Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan (safar) dalam pandangan Islam bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan sebuah ibadah yang memerlukan bekal spiritual. Bacaan dzikir setelah sholat safar memohon perlindungan perjalanan menjadi bagian penting yang dilakukan musafir sebelum melakukan perjalanannya.
Merujuk ebook Bekal Penting Bagi Para Musafir, Abdullah bin Maani' al-Utaibi, Rasulullah SAW menyebut safar sebagai 'potongan dari azab' karena kesulitan yang menyertainya. Oleh karena itu, syariat Islam mengajarkan adab, doa, dan dzikir khusus untuk memohon perlindungan dan keberkahan.
Dzikir dan doa memohon perlindungan dalam safar menjadi bentuk harapan agar perjalanan tersebut senantiasa berada dalam naungan dan perlindungan Allah SWT dari berbagai marabahaya maupun gangguan yang tidak kasat mata.
Berikut ini adalah dzikir setelah sholat safar memohon perlindungan perjalanan, doa, sunnah dan adabnya. Dzikir dan doa tersebut dilakukan setelah sholat safar dua rakaat.
1. Membaca Ayat Kursi
Imam Nawawi dalam al-Azdkar menganjurkan orang yang akan melakukan perjalanan membaca Surat Kursi. Berikut bacaannya:
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Artinya: Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung (QS al-Baqarah: 255).
Imam Nawawi menjelaskan, keuntungan membaca ayat Kursi di atas menjadi wasilah keselamatan selama perjalanan dan tidak akan tertimpa sesuatu yang tidak diinginkan sampai ia selesai dari perjalanannya.
2. Membaca Surat Quraisy
Berikut ini adalah bacaan surat Quraisy:
لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ
Artinya: Disebabkan oleh kebiasaan orang-orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas (sehingga mendapatkan banyak keuntungan), maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka‘bah), yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut (QS Quraisy: 1-4).
Menurut Imam Nawawi, dua bacaan di atas sangat penting untuk dibaca setelah melakukan shalat sunnah safar, keduanya mempunyai keberkahan yang sangat besar dalam hal apa pun, keberkahan itu tidak terbatas oleh waktu dan keadaan.
3. Doa Safar, Sholawat dan Tahmid
Tidak ada doa secara khusus setelah pelaksanaan shalat safar. Kita bisa berdoa sesuai keperluan masing-masing. Hanya saja, yang terpenting dalam doa ini adalah memohon pertolongan, taufiq, hidayah, keselamatan, dan kesehatan selama bepergian.
Dalam al-Azdkar, Imam Nawawi menuliskan doa berikut ini:
اَللهم بِكَ أَسْتَعِيْنُ، وَعَلَيْكَ أَتَوَكَّلُ ، اَللهم ذَلِّلْ لِي صُعُوْبَةَ أَمْرِيْ ، وَسَهِّلْ عَلَيَّ مَشَقَّةَ سَفَرِيْ، وَارْزُقْنِيْ مِنَ الْخَيْرِ أَكْثَرَ مِمَّا أَطْلُبُ، وَاصْرِفْ عَنِّي كُلَّ شَرٍّ، رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ، وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ، اللهم إِنِّي أَسْتَحْفِظُكَ وَأَسْتَوْدِعُكَ نَفْسِيْ وَدِيْنِيْ وَأَهْلِي وَأَقَارِبِي وَكُلَّ مَا أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَيْهِمْ بِهِ مِنْ آَخِرَةٍ وَدُنْيًا، فَاحْفَظْنَا أَجْمَعِيْنَ مِنْ كُلِّ سُوْءٍ يَا كَرِيْمُ
Artinya: Ya Allah, hanya kepada-Mu aku meminta tolong, hanya kepada-Mu aku berpasrah. Tuhanku, tundukkanlah bagiku segala kesulitan urusanku, mudahkan untukku hambatan perjalananku, anugerahkanlah aku sebagian dari dari kebaikan melebihi apa yang kuminta, palingkan diriku dari segala kejahatan. Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkan urusanku. Ya Allah, aku meminta penjagaan dan menitipkan diriku, agamaku, keluargaku, kerabatku, dan semua yang telah Kauberikan kepadaku, baik kebaikan ukhrawi maupun duniawi. Lindungilah kami dari segala kejahatan, wahai Dzat Yang Mahapemurah.
Dianjurkan untuk memulai dan mengakhirinya dengan bacaan tahmid (alhamdulillah) disertai dengan bacaan shalawat kepada Rasulullah SAW.
4. Doa Rasulullah SAW
Setelah doa tersebut selesai, dan hendak pergi, ia dianjurkan membaca doa yang biasa Rasulullah baca sebelum berangkat bepergian:
اَللهم إِلَيْكَ تَوَجَّهْتُ، وَبِكَ أَعْتَصَمْتُ، اَللهم اكْفِنِيْ مَا هَمَّنِي وَمَا لَا أَهْتَمُّ لَهُ، اَللهم زَوِّدْنِي التَّقْوَى، وَاغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ، وَوَجِّهْنِيْ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا تَوَجَّهْتُ
Artinya: Ya Allah, hanya kepada-Mu aku menghadap dan hanya kepada-Mu aku berlindung. Tuhanku, cukupilah aku dari segala yang membuatku bimbang dan segala yang tidak kubimbangkan. Tuhanku, bekalilah diriku dengan takwa, ampunilah dosaku, dan hadapkan diriku pada kebaikan di mana saja aku menghadap (Imam Nawawi, al-Adzkar lin Nawawi, 2010, halaman 217).
Adab dan Persiapan sebelum Melakukan Perjalanan
Sebelum memulai perjalanan, terdapat beberapa sunnah yang dianjurkan untuk keselamatan fisik dan spiritual musafir:
1. Mencari Teman Perjalanan
Sangat ditekankan untuk tidak bepergian sendirian. Rasulullah SAW bersabda bahwa satu pengendara adalah setan, dua adalah dua setan, dan tiga orang barulah disebut pengendara (rombongan).
2. Menunjuk Pemimpin (Amir)
Jika bepergian dalam kelompok (minimal tiga orang), wajib menunjuk salah satu sebagai pemimpin.
Dalil: "Jika tiga orang dari kalian melakukan safar, hendaknya mengangkat salah satunya menjadi amir." (HR. Abu Dawud).
3. Penjelasan Ulama
Ibnu Hajar dalam Fathul Baari menukil pendapat Ibnu Khuzaimah bahwa larangan sendirian bertujuan untuk keselamatan, karena jika terjadi sesuatu, ada yang menolong atau mengabarkan kepada keluarga.
4. Waktu Keberangkatan
Disunnahkan berangkat pada hari Kamis, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW, kecuali saat Haji Wada' beliau berangkat hari Sabtu.
5. Berpamitan
Disyariatkan berpamitan kepada keluarga dan kerabat sebelum pergi.
People also Ask:
Apa doa untuk perlindungan saat bepergian?
10 Protection Prayers for a Safe Trip on the Road or by PlaneDoa untuk Perjalanan yang Aman
"Ya Allah, Bapa surgawi kami, yang kemuliaan-Nya memenuhi seluruh ciptaan, dan yang kehadiran-Nya kami temukan di mana pun kami pergi: peliharalah mereka yang bepergian; kelilingi mereka dengan kasih sayang-Mu; lindungilah mereka dari segala bahaya; dan bawalah mereka dengan selamat ke tujuan perjalanan mereka; melalui Yesus Kristus Tuhan kami."
Apa doa yang ampuh untuk perlindungan dan keselamatan?
Doa Memohon Perlindungan, Ampunan, Rezeki dan Rahmat
Allahumma inna nas-aluka salamatan fiddin wa afiyatan fil-jasadi wa ziyadatan fil-ilmi wa barakatan firrizqi, wa taubatan qablal-maut, wa rahmatan indal-maut, wa maghfiratan ba'dal-maut.
Apa ucapan yang diajarkan ketika menaiki kendaraan dalam Qs Az Zukhruf 13?
Makna Surah Az-Zukhruf Ayat 12-14 dalam KehidupanUcapan yang diajarkan dalam Surat Az-Zukhruf ayat 13 (bersama ayat 14) adalah doa naik kendaraan yang merupakan bentuk syukur dan pengakuan atas nikmat Allah, yaitu: "Subhanalladzi sakkhara lanaa hadza wama kunna lahu muqriniin wa-inna ilaa rabbina lamunqalibuun" yang berarti: "Mahasuci Allah yang telah menundukkan (kendaraan) ini untuk kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya hanya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali.".
Apa doa yang dibaca bila akan bepergian?
Doa perjalanan adalah doa memohon perlindungan dan kemudahan saat bepergian, mencakup doa saat naik kendaraan seperti "Subhanalladzi sakhoro lana hadza..." untuk bersyukur atas fasilitas, serta doa saat memulai perjalanan jauh seperti "Bismillahi tawakkaltu alallah..." untuk berserah diri kepada Allah, memohon perlindungan dari kesulitan, dan memohon kebaikan serta ampunan. Doa ini diucapkan untuk memohon keselamatan, kelancaran, dan keberkahan agar kembali ke tempat asal dengan selamat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500984/original/066237900_1770884136-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146070/original/008459300_1740749107-20250228-Mantau_Hilal-MER_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4754808/original/009450500_1709018216-dates-6638825_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3195813/original/076650300_1596187131-20200731-Hagia-Sophia-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474897/original/001794600_1768542553-Paket_Sewa_Sound_System.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377296/original/064898000_1760087029-Ilustrasi_Pria_Mengamalkan_Sholawat_Jibril.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4370308/original/064241200_1679646015-Shalot-Jumat-Pertama-Ramadhan-Di-Masjid-Istiqlal-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377372/original/080560200_1760091737-Sholat_Sunnah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108148/original/088309000_1587459079-2642016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496928/original/016823400_1770609780-Cokelat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010958/original/004782000_1651214800-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411946/original/031228600_1763026620-Berpidato.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4146857/original/003557900_1662357864-pexels-rodnae-productions-7249372.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5066926/original/050970300_1735272788-1735270009668_100-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/744355/original/077375600_1412055173-ihram.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417717/original/026810000_1763544372-Ilustrasi_Sholawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379321/original/037457900_1760341735-sholawat_fatih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4725886/original/008571900_1706156981-madrosah-sunnah-XvJYidRmpUE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487326/original/073426000_1769661836-paket_unik.jpg)





























