Waktu Buka Puasa Jakarta dan Sekitarnya, Kamis 19 Februari 2026

1 month ago 31

Liputan6.com, Jakarta - Ramadan 1447 Hijriah telah memasuki hari pertama, dan umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa sejak pagi hingga waktu berbuka tiba. Momen azan Maghrib menjadi penanda yang paling dinanti, sekaligus waktu untuk menyempurnakan ibadah puasa dengan berbuka sesuai tuntunan syariat.

Di Jakarta dan wilayah sekitarnya, informasi jadwal berbuka puasa menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan waktu salat Maghrib serta aktivitas masyarakat yang tetap berjalan di tengah rutinitas Ramadan. Jadwal yang akurat membantu warga mengatur waktu pulang kerja, persiapan berbuka, hingga pelaksanaan ibadah dengan lebih tertib.

Terkadang kesalahan melihat jadwal waktu berbuka membuat kewajiban membatalkan puasa di saat azan maghrib bisa terlalu cepat atau bahkan tertunda. Hal ini sangat dirasakan para warga yang petang hari masih berada di perjalanan. Lantas pukul berapa sebenarnya kita diperbolehkan berbuka puasa? Simak informasinya berikut, dirangkum Liputan6, Kamis (19/2).

Waktu Buka Puasa di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara

Waktu berbuka puasa untuk wilayah DKI Jakarta pada Kamis, 19 Februari 2026, ditetapkan pada pukul 18.18 WIB. Penetapan waktu ini didasarkan pada Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi di laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag). Data jadwal imsakiyah yang dirilis oleh Kemenag ini menjadi acuan utama bagi umat Islam dalam menentukan waktu-waktu ibadah selama Ramadan.

Untuk wilayah administratif Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, waktu berbuka puasa menunjukkan keseragaman. Hal ini terjadi karena kelima wilayah tersebut berada dalam satu zona waktu dan memiliki perbedaan geografis yang tidak signifikan. Oleh karena itu, masyarakat di seluruh kota administrasi Jakarta dapat berpegang pada jadwal yang sama untuk membatalkan puasa mereka.

Penting bagi setiap individu untuk selalu merujuk pada sumber resmi yang dikeluarkan oleh Kemenag atau lembaga keagamaan terpercaya lainnya. Jadwal imsakiyah mencakup berbagai waktu salat dan imsak yang dihitung dengan metode hisab rukyat, memastikan ketepatan waktu ibadah. Perbedaan waktu yang sangat kecil mungkin terjadi di beberapa daerah pinggiran Jakarta, namun secara umum, jadwal pukul 18.18 WIB adalah patokan yang berlaku untuk seluruh kawasan Jakarta.

Jadwal Sholat Maghrib di Wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara

Waktu salat Maghrib pada Kamis, 19 Februari 2026, di Jakarta dan sekitarnya pun tetap sama seperti waktu berbuka puasa yakni pukul 18.18 WIB. Waktu salat Maghrib dihitung berdasarkan saat matahari terbenam sempurna di ufuk barat. Kemenag menambahkan waktu ihtiyati atau pengaman sekitar dua menit untuk memastikan ketepatan waktu.

Bagi umat Islam, menyegerakan salat Maghrib setelah berbuka puasa merupakan salah satu sunah Rasulullah SAW. Setelah membatalkan puasa dengan beberapa teguk air atau kurma, disarankan untuk segera menunaikan salat Maghrib sebelum melanjutkan makan besar. 

Sementara untuk waktu sholat Isya sendiri adalah pukul 19.28 WIB. Setelah melaksanakan sholat Isya, umat Islam akan langsung menjalankan ibadah sholat Tarawih yang dilanjut dengan tadarus Al Quran di masjid atau di rumah.

Doa Buka Puasa Arab, Latin dan Terjemahan

Membaca doa berbuka puasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Momen berbuka puasa dianggap sebagai salah satu waktu mustajab untuk memanjatkan doa. Oleh karena itu, umat Islam disarankan untuk tidak melewatkan kesempatan ini dengan membaca doa sebelum menikmati hidangan berbuka.

Salah satu doa berbuka puasa yang populer adalah:

  • "اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ".

Bacaan Latinnya adalah:

  • "Allahummalakasumtu wabika aamantu wa'ala rizqika afthartu birohmatikaya arhamarrahimin."

Artinya:

  • "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki serta rahmat-Mu aku berbuka, wahai Yang Maha Pengasih."

Selain doa tersebut, terdapat juga doa berbuka puasa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, yang menekankan hilangnya dahaga dan harapan akan pahala:

  • "ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ".

Bacaan Latinnya adalah:

  • "Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah."

Artinya:

  • "Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insya Allah."

Sunnah Berbuka Puasa Ala Rasulullah SAW

Rasulullah SAW memberikan teladan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk adab berbuka puasa. Mengikuti sunah beliau mendatangkan pahala dan membawa keberkahan. Salah satu sunah utama adalah menyegerakan berbuka puasa segera setelah waktu Maghrib tiba. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

"Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka."

Sunah berikutnya adalah berbuka puasa dengan kurma atau air putih. Rasulullah SAW menganjurkan untuk membatalkan puasa dengan beberapa butir kurma basah, jika tidak ada maka kurma kering, dan jika keduanya tidak tersedia, maka dengan beberapa teguk air. Anas bin Malik meriwayatkan:

"Rasulullah SAW berbuka puasa dengan makan berapa biji kurma muda, jika tidak ada maka dengan beberapa butir kurma, jika tidak ada maka beberapa teguk air."

Rasulullah SAW juga mengajarkan untuk tidak berlebihan dalam makan saat berbuka puasa. Beliau mencontohkan untuk makan secukupnya, tidak menuruti hawa nafsu yang berlebihan. Makan berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan mengurangi semangat untuk beribadah. Hadis riwayat Tirmidzi menyebutkan:

"Tiada tempat terburuk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya."

Tips agar Buka Puasa Tidak Kekenyangan

Banyak orang mengalami kekenyangan setelah berbuka puasa, yang dapat menyebabkan perut begah, rasa tidak nyaman bahkan ngantuk saat ibadah sholat Tarawih. Untuk menghindari kekenyangan, diperlukan strategi makan yang tepat dan kesadaran akan porsi serta jenis makanan yang dikonsumsi. Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari kekenyangan saat berbuka puasa:

  • Awali dengan Air Putih dan Makanan Ringan: Mulailah berbuka dengan minum segelas air putih untuk menghidrasi tubuh, diikuti dengan beberapa butir kurma atau buah-buahan segar.
  • Makan Secara Perlahan: Mengonsumsi makanan dengan terburu-buru membuat tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak.
  • Hindari Langsung Makan Berat: Setelah seharian perut kosong, langsung menyantap makanan berat dalam porsi besar dapat mengejutkan sistem pencernaan.
  • Perhatikan Porsi Makan: Siapkan porsi makan yang secukupnya dan hindari mengambil makanan berlebihan.
  • Cukupi Cairan Tubuh: Pastikan asupan cairan tercukupi antara waktu berbuka hingga sahur.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Kapan waktu imsak untuk Jakarta pada 19 Februari 2026?

A: Waktu imsak untuk Jakarta pada Kamis, 19 Februari 2026, adalah pukul 04.31 WIB.

Q: Apakah jadwal buka puasa di seluruh wilayah Jakarta sama?

A: Ya, jadwal buka puasa di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara umumnya sama.

Q: Apa doa berbuka puasa yang paling umum dibaca?

A: Doa berbuka puasa yang paling umum dibaca adalah "Allahummalakasumtu wabika aamantu wa'ala rizqika afthartu birohmatikaya arhamarrahimin."

Q: Apa saja sunah Rasulullah SAW saat berbuka puasa?

A: Sunah Rasulullah SAW saat berbuka puasa meliputi menyegerakan berbuka, membatalkan puasa dengan kurma atau air putih, dan tidak makan berlebihan.

Q: Bagaimana cara menghindari kekenyangan saat berbuka puasa?

A: Untuk menghindari kekenyangan, disarankan untuk memulai dengan air putih dan makanan ringan, makan secara perlahan, dan memperhatikan porsi makan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |