NasDem Soal Kadernya Pindah ke PSI: Masih Hitungan Jari

4 hours ago 7

WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menepis bahwa banyak kadernya yang pindah haluan ke Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. Menurut Saan, jumlah kader yang pindah ke partai berlambang gajah itu tidak bisa dikategorikan banyak.

"Kalau banyak yang pindah itu kan sudah enggak bisa terhitung tuh. Ini kan masih bisa dihitung dengan jari," kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu di Gedung DPR, Jakarta, pada Senin, 13 April 2026. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Saan menilai perpindahan keanggotaan dari satu partai ke partai lain merupakan hal biasa yang tidak hanya dialami oleh NasDem. Dia menduga bekas kader NasDem yang kini di PSI ingin mencari suasana dan tantangan baru untuk menguji kemampuan. 

"Mungkin mereka sudah jenuh di internal NasDem, mencari suasana dan tantangan baru, dan itu kan enggak bisa kita tahan. Itu kan hak politik masing-masing," tutur Saan. 

Dia mengklaim hingga kini internal NasDem masih solid di bawah kepemimpinan Surya Paloh. NasDem juga mengklaim terus meningkatkan konsolidasi tingkat daerah hingga pusat lewat program akademi bela negara hingga turun ke 39 daerah pemilihan saat Ramadan kemarin.

"Jadi secara internal, kita tidak ada persoalan apa pun. Sekali lagi, partai tetap solid, konsolidasi tetap jalan, bahwa ada kader-kader yang pindah itu dinamika biasa saja," ucap dia. 

Partai pimpinan Kaesang Pangarep menggaet tiga kader senior Partai NasDem untuk menjadi pengurus PSI. Ketiganya yaitu Ahmad Ali, Bestari Barus, dan yang paling baru Rusdi Masse. Sebelum menjadi Ketua Harian PSI, Ahmad Ali dahulunya merupakan Wakil Ketua Umum NasDem. 

Bestari Barus yang pernah menjadi Ketua Fraksi NasDem di DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 kini dikukuhkan sebagai Ketua Bidang Politik PSI. Sementara Rusdi Masse merupakan Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan sekaligus anggota Komisi III DPR sebelum bergabung ke PSI. Kaesang memperkenalkan Rusdi Masse dalam pembukaan rapat kerja nasional PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 29 Januari 2026. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |