Doa setelah sholat witir memohon ampunan dan rahmat Allah

1 day ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Sholat witir, sebagai penutup rangkaian ibadah malam, tidak hanya memiliki keutamaan sunnah mu’akkadah, tetapi juga dilengkapi dengan serangkaian doa dan dzikir yang sarat makna. Doa setelah sholat witir memohon ampunan dan rahmat Allah adalah penyerahan diri hamba agar berada dalam hidayah dan perlindungan Allah SWT.

Ebook Tuntunan Singkat Shalat Tarawih dan Shalat Witir di Bulan Ramadhan, oleh Misbah Khussurur, M.S.I menjelaskan dengan rinci tata cara dan bacaan sholat witir. Dianjurkan pula memanjatkan doa setelah sholat witir dari Nabi SAW maupun menukil kitab-kitab ulama mu’tabar, seperti doa memohon perlindungan dari murka Allah dan permohonan rahmat-Nya.

Terkait keutamaan sholawat witir, disebutkan dalam hadis hadis riwayat Muslim yang menyatakan bahwa “Barangsiapa melaksanakan qiyamu Ramadhan dengan iman dan ikhlas, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” menguatkan posisi doa setelah witir sebagai pintu pengampunan.

Berikut ini adalah doa setelah sholat witir memohon ampunan dan rahmat Allah SWT, teks Arab, latin dan artinya.

Doa Setelah Sholat Witir

Dalam buku Doa dalam Al-Qur’an dan Sunnah (2022) karya Prof. Dr. Quraish Shihab, disebutkan bahwa doa-doa yang dibaca setelah sholat, termasuk setelah Witir, memiliki posisi istimewa karena dilakukan dalam suasana hati yang tenang dan berserah diri. Dengan memahami makna doa setelah sholat witir bukan hanya memperindah ibadah secara lahiriah, tetapi juga memperkuat dimensi ruhani seseorang.

1. Doa Memohon Ampunan dan Rahmat Allah

Berikut ini adalah doa setelah sholat witir memohon ampunan dan rahmat Allah:

اَللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ 

Latin: Allahumma inni a'udzu biridhaka min sakhathika wa bi mu'afatika min 'uqubatika wa a'udzubika minka la uhshi tsana'an 'alaika anta kama atsnaita 'ala nafsika. 

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan berlindung kepada-MU dari siksaan-Mu. Aku tidaklah mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana Engkau menyanjung/memuji diri-Mu sendiri." (HR Abu Daud, At Tirmidzi). 

2. Doa Memohon Perlindungan dan Rahmat

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَأَعُوذُ بِمَعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Latin: Allāhumma innī a‘ūdzu biridhāka min sakhatika, wa a‘ūdzu bimu‘āfātika min ‘uqūbatika, wa a‘ūdzu bika minka, lā uḥṣī ṡanā’an ‘alaika anta kamā aṡnayta ‘alā nafsika

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari kemurkaan-Mu, dan dengan maaf-Mu dari hukuman-Mu, dan dengan-Mu aku berlindung dari-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian untuk-Mu, Engkau sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.”

2. Doa Diberi Rahmat Allah

Dikutip dari Buku Tuntunan Praktis Ibadah Sholat karya KH. Chozin Machmud, MM, berikut adalah doa setelah sholat witir dalam Bahasa Arab, Latin, dan artinya: 

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ 

Latin: Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas- aluka qalban khaasyi'an. Wanas-aluka 'ilman naafi'an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka 'amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal 'afwa wal 'aafiyah. Wanas-aluka tamaamal 'aafiyah. Wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a 'anin naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu'anaa watadharru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaah yaa allaah yaa allaah yaa arhamar raahimiin. Wasallallaahu 'alaa khairi khalqihii muhammadin wa 'alaa aalihii wasahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina 

Artinya: “Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: sholat, puasa, ibadah, kekhusyu'an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya allah, Tuhan yang Mahapengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.”  

Doa Khusus setelah Witir

اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَقِرَاءَتَنَا وَرُكُوعَنَا وَسُجُودَنَا وَقُعُودَنَا وَتَسْبِيحَنَا وَتَهْلِيلَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَخُشُوعَنَا وَلَا تَضْرِبْ بِهَا وُجُوهَنَا يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِينَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Latin: Allāhumma taqabbal minnā ṣalātanā wa ṣiyāmanā wa qiyāmanā wa qirā’atanā wa rukū‘anā wa sujūdanā wa qu‘ūdanā wa tasbīḥanā wa tahlīlanā wa taḍarru‘anā wa khusyū‘anā wa lā taḍrib bihā wujūhanā yā Rabbal-‘ālamīn wa yā khayran-nāṣirīn biraḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa ṣaḥbihī wa sallam

Artinya: “Ya Allah, terimalah shalat kami, puasa kami, shalat tarawih kami, bacaan kami, ruku‘ kami, sujud kami, duduk kami, tasbih kami, tahlil kami, kerendahan hati kami, kekhusyukan kami, dan janganlah Engkau tolak amal kami. Wahai Tuhan semesta alam, wahai sebaik-baik Penolong, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Penyayang, dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan salam kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.”

Tata Cara Sholat Witir

1. Tata Cara Sholat Witira di Bulan Ramadhan

  • Disunahkan berjamaah setelah sholat tarawih.
  • Jumlah rakaat: minimal 1, maksimal 11, dianjurkan 3 rakaat.
  • Waktu: setelah sholat Isya hingga terbit fajar.
  • Surat yang disunahkan (jika 3 rakaat):
  • Rakaat pertama: Surat Al-A‘la
  • Rakaat kedua: Surat Al-Kafirun
  • Rakaat ketiga: Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

2. Di Luar Bulan Ramadhan

  • Tidak disunahkan berjamaah, dilakukan secara sendiri.
  • Waktu dan tata cara sama seperti di atas.
  • Boleh dilakukan di awal malam jika khawatir tidak bangun malam, atau di akhir malam jika yakin bisa bangun.(Halaman 12)

3. Tata Cara Sholat Witir Umum

  • Membaca niat dalam hati saat takbiratul ihram.
  • Melakukan sholat seperti biasa (dengan rukun dan syarat sah sholat).
  • Salam setelah selesai.
  • Membaca dzikir dan doa setelah witir seperti di atas.

5 Keutamaan Sholat Witir

Berdasarkan kajian dalam buku Tuntunan Singkat Shalat Tarawih dan Shalat Witir di Bulan Ramadhan karya Misbahus Surur serta referensi kitab-kitab ulama, berikut lima keutamaan sholat witir:

1. Sunnah Mu’akkadah yang Sangat Dianjurkan

Sholat witir hukumnya sunnah mu’akkadah, yaitu sunnah yang sangat ditekankan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalilnya adalah hadis riwayat Imam Muslim yang menjelaskan anjuran melaksanakan sholat witir, baik di awal maupun akhir malam (HR. Muslim).

2. Penutup Sholat Malam

Witir berfungsi sebagai penutup sholat malam (qiyamul lail). Nabi SAW bersabda: “Jadikanlah akhir sholat malam kalian adalah witir.” (HR. Bukhari-Muslim). Dalam kitab Hasyiyatul Jamal (4:350), Abu Zakariya Al-Ansyari juga menegaskan keutamaan witir sebagai penyempurna ibadah malam.

3. Diampuni Dosa-dosa yang Lalu

Melaksanakan qiyam Ramadhan (termasuk tarawih dan witir) dengan iman dan ikhlas akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Nawawi dalam Syarhun Nawawi.

4. Disaksikan oleh Malaikat

Sholat witir yang dilaksanakan pada akhir malam (sepertiga malam terakhir) disaksikan oleh malaikat, sehingga lebih utama. Hal ini berdasarkan hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

5. Bentuk Ketaatan pada Perintah Nabi

Witir termasuk ibadah yang selalu dijaga oleh Nabi ﷺ, baik dalam keadaan mukim maupun safar. Dalam Fathul Wahhab, Syaikh Zakariya Al-Ansyari menjelaskan bahwa witir adalah ibadah yang menunjukkan ketundukan pada sunnah Rasulullah SAW.

People also Ask:

Apakah ada doa khusus setelah sholat Witir?

Doa Setelah Sholat WitirYa, ada beberapa doa dan wirid yang disunnahkan setelah sholat witir, seperti membaca "Subhanal malikil qudus" tiga kali (dengan mengeraskan bacaan terakhir), doa memohon ampunan seperti Allahumma innaka afwun tuhibbul afwa fa'fu anni, serta doa panjang yang memohon keimanan, ilmu, amal saleh, dan kebaikan lainnya, yang semuanya bertujuan untuk menyempurnakan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Apa doa sesudah sholat Witir?

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir

Washallallaahu 'alaa khairi khalqihi muhammadin wa'alaa aalihi washahbihi ajma'iina, walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.” “Wahai Allah.

Setelah sholat Witir membaca doa apa?

"Allahumma inni a'udzu biridhaaka min sakhatika, wa bimu'aafaatika min 'uquubatika, wa a'udzu bika minka, laa uhshii tsanaa'an 'alaika, anta kamaa atsnaita 'ala nafsik."

Zikir apa yang dibaca setelah sholat Witir?

Setelah sholat Witir, ada beberapa dzikir dan doa sunnah yang dianjurkan, di antaranya adalah membaca "Subhanal Malikil Quddus" tiga kali, dilanjutkan dengan bacaan tasbih seperti "Subbuhun Quddusun Rabbuna...", memohon ampunan dengan "Allahumma inna 'afuw..."), doa perlindungan, serta doa umum memohon keimanan dan kebaikan, diakhiri dengan shalawat dan hamdalah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |