Peranti deteksi akal imitasi dirancang untuk menganalisis keaslian sebuah konten. Perkembangan teknologi akal imitasi generatif memicu lonjakan konten berbasis teks, gambar, audio, hingga video di internet.
Bagi media, alat ini mempercepat verifikasi di tengah keterbatasan jumlah pemeriksa fakta yang kewalahan menghadapi banjir konten akal imitasi. Selain jurnalis, detektor ini kian luas digunakan oleh peneliti, pengajar, hingga pakar keamanan siber. Guru misalnya dapat menggunakan alat tersebut untuk memeriksa apakah tugas siswa disusun menggunakan teknologi tersebut.
Warganet pun perlu mempelajari cara kerja detektor akal imitasi agar mampu melakukan verifikasi mandiri terhadap konten deepfake yang diragukan. Namun perlu dipahami bahwa alat ini tidak luput dari kesalahan. Berbagai penelitian menunjukkan detektor terkadang menghasilkan false positive atau keliru menandai tulisan manusia sebagai karya akal imitasi. Sebaliknya hasil false negative berarti kegagalan mendeteksi konten yang sebenarnya dibuat oleh mesin.
Ketidakakuratan itu biasanya dipengaruhi oleh kualitas data pelatihan, gaya bahasa, atau hasil penyuntingan manusia. Untuk hasil maksimal, gunakan lebih dari satu alat dan bandingkan hasilnya. Padukan pula dengan analisis manual serta pencarian gambar terbalik. Bagi pengajar, pengembangan model ujian yang menonjolkan keterampilan autentik siswa tetap menjadi solusi terbaik.
Berikut sejumlah detektor AI yang bisa digunakan:
- Mendeteksi teks
Untuk mendeteksi teks yang dihasilkan oleh AI, Anda dapat menggunakan sejumlah alat seperti GPT Zero, Originality, dan Grammarly. Untuk menganalisis teks, Anda cukup memindahkan tulisan atau mengunggah dokumen yang akan Anda uji. Sebagian besar alat-alat ini dapat menganalisis teks yang dihasilkan oleh ChatGPT, GPT-5, dan Gemini.
- Mendeteksi foto
Alat yang bisa digunakan antara lain Hive Moderation, AI or Not, Image Whisperer, dan SynthID. Foto yang ingin Anda uji harus diunduh terlebih dulu, lalu unggah ke masing-masing alat. Hive dan AI menyediakan skor dalam bentuk persentase termasuk daftar model AI yang mungkin digunakan untuk memproduksi foto tersebut. Sedangkan Image Whisperer dan SynthID menghasilkan penjelasan naratif.
- Mendeteksi video
Sebagian alat di atas seperti Hive Moderation dan AI or Not memiliki layanan mendeteksi video. Namun hanya video berdurasi 20 detik yang dapat dianalisis dalam sekali proses. Artinya, Anda harus memotong video yang berdurasi panjang menjadi beberapa klip lalu mengunggahnya satu per satu.
- Mendeteksi audio
Alat-alat yang bisa digunakan untuk mengecek audio antara lain Hiya Voice Detection, Hive Moderation, dan AI or Not. Sama halnya dengan video, kemampuan alat-alat ini hanya bisa menganalisis setiap 20 detik audio.
Jadi, sudah siapkah Anda mencoba berbagai alat di atas?
Ada Apa Pekan Ini?
Dalam sepekan terakhir, klaim yang beredar di media sosial neniliki beragam isu, mulai dari isu internasional, politik,hukum, hingga kesehatan. Buka tautannya ke kanal Cek Fakta Tempo untuk membaca hasil periksa fakta berikut:
- Benarkah 4 Ribu Tentara AS Tewas di Bandara Ben Gurion?
- Benarkah Suara.com Beritakan Pernyataan Anies Gulingkan Prabowo?
- Benarkah Meteor Jatuh di Lampung Timur?
- Menelisik Foto Satire Tim SAR Bekuk Penyiram Andrie Yunus
Kenal seseorang yang tertarik dengan isu disinformasi? Teruskan nawala ini ke surel mereka. Punya kritik, saran, atau sekadar ingin bertukar gagasan? Layangkan ke sini. Ingin mengecek fakta dari informasi atau klaim yang anda terima? Hubungi Tipline kami.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)