Ribuan Warga Palestina Kembali Padati Masjid Al Aqsa

8 hours ago 3

RIBUAN warga Palestina kembali memadati kompleks Masjid Al Aqsa pada Kamis 9 April 2026, setelah otoritas Israel mencabut pembatasan yang telah diberlakukan selama 40 hari. Sekitar 3 ribu jemaah dilaporkan memasuki area masjid sejak pagi hari untuk menunaikan salat Subuh.

Sebuah rekaman video yang telah diverifikasi menunjukkan arus jemaah mulai berdatangan melalui gerbang-gerbang masjid sejak dini hari. Pembukaan kembali ini menjadi momen penting setelah sebelumnya akses ke kompleks tersebut ditutup atau dibatasi secara ketat.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Penutupan Masjid Al - Aqsa sempat dilakukan menyusul pecahnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran pada 28 Februari lalu. Sejak saat itu, akses ke berbagai tempat ibadah, baik bagi umat Muslim, Kristen, maupun Yahudi, dibatasi dan hanya diberikan kepada segelintir jemaah. Pembatasan ini sangat berdampak pada warga Palestina.

Seperti dilansir Al Jazeera, Departemen Wakaf Islam di Yerusalem, yang berada di bawah otoritas Yordania, mengonfirmasi bahwa pintu-pintu Masjid Al Aqsa kembali dibuka untuk seluruh jemaah sejak fajar. Namun, pihak tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai alasan atau mekanisme pembukaan kembali.

Menjelang dibukanya kembali kompleks Masjid Al Aqsa, para relawan dan penjaga terlihat melakukan persiapan di area pelataran dan ruang salat. Mereka membersihkan lokasi serta menyiapkan pelaksanaan kegiatan ibadah untuk menyambut kedatangan jemaah.

Otoritas Israel sendiri mengumumkan pembukaan kembali Masjid Al-Aqsa dan Church of the Holy Sepulchre pada Rabu malam. Kepolisian Israel menyatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan “instruksi terbaru” dari Komando Front Dalam Negeri.

Meski akses telah dibuka, pengamanan tetap diperketat. Ratusan personel polisi dan pasukan penjaga perbatasan dikerahkan di gang-gang Kota Tua Yerusalem serta di jalur menuju lokasi-lokasi suci, dengan alasan untuk memastikan keamanan para pengunjung.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |