Liputan6.com, Jakarta - Memahami sejarah maulid nabi muhammad saw bukan sekadar rutinitas mengenang hari kelahiran sang pembawa risalah, melainkan bentuk manifestasi cinta mendalam umat Islam. Peringatan yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal ini menjadi momentum penting untuk kembali meneladani akhlak mulia Rasulullah. Dalam Al-Qur'an, anjuran memuliakan dan berselawat kepada Nabi ditegaskan oleh Allah SWT dalam Surah Al-Ahzab ayat 56, yang berbunyi: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."
Kecintaan dan rasa syukur terhadap hari kelahiran Nabi sejatinya juga dicontohkan langsung oleh beliau semasa hidup. Dalam sebuah Hadits Riwayat Muslim, ketika ditanya oleh para sahabat mengenai alasannya berpuasa pada hari Senin, Rasulullah SAW menjawab dengan tegas, "Itu adalah hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya wahyu kepadaku." Hadits sahih ini menjadi salah satu pijakan dasar bagi umat Islam bahwa mensyukuri hari kelahiran Nabi merupakan sebuah amalan yang sangat dianjurkan.
Seiring berjalannya waktu dan dinamika peradaban Islam, cara umat mensyukuri kelahiran Rasulullah berkembang menjadi tradisi keagamaan yang masif dan penuh hikmah. Dari kajian-kajian di masjid hingga festival kebudayaan yang megah, peringatan ini telah menjadi syiar agama yang mengakar kuat. Lantas, bagaimana sebenarnya catatan masa lalu merekam awal mula perayaan Maulid Nabi ini secara meluas, simak ulasan lengkapnya dibawah ini.
Awal Mula Peringatan Maulid dalam Catatan Sejarah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5330982/original/065971600_1756372896-Gemini_Generated_Image_e81ukwe81ukwe81u.jpg)
Perbesar
Sejumlah literatur sejarah menyebutkan bahwa tradisi memperingati Maulid Nabi berkembang beberapa abad setelah wafatnya Rasulullah SAW. Dinasti Fatimiyah di Mesir kerap disebut sebagai salah satu pihak yang menyelenggarakan peringatan kelahiran Nabi pada masa pemerintahannya.
Namun, bentuk perayaan tersebut berbeda dengan tradisi Maulid yang berkembang kemudian dan tidak dapat begitu saja disamakan dengan peringatan Maulid dalam masyarakat Muslim saat ini. Perayaan Maulid dalam skala besar kemudian dikenal di wilayah Irbil, Irak, pada masa pemerintahan Sultan Abu Sa'id al-Muzaffar ibn Zayn al-Din Kukburi pada awal abad ke-7 Hijriah.
Peringatan tersebut digambarkan melibatkan ulama, tokoh agama, dan masyarakat luas, dengan kegiatan seperti pembacaan kisah Nabi, ceramah, serta jamuan. Karena itu, Sultan Muzaffar Kukburi lebih tepat disebut sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan perayaan Maulid secara besar-besaran, bukan sebagai pencetus pertama tradisi tersebut.
Landasan Peringatan Menurut Al-Qur'an
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407846/original/088299200_1762756252-ilustrasi_maulid_nabi.png)
Perbesar
Selain Surah Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya".
Bersandar juga pada esensi Surah Yunus ayat 58. Allah SWT berfirman: "Katakanlah: 'Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan'."
Mengingat Nabi Muhammad SAW adalah "Rahmatan lil 'Alamin" (rahmat bagi seluruh alam), maka bergembira dan mensyukuri kelahiran beliau adalah bentuk implementasi langsung dari ayat tersebut.
Dalil Hadits Sahih tentang Mensyukuri Kelahiran Nabi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4941584/original/084659800_1726017568-maulid.jpg)
Perbesar
Selain hadits puasa hari Senin (HR. Muslim), ulama besar seperti Ibnu Hajar Al-Asqalani juga mengaitkan perayaan Maulid dengan hadits tentang puasa Asyura. Ketika Nabi tiba di Madinah, beliau melihat kaum Yahudi berpuasa di hari Asyura sebagai bentuk syukur atas diselamatkannya Nabi Musa dari Firaun.
Nabi Muhammad bersabda bahwa umat Islam lebih berhak atas Musa. Ibnu Hajar mengqiyaskan (menganalogikan) hal ini: jika keselamatan nabi terdahulu saja patut disyukuri setiap tahun, maka kelahiran Nabi Muhammad yang merupakan nikmat terbesar tentu jauh lebih layak untuk dirayakan dengan penuh kesyukuran.
Akulturasi Tradisi Maulid di Nusantara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339158/original/006999000_1757043421-Gemini_Generated_Image_1vqahx1vqahx1vqa.jpg)
Perbesar
Di Indonesia, sejarah peringatan ini berpadu manis dengan strategi dakwah para Wali Songo. Sunan Kalijaga dan para wali lainnya menggunakan momen Maulid Nabi untuk menarik perhatian masyarakat Nusantara yang saat itu masih lekat dengan tradisi Hindu-Buddha.
Mereka menciptakan tradisi Sekaten (berasal dari kata Syahadatain atau dua kalimat syahadat) dan perayaan Grebeg Maulid. Melalui pendekatan budaya seperti gamelan dan pembagian hasil bumi, masyarakat diajak berkumpul, berselawat, dan secara perlahan dikenalkan pada ajaran Islam dengan damai.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sejarah Maulid Nabi
1. Kapan tepatnya peringatan Maulid Nabi dirayakan?
Maulid Nabi diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah, yang diyakini secara luas oleh mayoritas ulama sebagai tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW.
2. Siapa yang pertama kali mempopulerkan perayaan Maulid Nabi secara besar-besaran?
Perayaan secara masif pertama kali dipelopori oleh Sultan Abu Said Muzhaffar Kukburi di Irbil (Irak) dan kemudian digunakan oleh Sultan Salahuddin Al-Ayyubi untuk membangkitkan semangat umat Islam.
3. Apakah merayakan Maulid Nabi itu wajib?
Tidak wajib (bukan ibadah mahdhah atau fardhu), melainkan bentuk tradisi baik (bid'ah hasanah) yang sangat dianjurkan selama diisi dengan hal-hal positif seperti selawat, sedekah, dan kajian agama.
4. Apa dalil utama merayakan Maulid Nabi?
Dalilnya bersumber dari Al-Qur'an (Surah Yunus: 58 tentang bergembira atas rahmat Allah) dan Hadits (HR. Muslim tentang alasan Rasulullah berpuasa pada hari Senin karena itu hari kelahirannya).
Cara terbaik adalah dengan memperbanyak bacaan selawat, bersedekah, mendengarkan ceramah tentang sirah (sejarah) dan akhlak Nabi, serta mengimplementasikan sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari tanpa berlebih-lebihan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4588610/original/013400200_1695698356-sl_072123_61650_46.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121909/original/055097600_1738729759-1738723764462_maulid-nabi-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5018343/original/061776200_1732336344-apa-itu-alam-kubur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4580537/original/053172100_1695100293-7731352.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339360/original/030160500_1757054430-IMG_5177.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4181078/original/084538700_1664938290-7773309.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531533/original/067960700_1773619719-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758315/original/039700600_1709260395-front-view-person-reading-from-holy-book.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402935/original/045204600_1762311893-priest-holding-holy-book-bracelet.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1092125/original/057341200_1450794922-grebeg1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397187/original/001577400_1761803406-ilustrasi_berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5340055/original/073334400_1757142647-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339158/original/006999000_1757043421-Gemini_Generated_Image_1vqahx1vqahx1vqa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3309137/original/055065200_1606475068-nurhan-yC70QqvrPRk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3187901/original/087360700_1595477323-courtyard-kalyan-mosque-sunset-bukhara-uzbekistan_196911-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4944751/original/028196500_1726395681-20240915-Kirab_Maulid-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4766225/original/046556200_1709881475-masjid-pogung-raya-LhNePx4kde0-unsplash.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582904/original/095301300_1778131421-cpns_bea_cukai_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4576168/original/048568900_1694732112-20230915022441__fpdl.in__medium-shot-woman-posing-with-flowers_23-2150725596_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572218/original/060707400_1777780612-cek_fakta_-_CPNS_Kemenag.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4442582/original/000568400_1685093803-Screenshot_20230526_120852_Gallery.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407521/original/093009600_1762744968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-10T101330.228.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5580670/original/061045400_1778126140-8a6419d8-418c-4e77-8846-31d68f6b6e38.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4439341/original/074219600_1684915362-ibrahim-uz-3Z3RvzpVAqM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380783/original/022608800_1760432989-Ilustrasi_Qunut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015150/original/070691700_1651836959-UMROH_BACKPAKER_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3187033/original/003171100_1595400533-makkah-kaaba-hajj-muslims_21730-6508.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2806807/original/084266200_1557976563-IMG-20190507-WA0082.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4697748/original/031327300_1703490526-20231225-Taman-Margasatwa-Ragunan-Herman-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4020490/original/041535400_1652339052-20220512-Aksi-Buruh-Peringati-Mayday-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3081754/original/022995900_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-1.jpg)