Liputan6.com, Jakarta - Pendle Padel Club, yang berlokasi di Nelson, dekat Burnley di Lancashire, Inggris, mengambil langkah unik selama bulan Ramadan. Klub ini memperpanjang jam operasionalnya hingga 24 jam pada hari-hari tertentu untuk mengakomodasi kebutuhan berolahraga komunitas Muslim setempat yang menjalankan ibadah puasa.
Inisiatif ini memungkinkan para pegiat Padel untuk tetap menikmati olahraga raket itu setelah waktu berbuka puasa (Iftar) dan salat Isya. Langkah adaptif ini menunjukkan bagaimana olahraga dapat berakulturasi dengan tradisi budaya dan keagamaan lokal, menciptakan ruang bagi komunitas untuk tetap aktif.
Keputusan tersebut disambut antusias, dengan banyaknya pemain yang memanfaatkan fasilitas klub di waktu-waktu yang tidak biasa. Hal ini menggarisbawahi pentingnya fleksibilitas dan pemahaman terhadap kebutuhan komunitas dalam menyediakan layanan publik.
Inisiatif Padel Ramadan di Pendle Padel Club
Pendle Padel Club, yang baru dibuka pada Agustus 2025, memutuskan untuk tetap buka sepanjang hari pada hari Jumat dan Sabtu khusus selama Ramadan. Ryan Canning, manajer klub, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk melayani komunitas Muslim lokal yang ingin berolahraga setelah berbuka puasa.
Inisiatif ini disambut sangat baik oleh komunitas. Canning melaporkan bahwa klubnya telah melihat 'lebih dari seratus' pemain datang antara pukul 00:00 hingga 04:00 waktu setempat pada akhir pekan lalu.
Sebelum Ramadan, beberapa pelanggan tetap telah menyarankan klub untuk tetap buka hingga malam hari. Melihat kesuksesan yang diraih tahun ini, Canning menambahkan bahwa ia ingin melakukannya lagi setiap tahun.
Padel, Olahraga Inklusif yang Digandrungi Komunitas
Atique Rehman, seorang pemain Padel berusia 37 tahun, menjadikan Padel sebagai rutinitas hampir setiap hari setelah berbuka puasa dan salat Isya selama Ramadan. Ia menyatakan bahwa olahraga adalah bagian penting dari Ramadan dan menganggap Pendle Padel Club sebagai 'salah satu hal terbaik yang terjadi di Nelson'.
Padel, yang pertama kali ditemukan di Meksiko pada tahun 1969, telah melonjak popularitasnya di seluruh Inggris dalam beberapa tahun terakhir, dengan banyak lapangan baru bermunculan. Olahraga ini dikenal inklusif, mudah dipelajari bahkan bagi pemula, dan menarik penggemar terkenal seperti mantan pesepakbola David Beckham dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Meskipun olahraga ini menuntut fisik, Rehman mengatakan beberapa temannya bahkan datang dan bermain selama siang hari saat berpuasa. Manajer klub Ryan Canning juga mencatat peningkatan pengunjung di malam hari, dan inklusivitas olahraga Padel berarti klubnya sibuk sepanjang hari.
Perkembangan Padel Global dan di Indonesia
Hingga kini, Spanyol tercatat memiliki ribuan lapangan dan menjadi pusat Padel dunia. Pada tahun 1991, Federasi Padel Internasional (FIP) didirikan untuk mengatur regulasi, kompetisi, dan promosi olahraga ini secara global. Kehadiran FIP menandai babak baru dalam sejarah Padel, di mana olahraga ini bertransformasi dari permainan lokal menjadi olahraga internasional.
FIP kemudian meluncurkan turnamen bergengsi, termasuk World Padel Tour (WPT). Dari ajang ini lahirlah atlet profesional yang mendunia, semakin memperkuat posisi Padel di peta olahraga global. Bahkan kini, Padel disebut-sebut sebagai kandidat olahraga yang suatu hari bisa masuk dalam Olimpiade.
Memasuki era 2010-an, Padel mulai merambah ke Asia. Uni Emirat Arab menjadi salah satu negara pertama yang serius mengembangkan Padel. Di Jepang dan Singapura, Padel juga mendapat tempat khusus sebagai olahraga urban yang modern.
Bagian dari sejarah Padel ini menunjukkan bahwa olahraga raket tersebut sangat adaptif dengan budaya berbeda. Dari komunitas ekspatriat hingga kaum muda perkotaan, Padel selalu berhasil menarik perhatian karena sifatnya yang inklusif dan menyenangkan. Indonesia sendiri baru mengenal Padel beberapa tahun terakhir, dengan komunitas internasional dan ekspatriat di Jakarta dan Bali berperan penting dalam memperkenalkannya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507622/original/094965800_1771504770-pexels-thirdman-7956565.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304456/original/081102000_1754273101-Gemini_Generated_Image_dadjkjdadjkjdadj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1769689/original/013624100_1510647009-20171114-Monas-akan-Dibuka-untuk-Kegiatan-Agama-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519665/original/044511200_1772592972-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5013589/original/069991600_1732075246-tips-sembuh-dari-gerd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4480176/original/048250400_1687657872-graveyard-background-concept_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4799287/original/094690000_1712716612-20240410-Salat_Idul_Fitri_di_Jatinegara-ANG_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4779722/original/080291100_1711003602-alarm-glass-water-near-fruits.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5416875/original/004239400_1763473471-InShot_20251118_201720793.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531108/original/064815300_1773548559-pembukaan_aesthetic_gynecology_center_hasil_kolaborasi_Health360_Indonesia_dengan_YPK_Mandiri_di_Jakarta.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531013/original/075876400_1773534996-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507791/original/035055900_1771551684-Vivo_V70_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5150457/original/066731100_1741074836-1741072426148_asal-usul-tradisi-mudik-lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3211716/original/096234700_1597721039-PERSIB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527166/original/042081600_1773187084-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530858/original/024083900_1773495896-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_07.01.28__1_.jpeg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)


