Sholawat Busyro Artinya Kabar Gembira, Simak Fadhilah dan Cara Pengamalannya

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Sholawat busyro artinya kabar gembira atau berita baik. Sholawat ini menjadi pengingat sekaligus penyemangat untuk menumbuhkan secercah harapan, bahwa di balik kesulitan selalu ada kemudahan yang disediakan Allah SWT.

Kata busyro, yang bermakna kabar gembira atau berita baik, menjadi inti dari amalan ini. Doa yang termaktub dalam lafal sholawat dipanjatkan dengan penuh pengharapan agar Allah melimpahkan rahmat dan kabar bahagia kepada para pembacanya.

Di Indonesia, sholawat ini sangat populer dan sering dilantunkan dalam berbagai majelis, mulai dari pengajian rutin, qasidah, hingga acara-acara keagamaan lainnya. Keunikan sholawat ini terletak pada kandungan doanya yang tidak hanya memohon kabar gembira untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, guru, dan para santri—sebuah permohonan yang mencakup seluruh komunitas.

Dalam kitab 70 Shalawat Pilihan karya Ustadz Mahmud Sami, dijelaskan bahwa sholawat pada hakikatnya adalah wujud pengagungan kepada Nabi sekaligus pengakuan atas kedudukan beliau di sisi Allah.

Berikut ini adalah lafal lengkap Sholawat Busyro, fadhilah dan cara pengamalannya.

Bacaan Sholawat Busyro: Arab, Latin, dan Artinya

Berikut adalah bacaan lengkap Sholawat Busyro sebagaimana diijazahkan oleh Habib Segaf bin Hasan Baharun.

Teks Arab: اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْبُشْرى صَلَاةً تُبَشِّرُنَا بِهَا وَاَهْلَنَا وَاَوْلَادَنَا وَجَمِيْعَ مَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَا مِنْ يَوْمِنَا هَذَا اِلى يَوْمِ الْأَخِرَةِ

Bacaan Latin: Allaahumma shalli wa sallim 'alaa Sayyidinaa Muhammadin shaahibil busyraa shalaatan tubasysyiruna bihaa wa ahlanaa wa awlaadanaa wa jamii'a masyaayikhinaa wa mu'alliminaa wa thalabatanaa wa thaalibaatinaa min yawminaa haadzaa ilaa yawmil aakhirah

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sang pemilik kabar gembira, dengan sholawat yang Engkau berikan kabar gembira kepada kami, keluarga kami, anak-anak kami, seluruh guru-guru kami, para pengajar kami, dan siswa-siswi kami, mulai hari ini hingga hari akhirat.”

Status dan Riwayat Sholawat Busyro

Sholawat ini termasuk sholawat ghairu ma'tsurah yang diijazahkan oleh Habib Segaf bin Hasan Baharun. Meskipun tidak diriwayatkan secara tekstual dari Rasulullah SAW, sholawat ini memiliki sanad yang jelas melalui mimpi dan ijazah para ulama, sehingga diyakini memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah SWT.

Sholawat Busyro memiliki latar belakang spiritual yang kuat. Menurut Habib Segaf bin Hasan Baharun, Pengasuh Pondok Pesantren Dalwa Pasuruan, sholawat ini berasal dari mimpi salah seorang putra Habib Hasan Baharun pada malam 10 Muharram (Hari Asyura). Dalam mimpinya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan bacaan sholawat ini beserta tata cara mengamalkannya.

Fadhilah Sholawat Busyro

1. Mendapat Kabar Gembira dan Kebahagiaan

Sholawat Busyro secara spesifik berisi permohonan agar Allah memberikan kabar gembira—baik berupa kemudahan, rezeki, maupun kebahagiaan—kepada pembacanya, keluarga, dan seluruh komunitasnya. Ini menjadikannya amalan yang sangat relevan bagi mereka yang sedang menantikan kabar baik dalam hidupnya.

2. Dihapuskan Dosa dan Diangkat Derajat

Sebagaimana keutamaan sholawat pada umumnya, membaca Sholawat Busyro dapat menghapus dosa dan mengangkat derajat. Setiap satu sholawat yang dibaca akan dibalas dengan sepuluh sholawat dari Allah, dihapus sepuluh dosa, dan diangkat sepuluh derajat.

3. Mendekatkan Diri kepada Rasulullah SAW

Melantunkan sholawat Busyro menjadi bentuk ekspresi cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan istiqamah mengamalkannya, seorang Muslim akan semakin dekat dan mengenal sosok Nabi Besar Muhammad SAW.

4. Wasilah Kesembuhan dan Perlindungan

Sholawat Busyro diyakini memiliki fadhilah khusus sebagai wasilah kesembuhan dari berbagai penyakit, baik fisik maupun psikis. Dalam praktiknya, sholawat ini digunakan sebagai ikhtiar penyembuhan bagi orang yang sakit, sebagaimana kisah kesembuhan Neng Luluk.

5. Melancarkan Rezeki dan Memudahkan Urusan

Membaca Sholawat Busyro secara rutin, terutama 41 kali setelah salat Subuh, diyakini dapat melancarkan rezeki, mendatangkan keriangan dan kesenangan, serta mengabulkan segala keinginan. Sholawat ini juga menjadi wasilah untuk memohon kelapangan hidup dan kemudahan dalam menjalani setiap urusan.

Tata Cara dan Waktu Pengamalan Sholawat Busyro

1. Waktu Utama, Setelah Salat Subuh

Habib Segaf bin Hasan Baharun mengajarkan bahwa Sholawat Busyro diamalkan dengan cara membacakannya sebanyak 41 kali setelah salat Subuh. Waktu pagi setelah Subuh adalah momen yang penuh berkah, saat doa-doa lebih mudah diangkat ke langit.

2. Jumlah Bacaan

Jumlah yang dianjurkan adalah 41 kali. Dikatakan bahwa membaca sholawat Busyro 41 kali sama khasiatnya dengan membaca surah Yasin 41 kali. Bagi yang memiliki hajat mendesak, pembacaan ini dapat diulang pada malam hari atau saat hati sedang gelisah.

3. Kunci Keberhasilan: Istiqamah

Kunci dari amalan ini adalah konsistensi (istiqamah) setiap hari. Amalan yang sedikit namun rutin dilakukan lebih baik daripada amalan banyak namun hanya sesekali. Sholawat ini hendaknya dilantunkan seraya berdoa memohon hajat, kebahagiaan dunia akhirat, serta perlindungan kepada Allah SWT.

Pertanyaan Seputar Sholat Busyro

1. Apa arti dari Sholawat Busyro?

Sholawat Busyro berasal dari kata busyro yang berarti “kabar gembira” atau “berita baik”. Sholawat ini adalah doa yang dipanjatkan kepada Allah agar melimpahkan rahmat dan kabar gembira kepada Nabi Muhammad SAW beserta umatnya.

2. Siapa yang mengijazahkan Sholawat Busyro?

Sholawat Busyro diijazahkan oleh Habib Segaf bin Hasan Baharun, Pengasuh Pondok Pesantren Dalwa Pasuruan. Beliau mendapatkan sholawat ini melalui mimpi berjumpa dengan Rasulullah SAW pada malam Asyura.

3. Berapa kali sebaiknya membaca Sholawat Busyro?

Dianjurkan membaca Sholawat Busyro sebanyak 41 kali setiap hari, terutama setelah selesai menunaikan salat Subuh.

4. Apa saja keutamaan membaca Sholawat Busyro?

Keutamaannya antara lain: mendapatkan kabar gembira dan kebahagiaan, dihapus dosa dan diangkat derajat, mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW, menjadi wasilah kesembuhan, serta melancarkan rezeki dan memudahkan urusan.

5. Apakah Sholawat Busyro termasuk bid’ah?

Tidak. Sholawat Busyro termasuk sholawat ghairu ma'tsurah yang diijazahkan oleh para ulama melalui mimpi bertemu Rasulullah SAW. Selama kandungannya adalah pujian kepada Nabi dan doa kebaikan, hukumnya boleh dan dianjurkan. Sholawat ini bahkan memiliki kedudukan tinggi dan istimewa di sisi Allah SWT.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |