Liputan6.com, Jakarta - Surat Al-Mu'min ayat 60 secara eksplisit memuat perintah berdoa sekaligus janji Allah SWT untuk mengabulkannya. Al-Mu’min atau surat Al-Ghafir merupakan surah ke-40 (Surah Orang yang Beriman), dan menjadi rujukan utama para ulama dalam membahas kedudukan doa sebagai inti dari ibadah.
Fauziyatul Fawaidah dalam skripsi berjudul Konsep Doa dalam QS. Al-Mu'min Ayat 60 dan Kitab Al-Hikam Hikmah Nomor 6 serta Relevansinya dengan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam menegaskan bahwa pemahaman umum tentang doa sering kali terbatas pada keyakinan bahwa apa yang disampaikan pasti terkabul sesuai keinginan.
Padahal, konsep doa yang lebih tepat dan memuat nilai-nilai pendidikan agama Islam justru terdapat dalam QS. Al-Mu'min ayat 60 dan kitab Al-Hikam karya Ibnu Atha'illah. Ayat ini mengajarkan bahwa doa bukan sekadar permintaan, melainkan manifestasi penghambaan dan pengakuan atas kelemahan diri di hadapan Allah.
Pemahaman ini menunjukkan betapa luasnya cakupan doa dalam tradisi keilmuan Islam, melampaui sekadar permohonan, hingga mencakup seluruh bentuk penghambaan kepada Allah. Ayat ini sekaligus menjadi peringatan bagi orang yang sombong atau enggan berdoa.
Merujuk berbagai sumber, berikut ini adalah ulasan mengenai Surat Al-Mu'min ayat 60, tafsir, kandungan dan hikmahnya untuk umat Islam.
Teks Lengkap Surat Al-Mu'min Ayat 60
Arab: وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ ﴿٦٠﴾
Latin: Wa qāla rabbukum ud‘ūnī astajib lakum, innal-lażīna yastakbirūna ‘an ‘ibādatī sayadkhulūna jahannama dākhirīn
Arti: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”
Tafsir Surat Al-Mu'min Ayat 60
Dalam Tafsir Jalalayn, kata ud‘ūnī (ادْعُونِي) dimaknai sebagai "sembahlah Aku", sedangkan astajib lakum (أَسْتَجِبْ لَكُمْ) berarti "niscaya Aku akan memberi pahala kepada kalian". Pengertian ini disimpulkan dari lanjutan ayat yang menyebutkan ‘ibādatī (menyembah-Ku), sehingga doa dalam konteks ayat ini mencakup seluruh bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah.
Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an al-'Azhim menjelaskan bahwa ayat ini merupakan bentuk
kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Allah menganjurkan mereka untuk berdoa, dan Dia sendiri yang menjamin akan mengabulkannya. Bahkan, menurut riwayat dari Sufyan Ats-Tsauri, orang yang paling dicintai Allah adalah yang selalu meminta kepada-Nya, sedangkan yang paling dimurkai adalah yang tidak pernah meminta kepada-Nya.
Dalam Tafsir Al-Maraghi, kata ud‘ūnī diartikan sebagai "menyembahlah kalian kepada-Ku", dan astajib lakum bermakna "niscaya Aku memberi pahala kepadamu". Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas, al-Dahhak, dan Mujahid.
Syekh Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Tafsir Al-Qur'an al-Majid menambahkan bahwa mengerjakan ketaatan dan meninggalkan dosa itulah yang dimaksud dengan doa dalam ayat ini. Barangsiapa meninggalkan dosa, berarti ia telah berdoa; dan barangsiapa mengerjakan dosa, maka ia dipandang tidak berdoa.
Kandungan Surat Al-Mu'min Ayat 60
1. Perintah Berdoa kepada Allah
Ayat ini secara tegas memerintahkan setiap mukmin untuk berdoa kepada Allah. Perintah ini bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban yang harus ditunaikan. Para ulama menyatakan bahwa perintah berdoa dalam ayat ini dipahami sebagai sebuah kewajiban bagi setiap orang yang beriman.
2. Janji Pengabulan Doa
Allah menjamin akan mengabulkan doa hamba-Nya. Kata astajib (أَسْتَجِبْ) mengandung pengertian kepastian, sehingga dapat dipahami sebagai jaminan atau garansi dari Allah bahwa setiap doa orang beriman pasti akan dikabulkan dengan ketentuan terbaik menurut Allah.
3. Doa sebagai Ibadah
Kata ‘ibādatī dalam ayat ini menunjukkan bahwa doa adalah bagian dari ibadah. Bahkan, doa merupakan inti dari ibadah, sebagaimana ditegaskan dalam hadis bahwa "doa adalah ibadah" (HR. Tirmidzi). Oleh karena itu, orang yang enggan berdoa kepada Allah dianggap telah meninggalkan ibadah.
4. Ancaman bagi yang Menyombongkan Diri
Ayat ini diakhiri dengan ancaman keras bagi orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah Allah. Mereka akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina (dākhirīn). Ini menunjukkan bahwa kesombongan untuk berdoa dan beribadah kepada Allah adalah dosa besar yang berujung pada kehinaan abadi.
Asbabun Nuzul Surat Al-Mu'min Ayat 60
Mengenai asbabun nuzul (sebab turunnya) ayat ini, terdapat beberapa riwayat yang dikemukakan para ulama. Dalam Tafsir Al-Muyasar, diriwayatkan dari Abul Aliyah bahwa orang-orang Yahudi datang kepada Nabi SAW dan menyinggung tentang Dajjal.
Mereka mengagung-agungkan perkara Dajjal dan mengatakan bahwa Dajjal akan datang dari kalangan mereka di akhir zaman. Maka Allah menurunkan ayat ini sebagai peringatan.
Riwayat lain menyebutkan bahwa ayat 60-63 surah Al-Mu'min berkaitan dengan sikap orang-orang munafik. Hamka dalam tafsirnya menyebutkan tiga riwayat yang menjadi sebab turunnya ayat ini.
Riwayat pertama dari Ibnu Abbas menyebutkan adanya seorang kahin (tukang tenung) yang selalu memberi hasil tenungnya kepada orang-orang Yahudi, dan beberapa orang yang mengaku Islam datang kepadanya untuk meminta nasihat. Maka turunlah ayat 60 sampai 63.
Riwayat kedua dari Ikrimah atau Sa'id bin Jubair menyebutkan bahwa al-Jallas bin Samit, Mat'ab bin Qusayir, Rafi' bin Zaid, dan Bisyar telah mengakui diri mereka Islam.
Karena suatu perselisihan di antara mereka, sebagian mengajak yang lain menghadap Nabi untuk memutuskan perkara, tetapi mereka yang diajak justru lebih suka menemui kahin-kahin yang biasa menjadi tempat meminta hukum di zaman jahiliyah. Dari peristiwa inilah ayat ini turun.
Hikmah Surat Al-Mu'min Ayat 60
1. Doa sebagai Bentuk Penghambaan dan Pengakuan atas Kelemahan Diri
Hikmah pertama dari ayat ini adalah bahwa doa merupakan manifestasi penghambaan seorang hamba kepada Tuhannya. Dalam berdoa, seseorang mengakui bahwa dirinya lemah dan tidak berdaya, sehingga ia berserah diri kepada Allah Yang Maha Kuasa. Fauziyatul Fawaidah dalam skripsinya menegaskan bahwa doa merupakan perintah Allah sebagai bentuk penghambaan dan juga bentuk ibadah hamba kepada Tuhannya.
2. Janji Pengabulan sebagai Motivasi untuk Selalu Berdoa
Allah menjamin akan mengabulkan doa hamba-Nya. Janji ini seharusnya menjadi motivasi bagi setiap mukmin untuk senantiasa berdoa dalam segala keadaan, baik suka maupun duka. Imam Ibnu Katsir menyatakan bahwa doa adalah karunia dan kemurahan Allah, dan Dia menganjurkan para hamba-Nya untuk berdoa kepada-Nya serta mengharuskan berdoa untuk memperkenankan segala doa mereka.
3. Doa sebagai Senjata dan Obat bagi Mukmin
Dalam berbagai riwayat, doa disebut sebagai senjata bagi orang beriman dan obat yang paling mujarab atas segala persoalan. Rasulullah SAW bersabda bahwa doa bisa digunakan untuk meringankan atau mengangkat musibah. Bahkan, dalam hadis yang diriwayatkan Al-Hakim dari Ali bin Abi Thalib, disebutkan bahwa doa adalah senjata bagi setiap orang yang beriman.
4. Peringatan terhadap Kesombongan dalam Beribadah
Ayat ini mengingatkan bahwa kesombongan untuk berdoa dan beribadah kepada Allah adalah sikap yang tercela. Orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah Allah akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina. Ini menunjukkan bahwa dosa kesombongan (kibr) adalah salah satu dosa yang paling berbahaya, karena dapat menghalangi seseorang dari berdoa dan beribadah kepada Allah.
5. Doa sebagai Sarana Pendidikan Spiritual
Hikmah kelima adalah bahwa doa memiliki dimensi pendidikan spiritual yang mendalam. Melalui doa, seseorang belajar untuk tawakal, rendah hati, dan selalu mengingat Allah. Dalam konteks pendidikan agama Islam, doa merupakan sarana untuk menanamkan nilai-nilai ketauhidan dan penghambaan kepada peserta didik.
Pertanyaan Seputar SUrat Al Mumin
1. Apa yang dimaksud dengan Surat Al-Mu'min ayat 60?
Surat Al-Mu'min ayat 60 adalah ayat yang berisi perintah Allah kepada hamba-Nya untuk berdoa, dengan jaminan bahwa Dia akan mengabulkan doa tersebut. Ayat ini juga memperingatkan orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah Allah.
2. Apa arti "ud'uni astajib lakum"?
Arti dari ud'uni astajib lakum adalah "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu." Ini merupakan janji Allah bahwa setiap doa hamba-Nya akan dikabulkan.
3. Kapan Surat Al-Mu'min ayat 60 diturunkan?
Menurut sebagian riwayat, ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang Yahudi yang menyinggung tentang Dajjal kepada Nabi SAW. Riwayat lain menyebutkan ayat ini turun berkaitan dengan sikap orang-orang munafik yang lebih suka meminta hukum kepada kahin daripada kepada Nabi.
4. Apa saja kandungan Surat Al-Mu'min ayat 60?
Kandungan ayat ini meliputi: perintah berdoa kepada Allah, janji pengabulan doa, doa sebagai ibadah, dan ancaman bagi orang yang menyombongkan diri dari menyembah Allah.
5. Apa hikmah utama dari Surat Al-Mu'min ayat 60?
Hikmah utamanya adalah bahwa doa adalah inti ibadah dan manifestasi penghambaan kepada Allah. Doa juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, serta menjadi senjata dan obat bagi orang beriman dalam menghadapi segala persoalan hidup.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758315/original/039700600_1709260395-front-view-person-reading-from-holy-book.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507305/original/081482200_1771489245-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8627020/original/000666700_1782622344-aoun-abbas-97o4XH0htUs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3133009/original/069410900_1589908304-3482876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4919191/original/040795900_1723718109-Ilustrasi_pasrah__berserah__berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4260457/original/053804300_1670989554-destroyed-city.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7617354/original/030596700_1780403789-cek_fakta_-_bulog.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380783/original/022608800_1760432989-Ilustrasi_Qunut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081826/original/095015200_1657181935-eid-al-adha-g4b5ad3a7d_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6493867/original/025420800_1779351314-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7961905/original/013698500_1780798434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-07T090929.694.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3444300/original/037742600_1619765801-20210430-Suasana_Sholat_Jumat_Minggu_Ketiga_Ramadhan_di_Masjid_Istiqlal-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547119/original/085428000_1775445943-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-06T101438.375.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546690/original/011878700_1775361202-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-05T105210.824.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6470151/original/005986700_1779331713-20151013211910-berdoa-bersama-menyambut-tahun-baru-1437-hijriah-007-dru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4864911/original/016662100_1718506973-sholat_Idul_Adha_di_Masjid_Agung_Al-Azhar-HERMAN_13.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8219345/original/056761200_1781079103-koperasi_desa-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6363680/original/024922800_1779238711-Tugas__15_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7588958/original/019147200_1780371293-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-02T103304.534.jpg)