Liputan6.com, Jakarta - Bulan suci Ramadhan selalu membawa keberkahan dan kesempatan emas bagi umat Muslim untuk melipatgandakan pahala melalui berbagai ibadah. Salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan adalah sholat Tarawih, yang setiap malamnya menawarkan keutamaan berbeda. Khususnya, fadhilah sholat tarawih malam ke-23 menjadi sorotan karena janji ganjaran yang luar biasa dari Allah SWT.
Keutamaan sholat Tarawih pada malam ke 23 ini seringkali menjadi motivasi besar bagi para Muslim untuk senantiasa menghidupkan malammalam Ramadhan. Disebutkan bahwa bagi mereka yang melaksanakannya dengan penuh keikhlasan, Allah akan membangunkan sebuah kota di surga. Ini adalah janji agung yang menunjukkan betapa istimewanya fadhilah sholat tarawih malam ke 23 bagi hambaNya yang tekun beribadah.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami lebih dalam mengenai fadhilah sholat tarawih malam ke 23, termasuk hukum, tata cara, serta dalildalil yang menjadi landasan. Berikut ini telah Liputan6 ulas fadhilah sholat tarawih malam ke 23 yang sangat dinantikan, pada Selasa (10/3).
Pengantar Ibadah Sholat Tarawih
- Sholat Tarawih merupakan ibadah sunah yang sangat ditekankan (sunah muakkad) dalam ajaran Islam, yang secara khusus dilaksanakan pada setiap malam selama bulan Ramadhan. Ibadah ini telah menjadi salah satu syiar utama di bulan suci, di mana kaum Muslimin berbondong-bondong meramaikan malam dengan sholat, dzikir, dan berbagai amalan lainnya.
Hukum pelaksanaan sholat Tarawih adalah sunah muakkad, yang artinya sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah sholat Isya dan berakhir sebelum adzan Subuh berkumandang. Meskipun lebih utama jika dilaksanakan secara berjamaah di masjid, sholat Tarawih juga sah dan diperbolehkan untuk dikerjakan secara munfarid atau sendirian di rumah. Bahkan, Rasulullah SAW sendiri pernah melaksanakan sholat Tarawih berjamaah hanya beberapa malam, dan selebihnya beliau sholat di kediaman beliau.
Keutamaan sholat Tarawih secara umum telah dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, yang menjadi landasan bagi umat Muslim untuk giat melaksanakannya:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
Artinya: "Siapa yang melaksanakan qiyam Ramadan (sholat tarawih) karena iman dan hanya mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
Hadits ini menegaskan bahwa sholat Tarawih adalah sarana untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa yang telah berlalu, asalkan dilakukan dengan dasar keimanan dan keikhlasan semata-mata mengharap ridha Allah SWT.
Keutamaan Spesial: Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-23
Setiap malam di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan dan ganjaran tersendiri dari Allah SWT, dan malam ke-23 bukanlah pengecualian. Keutamaan yang dijanjikan pada malam ini seringkali merujuk pada keterangan yang terdapat dalam Kitab Durratun Nashihin, sebuah rujukan penting dalam khazanah keilmuan Islam.
Bagi umat Muslim yang berkesempatan dan melaksanakan sholat Tarawih pada malam ke-23 Ramadhan, terdapat janji agung bahwa Allah SWT akan membangunkan sebuah kota di surga. Keutamaan ini tentu menjadi dorongan yang sangat kuat untuk terus istiqamah dalam beribadah dan memanfaatkan setiap detik bulan Ramadhan hingga akhir.
Dalil khusus mengenai keutamaan fadhilah sholat tarawih malam ke-23 ini secara eksplisit disebutkan dalam Kitab Durratun Nashihin, yang bunyinya sebagai berikut:
وفى الليلة الثالثة والعشرين بنى الله له مدينة فى الجنة
Artinya: "Pada malam yang ke-23 ini, Allah akan membangunkan kota di dalam surga barangsiapa yang melaksanakan shalat tarawih."
Keterangan ini secara jelas menunjukkan betapa besar dan mulianya pahala yang telah Allah janjikan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah, khususnya pada malam ke-23 Ramadhan.
Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Tarawih
Pelaksanaan sholat Tarawih pada dasarnya mengikuti tata cara sholat fardhu atau sholat sunah lainnya, dimulai dengan niat yang tulus, dilanjutkan dengan takbiratul ihram, dan diakhiri dengan salam. Memahami urutan gerakan ini penting agar ibadah Tarawih kita sah dan diterima.
Berikut adalah urutan gerakan sholat Tarawih yang umum dilaksanakan, yang dapat menjadi panduan bagi umat Muslim:
- Niat: Mengucapkan niat sholat Tarawih di dalam hati saat takbiratul ihram, sesuai dengan posisi (imam, makmum, atau sendiri).
- Takbiratul Ihram: Mengucapkan takbir "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan setinggi telinga atau bahu.
- Membaca Doa Iftitah: Amalan sunah yang dianjurkan untuk dibaca setelah takbiratul ihram.
- Membaca Surat Al-Fatihah: Merupakan rukun sholat yang wajib dibaca pada setiap rakaat.
- Membaca Surat Pendek Al-Qur'an: Setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca surat pendek. Imam Ahmad menyarankan agar imam membaca ayat-ayat pendek atau ringan agar tidak memberatkan jamaah. Jika tidak hafal banyak surat, boleh membaca surat pendek yang sama berulang-ulang atau membaca mushaf Al-Qur'an.
- Rukuk: Membungkuk dengan tuma'ninah (tenang) hingga punggung sejajar dengan kepala.
- I'tidal: Bangkit dari rukuk menuju posisi berdiri tegak.
- Sujud Pertama: Sujud dengan tuma'ninah, menempelkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan ujung jari kaki ke lantai.
- Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk sejenak dengan tuma'ninah di antara dua sujud.
- Sujud Kedua: Melakukan sujud kembali dengan tuma'ninah.
- Duduk Istirahat: Duduk sejenak sebelum bangkit untuk memulai rakaat berikutnya.
- Melanjutkan Rakaat Kedua: Mengerjakan rakaat kedua dengan urutan gerakan yang sama.
- Salam: Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri setelah dua rakaat sebagai penutup sholat.
- Istighfar dan Doa Kamilin: Dianjurkan untuk membaca istighfar dan Doa Kamilin setelah selesai sholat Tarawih secara keseluruhan.
Mengenai jumlah rakaat sholat Tarawih, hal ini seringkali menjadi pembahasan di kalangan umat Muslim. Tidak ada ketetapan tunggal yang wajib dalam Islam mengenai jumlah rakaat Tarawih, karena Rasulullah SAW sendiri tidak menetapkan jumlah rakaat secara pasti. Oleh karena itu, terdapat beberapa variasi dalam pelaksanaannya yang sama-sama memiliki dasar:
- 8 Rakaat: Umumnya dilaksanakan dengan 4 kali salam (setiap 2 rakaat salam), kemudian dilanjutkan dengan 3 rakaat sholat Witir. Pendapat ini sering dikaitkan dengan praktik Rasulullah SAW.
- 20 Rakaat: Umumnya dilaksanakan dengan 10 kali salam (setiap 2 rakaat salam), kemudian dilanjutkan dengan 3 rakaat sholat Witir. Amalan ini banyak dilakukan oleh para sahabat setelah zaman Rasulullah SAW, seperti pada masa Khalifah Umar bin Khattab.
Para ulama sepakat bahwa semua pendapat mengenai jumlah rakaat sholat Tarawih ini adalah baik dan bagus, yang terpenting adalah kekhusyukan, keikhlasan, serta konsistensi dalam menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah.
Tanya Jawab Seputar Sholat Tarawih
Q1: Apa hukum sholat Tarawih?
A1: Hukum sholat Tarawih adalah sunah muakkad, yaitu sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Muslim selama bulan Ramadhan.
Q2: Kapan waktu pelaksanaan sholat Tarawih?
A2: Sholat Tarawih dilaksanakan pada malam hari di bulan Ramadhan, dimulai setelah sholat Isya dan berakhir sebelum masuk waktu sholat Subuh.
Q3: Berapa jumlah rakaat sholat Tarawih?
A3: Jumlah rakaat sholat Tarawih bervariasi, umumnya dilaksanakan 8 rakaat atau 20 rakaat, yang kemudian ditutup dengan sholat Witir (biasanya 3 rakaat). Perbedaan ini didasarkan pada interpretasi dan praktik ulama yang berbeda, namun keduanya memiliki landasan dalam ajaran Islam.
Q4: Apa keutamaan fadhilah sholat tarawih malam ke-23?
A4: Keutamaan fadhilah sholat tarawih malam ke-23 adalah Allah SWT akan membangunkan sebuah kota di surga bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan ikhlas. Keutamaan ini disebutkan dalam Kitab Durratun Nashihin.
Q5: Bolehkah sholat Tarawih sendirian di rumah?
A5: Ya, sholat Tarawih boleh dan sah dilakukan secara sendirian (munfarid) di rumah. Meskipun melaksanakannya secara berjamaah di masjid memiliki keutamaan syiar yang lebih besar, sholat Tarawih yang dilakukan di rumah tetap mendapatkan pahala, terutama jika ada uzur atau halangan untuk ke masjid.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4398538/original/021682500_1681724902-pray-g2e7ab62ad_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1599347/original/097753800_1495184116-berpuasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4495278/original/003087700_1688792809-000_1K61MQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526891/original/017501300_1773136600-MIND_ID.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535554/original/096553000_1774060155-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535542/original/015737900_1774058025-kub1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516539/original/036602500_1772325443-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529482/original/065016600_1773358880-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4274346/original/046599800_1672151931-WhatsApp_Image_2022-12-27_at_21.34.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535488/original/078691700_1774025709-shanty.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525847/original/022562100_1773070417-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293239/original/069146100_1753324357-Gemini_Generated_Image_9khp9z9khp9z9khp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535229/original/053145500_1773965749-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535256/original/053709800_1773972777-sem7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535008/original/020255900_1773908363-Ilustrasi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3131336/original/096796200_1589779341-17073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4491252/original/053957400_1688529312-pexels-meruyert-gonullu-6908028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3455667/original/056417100_1620880303-20210413-Sholat_Idul_Fitri_di_Masjid_Raya_Al_Arif-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507757/original/Rinnai_RI-301S_dan_RI-511C_karena_Teknologi_Pembakaran_Efisien_Rinnai_menjadi_salah_satu_merek_yang_konsisten_masuk_daftar_rekomendasi_2026._Model_RI-301S_dan_RI-511C_dikenal_memiliki_burner_berku.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)


