Terjemahan:“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 5)

Malam Lailatul Qadar diliputi ketenangan, kedamaian, dan keberkahan hingga terbit fajar.

5. Malam Pengampunan Dosa

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Latin:Man qāma lailatal-qadri īmānan wahtisāban ghufira lahu mā taqaddama min dzanbih.

Terjemahan:“Barang siapa menghidupkan Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah salah satu keistimewaan malam lailatul qadar yang paling dirindukan, yaitu ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |