SEJAK penemuannya, Homo floresiensis kerap diidentikkan dengan perilaku yang lebih kompleks ketimbang ukuran otaknya yang kecil. Spesies hominid dari Pulau Flores yang telah punah ini disebut-sebut memiliki perilaku yang maju, seperti berburu dan membuat api.
Tapi, benarkah seperti itu? Hasil penelitian yang dipublikasi dalam Jurnal Science Advances 3 Juli 2026 mengungkap temuan yang menantang pemahaman yang selama ini diyakini tersebut.
Seperti diketahui, ketika H. floresiensis pertama diidentifikasi lebih dari 20 tahun lalu dari fosil temuan di gua bernama Liang Bua, sebagian peneliti menduga hominid ini memiliki perilaku kompleks yang mengejutkan untuk ukuran otak mereka yang kecil. Landasan dugaan itu adalah tanda atau bentuk patahan pada fosil fragmen tulang gajah mini (Stegodon florensis insularis) dan hewan-hewan pengerat yang ditemukan di lantai gua yang sama.
Diduga, para hobbit, begitu H. floresiensis selama ini dikenal, memiliki kemampuan berburu dan membuat api untuk makanannya. Tapi, memang para peneliti belum membuat analisis sistematis dari fosil fragmen-fragmen tersebut untuk mengonfirmasi dugaan.
Elizabeth Grace Veatch, seorang paleoantropolog dari National Museum of Natural History di Washington D.C., Amerika Serikat, dan timnya yang kemudian melakukan analisis itu. Mereka memeriksa bekas atau tanda patahan yang ada pada lebih dari 3 ribu fosil fragmen tulang Stegodon dari Liang Bua berusia 50-190 ribu tahun tersebut.
Tim peneliti itu juga bereksperimen mengumpankan hewan kambing kepada komodo. Tujuannya, menganalisis bekas gigitan yang tertinggal pada tulang menggunakan pencitraan 3-D untuk dibandingkan dengan pola yang ada pada fosil.
Hasilnya, seperti diungkap dalam jurnal, bekas gigitan yang ada pada fosil Stegodon dan tulang kambing sangat mirip, dan tidak terlihat sebagai potongan yang dibuat oleh alat batu yang digunakan manusia. Juga tidak ada bekas benturan dari benda seperti ujung tombak.
Kesimpulan analisisnya, komodo-lah yang mencincang daging gajah mini, bukan hominid penduduk pulau. Malahan, daging gajah yang dikonsumsi H. Floresiensis kemungkinan dipulung dari sisa makanan para komodo.
"Komodo biasanya makan hampir seluruh jaringan lunak dari mangsanya, kadang meninggalkan sedikit atau sekitar 12 persen bangkai saja," kata paleontolog vertebrata dari ITB, Mika Rizki Puspaningrum dikutip dari sciencenews.org. Dia tak terlibat dalam studi Elizabeth dkk
Sisa yang ditinggalkan, kata Mika, kebanyakan kulit, tulang, dan beberapa organ dalam. "Kesimpulan analisis ini memunculkan pertanyaan menarik tentang berapa banyak daging tersisa yang bisa dimakan Homo floresiensis," katanya menambahkan.
Kalaupun ada, daging itu juga kemungkinan dimakan mentah-mentah. Dugaan yang ini menantang dugaan sebelumnya kalau hobbit di Pulau Flores purba ini bisa membuat api untuk mengolah makanannya.
Elizabeth dan timnya, antara lain tiga orang dari BRIN, menganalisis hampir 7 ribu fosil fragmen rangka hewan pengerat yang terserak di lantai Liang Bua untuk mencari tanda bekas bakaran. Asumsinya hominid memanggang daging santapannya dengan api buatannya. Tapi analisis yang dilakukan tak menemukan bekas arang padanya.
"Kedua hasil analisis ini secara bersama-sama membantah dugaan awal bahwa H. floresiensis memiliki perilaku yang maju dan menyediakan pengetahuan kritikal tentang perilaku umum H. floresiensis, yang memunculkan pertanyaan penting tentang asal usulnya," bunyi bagian dari abstrak hasil penelitian Elizabeth dan tim.





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4895076/original/042008200_1721293227-20240718-Pendukung_Trump-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220916/original/022981400_1747295711-cek_fakta_dana_infak_ikn.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533944/original/014241300_1773800350-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-18T091819.082.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3430346/original/057356100_1618535827-coffee-cup-with-different-dried-fruits-nuts.jpg)