Polisi Selidiki Siswa Tewas di Siak karena Senapan Rakitan

4 hours ago 4

KEPOLISIAN menyelidiki insiden tewasnya MA, siswa SMP kelas IX Sekolah Menengah Pertama atau SMP Islamic Center Siak, Riau. Korban diduga meninggal akibat terkena ledakan dari senapan 3D rakitan yang ia buat untuk mengikuti ujian praktik mata pelajaran sains.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad menyatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca insiden tersebut. "Kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara bertahap," kata Pandra saat dihubungi pada Jumat, 10 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Empat orang saksi juga telah diperiksa terkait dengan kematian korban. Mereka di antaranya guru sains korban yang memberikan tugas ujian praktik, wali kelas korban sekaligus guru penguji, kepala sekolah, serta wakil kepala sekolah. 

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan, korban merakit sendiri senapan tersebut tanpa bantuan dari orang lain, kendati ujian praktik itu berlangsung secara berkelompok. Anggota dari kelompok korban tidak ada yang mengetahui soal cara kerja alat tersebut. 

Menurut Pandra, guru yang memberikan tugas ujian praktik juga tidak memberikan bimbingan selama proses pembuatan karya. "Sejak memberi tugas melakukan penelitian (kepada siswa), tidak ada pengawasan lagi sampai tiba tanggal ujian," ujar Pandra kepada Tempo. 

Korban diketahui belajar secara otodidak terkait cara perakitan senapan 3D. Almarhum hanya berbekal tutorial dari YouTube ketika mencoba membuat senjata tersebut. "Semua murni karena dia mempelajari dari dunia internet," ucap Pandra. 

Kepolisian hingga saat ini masih melakukan proses pendalaman untuk mengetahui penyebab ledakan tersebut. Pandra mengatakan, penyidik akan menerapkan Scientific Crime Investigation dengan melibatkan Laboratorium Forensik untuk menyelidiki insiden ini.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polsek Siak, Ajun Komisaris Raja Kosmos Parmulais menuturkan, peristiwa bermula dari jadwal ujian praktik di sekolah tersebut. Kala itu, korban sedang memperagakan senapan 3D yang dia rakit sendiri di depan guru. 

Saat tembakan dilakukan, senapan rakitan itu tiba-tiba meledak dan mengeluarkan asap yang disusul berhamburannya sejumlah material dari senapan tersebut. "Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban," ujar Kosmos dilansir dari Antara. 

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Siak untuk mendapat pertolongan. Namun sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal di tengah perjalanan. 

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan bagian-bagian plastik, potongan besi, serta bubuk hitam dari sisa senapan yang meledak tersebut. "Kami kirim ke Laboratorium Forensik Polda Riau untuk memastikannya," kata Kosmos. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |