Dzikir setelah Sholat Taubat agar Dosa Diampuni, Simak Waktu Paling Tepat

2 days ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Dalam tradisi Islam, taubat berarti pengakuan dosa yang dibarengi dengan proses penyembuhan jiwa yang melibatkan hati, pikiran, dan tindakan. Salah satu bentuk keseriusan perubahan tersebut adalah sholat taubat. Dan dzikir setelah sholat taubat agar dosa diampuni menjadi salah satu bagian penting.

Merujuk jurnal Efektivitas Salat Taubat dalam Meningkatkan Ketenangan Hati, oleh Ahmad Rusdi taubat dipahami sebagai proses penyembuhan jiwa (tazkiyah al-nafs) yang terdiri dari tiga tahap berdasarkan konsep Al-Ghazali, yakni Ilmu (Al-‘Ilm) yaitu kesadaran akan dosa dan bahayanya, pengkondisian (Al-Hal) berupa penyesalan yang mendalam, serta perbuatan (Al-Fi’l), tindakan nyata meninggalkan dosa dan memperbaiki diri.

Dzikir setelah shalat taubat menjadi bagian integral dari proses penyembuhan jiwa. Pendekatan taubat yang multidimensi, meliputi sholat, dzikir, penyesalan, dan perubahan perilaku, terbukti secara ilmiah meningkatkan ketenangan hati dan kesehatan mental.

Berikut ini adalah dzikir setelah sholat taubat agar dosa diampuni.

Rangkaian Dzikir Setelah Sholat Taubat

Dzikir dan istighfar adalah kelanjutan dari shalat taubat. Berikut tata cara yang dianjurkan:

1. Memperbanyak istighfar

2. Membaca “Astaghfirullah al-‘Azhim” atau “Rabbighfirli wa tub ‘alayya”.

Dilakukan dengan penuh penghayatan, bukan sekadar menghitung jumlah.

3. Membaca doa taubat

Seperti doa Nabi Yunus: “Laa ilaaha illaa Anta, Subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin.”

4. Mengulang-ulang kalimat tauhid

“Laa ilaaha illallah” untuk menguatkan keyakinan (al-yaqin).

5. Bersyukur dan berjanji untuk tidak mengulangi

Menyatakan tekad untuk meninggalkan dosa dan berubah.

Bacaan Dzikir setelah Sholat Taubat

Mengutip buku berjudul Shalat Sunnah Hikmah & Tuntunan Praktis (2004) oleh Nasrul Umam Syafi'i dan Lukman Hakim, sholat sunnah taubat adalah shalat yang dilakukan untuk mendapatkan ampunan dari Allah dari dosa-dosa yang telah diperbuat oleh hamba-Nya terhadap Allah SWT. Bertaubat berarti menyesali perbuatan yang telah dilakukannya dan berniat untuk memperbaiki dan untuk tidak mengulanginya lagi.

Berikut ini adalah bacaan dzikir setelah sholat taubat:

1. Istighfar

"أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمِ"

(Astagfirullahal 'Azhim)

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

Dzikir ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak 1000 kali.

2. Yaa Tawwaab

"يا تَوَّابُ"

Artinya: "Wahai Dzat Yang Menerima Taubat."

Dianjurkan dibaca sebanyak 440 kali.Yaa 'Afuwwu"يَا عَفُوٌّ"

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Pemaaf."

Dianjurkan dibaca sebanyak 187 kali.

3. Ya Haadi

"يَا هَادِى"

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Pemberi Petunjuk."

Dianjurkan dibaca sebanyak 251 kali.

4. Yaa Bashiir

"يَا بَصَيْرُ"

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Melihat."

Dianjurkan dibaca sebanyak 333 kali.

Doa Setelah Sholat Taubat

Berikut ini doa setelah sholat taubat:

1. Doa Istighfar yang Panjang

"اسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمُ الَّذِي لا إله إلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةً عَبْدٍ ظَالِم لا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مونا وَلاحَيَا وَلاحَيَاةَ وَلَا نُشُورًا"

Latin: Astaghfirullaahal 'azhiimalladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata 'abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf'an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuran.

Artinya: "Hamba mohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada tuhan selain Dia. Tuhan Yang Maha Hidup dan tetap dalam kedirian-Nya. Hamba bertaubat kepada-Nya seperti taubatnya hamba yang berbuat zalim, yang sama sekali tidak memiliki kekuatan atas dirinya dalam berbuat mudharat dan manfaat, dalam kematian dan kehidupan maupun kebangkitan nanti."

2. Sayyidul Istighfar

"اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ."

Latin: Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ 'abduka, wa anâ 'alâ 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'ûdzu bika min syarri mâ shana'tu. Abû'u laka bini'matika 'alayya. Wa abû'u bidzanbî. Faghfir lî fa innahu lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu, aku akan setia pada janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau."Doa Memohon Taufik dan Amal KebaikanLatin: Allaahumma innii as-aluka taufiiqa ahlil hudaa, wa a'maala ahlit taubati, wa 'azhma ahlish shabri, wa jidda ahlil khasy-yati, wa thalaba ahlir raghbati, wa ta'abbuda ahlil wara'i, wa 'irfaana ahlil 'ilmi hattaa akhaafaka.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu taufik (pertolongan) orang-orang yang mendapat petunjuk, amalan orang-orang yang bertaubat, keteguhan orang-orang yang sabar, kesungguhan orang-orang yang takut (kepada-Mu), keinginan orang-orang yang berharap, ibadah orang-orang yang wara', dan pengetahuan orang-orang yang berilmu, sehingga aku takut kepada-Mu."

Keutamaan Dzikir setelah Sholat Taubat

1. Menguatkan Proses Taubat

Dzikir setelah sholat taubat berfungsi sebagai pengikat dan penguat dari tiga tahap taubat Al-Ghazali (ilmu, penyesalan, perbuatan). Tanpa dzikir yang khusyuk, taubat berisiko menjadi parsial dan tidak memberi efek menenangkan hati.

2. Meningkatkan Ketenangan Hati (Al-Sukun)

Dzikir dan istighfar yang dilakukan dengan penghayatan signifikan meningkatkan al-sukun (kedamaian batin). Responden melaporkan:

3. Penurunan kecemasan dan kegelisahan

Kemampuan mengontrol emosi negatif seperti marah dan prasangka buruk.3. Memperkuat Keyakinan (Al-Yaqin) terhadap Ampunan AllahDzikir membantu menginternalisasi keyakinan bahwa Allah Maha Pengampun. Penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek al-yaqin, yaitu:

  • Keyakinan bahwa dosa dapat diampuni
  • Optimisme dalam menghadapi kehidupan.

4. Mencegah Kembalinya Dosa (Relapse)

Dzikir berfungsi sebagai pengingat spiritual yang mencegah seseorang kembali melakukan dosa. Dalam penelitian, responden yang konsisten berdzikir melaporkan tekad kuat untuk meninggalkan kebiasaan buruk.

5. Menjadi Media Terapi Psikospiritual Mandiri

Dzikir setelah sholat taubat adalah intervensi psikologis yang dapat dilakukan sendiri, tanpa bergantung pada terapis. Hal ini sejalan dengan temuan penelitian bahwa praktik spiritual Islam efektif meningkatkan kesehatan mental tanpa harus selalu melalui konseling formal.

Waktu Mustajab Sholat Taubat agar Dosa Diampuni

Sholat taubat merupakan sholat sunnah yang dianjurkan kapan saja seseorang melakukan dosa, dengan beberapa waktu yang lebih ditekankan berdasarkan dalil dan tradisi keilmuan Islam. Berikut penjelasannya:

1. Prinsip Dasar: Segera Setelah Menyadari Dosa

Dianjurkan segera, tanpa menunda, karena taubat adalah kewajiban yang harus disegerakan (QS. Ali Imran: 133). Penundaan taubat dapat memperparah beban dosa dan mengeraskan hati.

2. Waktu-Waktu Khusus yang Dianjurkan

  • Sepanjang Malam, Terutama Sepertiga Malam Terakhir (Tahajud)Waktu sepertiga malam terakhir adalah waktu mustajab untuk berdoa dan bertaubat (HR. Bukhari-Muslim).
  • Suasana hening membantu kekhusyukan dan introspeksi diri.
  • Setelah Sholat WajibKondisi hati lebih tenang dan dekat dengan Allah setelah sholat.
  • Dianjurkan memperbanyak istighfar dan doa taubat usai sholat wajib.
  • Di Waktu Sahur (Akhir Malam Menjelang Subuh)Allah SWT berfirman: “Dan di akhir malam mereka memohon ampunan.” (QS. Adz-Dzariyat: 18).
  • Waktu sahur adalah waktu turunnya rahmat dan ampunan Allah.
  • Pada Hari JumatHari Jumat adalah hari istimewa, dengan waktu mustajab di antara sholat Ashar dan Maghrib (menurut beberapa riwayat).
  • Momentum mingguan untuk evaluasi diri dan bertaubat.
  • Di Bulan Ramadhan, terutama 10 Hari Terakhir. Ramadhan adalah bulan pengampunan, dan Lailatul Qadar di 10 malam terakhir adalah waktu terbaik untuk taubat nasuha.

3. Waktu yang Dihindari (Makruh)

Waktu larangan sholat sunnah, seperti setelah sholat Subuh hingga matahari terbit, dan setelah sholat Ashar hingga matahari terbenam, kecuali jika taubat sangat mendesak (seperti baru saja berbuat dosa). Namun, tetap boleh berdzikir dan beristighfar meski di waktu larangan sholat.

4. Catatan Penting Berdasarkan Penelitian

Menurut penelitian Ahmad Rusdi (2016), efektivitas sholat taubat dalam meningkatkan ketenangan hati sangat dipengaruhi oleh:

  • Kekhusyukan (lebih penting daripada waktu spesifik).
  • Konsistensi (taubat berulang, bukan sekali saja).
  • Kesungguhan dalam meninggalkan dosa.

Artinya, meski ada waktu-waktu utama, yang paling esensial adalah segera bertaubat dengan sungguh-sungguh, kapan pun dosa dilakukan.

People also Ask:

Bagaimana bunyi zikir taubat?

Bacaan Doa Setelah Shalat Taubat Nasuha

“Astaghfirullahal 'azhiim, alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilahi.” Artinya: “Saya memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung saya mengaku bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang hidup terus selalu jaga.”

3 Dzikir Apa Saja?

Ada 3 macam dzikir berdasarkan cara pelaksanaannya: Dzikir Lisan (Jahar) (melafalkan dengan suara keras), Dzikir Hati (Sir) (hanya di dalam hati tanpa suara), dan Dzikir Lisan dan Hati (Jahar wa Sir) (melafalkan sekaligus menghadirkan hati), di mana dzikir lisan dan hati adalah yang paling utama karena menggabungkan keduanya. Macam-macam dzikir ini mencakup kalimat-kalimat pujian, pengagungan, dan pengesaan Allah seperti tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil.

Doa apa yang harus dibaca saat sholat taubat?

Bacaan Doa dan Niat Salat Taubat

Allaahu akbar. Artinya: Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya.

Apa saja yang dilakukan setelah sholat taubat?

Setelah sholat taubat, yang paling utama dilakukan adalah berdoa memohon ampunan dengan sungguh-sungguh, memperbanyak istighfar, dan berjanji tidak mengulangi dosa. Amalan penyempurna lainnya adalah dzikir secara konsisten (seperti membaca Astaghfirullah, Ya Tawwab, dll.) serta memperbanyak amal shalih dan sedekah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |