Kumpulan Doa Umroh Mabrur Teks Arab, Latin, Arti dan Hikmahnya

20 hours ago 3
  • Apa doa untuk orang umroh?
  • Apa ucapan untuk orang umroh?
  • Doa dimudahkan ke Makkah dan Madinah?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Umroh mabrur adalah dambaan setiap Muslim yang menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Sebagai bentuk ikhtiar agar ibadah diterima, doa menjadi amalan yang sangat penting. Maka itu penting bagi seorang muslim untuk mengetahui doa umroh mabrur.

Merujuk Buku Manasik Haji dan Umroh Rosululloh, karya Imam Ghazali Kata “mabrur” berasal dari al-mabrur, bentuk isim maf’ul dari akar kata al-birru yang bermakna kebaikan atau kebajikan. Haji atau umrah yang mabrur adalah ibadah yang dipenuhi nilai-nilai kebajikan sepanjang proses pelaksanaannya dan diterima oleh Allah SWT, menghasilkan perubahan diri ke arah yang lebih baik, serta membawa manfaat bagi sesama.

Al-Mundziri menjelaskan bahwa haji mabrur adalah haji yang bersih dari maksiat, ucapan kotor, dan perbuatan buruk. Prinsip yang sama berlaku untuk umrah mabrurah.

Berikut ini adalah bacaan lengkap doa umroh mabrur merujuk Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Ditjen Haji dan Umrah Kemenag, Buku Fikih Haji dan Umrah karya Suwarijin, dan berbagai sumber kredibel lainnya.

Berikut ini adalah kumpulan doa umroh mabrur, yang terangkai dalam ritual dan prosesi peribadatan dan aktivitas lain di tanah suci dalam perjalanan ibadah, merangkum berbagai sumber:

1. Doa Talbiyah (Niat Ihram)

Doa ini dibaca saat miqat sebagai bentuk memenuhi panggilan Allah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ

Latin: Labbaikallāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik, innal-ḥamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, lā syarīka lak.

Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu.”

2. Doa Umroh Mabrur Saat Tawaf

Rasulullah SAW mencontohkan doa berikut pada tiga putaran pertama tawaf:

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ عُمْرَةً مَبْرُورَةً وَذَنْبًا مَغْفُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا

Latin: Allahummaj-‘alhu ‘umratan mabruuratan wa dzanban maghfuro-wa sa‘yan masykura.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah ini sebagai umrah yang mabrur, dosa yang diampuni, dan sa’i yang disyukuri.”

3. Doa Kemabruran Lengkap

Doa ini mencakup permohonan kemabruran untuk seluruh rangkaian ibadah:

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَعُمْرَتَنَا عُمْرَةً مَبْرُوْرَةً، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَا عَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَتَنَا تِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِ أَخْرِجْنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ

Latin: Allahummaj‘al hajjana hajjan mabrūran, wa ‘umratana ‘umratan mabrūrah, wasa‘yana sa‘yan masykūrā, wa dzambanā dzanban maghfūrā, wa ‘amalanā ‘amalan ṣāliḥan maqbūlā, watijāratanā tijāratan lan tabūr, yā ‘ālima mā fiṣ-ṣudūr, akhrijnā minaẓ-ẓulumāti ilan-nūr.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang mabrur, umrah kami umrah yang mabrur, sa’i kami sa’i yang disyukuri, dosa kami dosa yang diampuni, amal kami amal saleh yang diterima, dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi. Wahai Zat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam hati, keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya.”

4. Doa Memasuki Kota Makkah

اَللّٰهُمَّ هٰذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِيْ وَدَمِيْ وَشَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَاٰمِنِّـيْ مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ

Latin: Allâhumma hâdzâ ḫaramuka wa amnuka faḫarrim laḫmî wa damî wa sya‘rî wa basyarî ‘alan-nâri wa âminnî min ‘adzâbika yauma tab‘atsu ‘ibadaka waj‘alnî min auliyâ-ika wa ahli thâ‘atika.

Artinya: “Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan tempat aman-Mu. Haramkanlah dagingku, darahku, rambutku, dan kulitku dari api neraka. Selamatkanlah aku dari siksa-Mu pada hari ketika Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu. Jadikan aku termasuk di antara kekasih-Mu dan hamba-hamba yang taat pada-Mu.”

5. Doa Masuk Masjidil Haram

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَأَدْخِلْنِيْ فِيْهَا

Latin: Allâhumma antas-salâm, waminkas-salâm fahayyinâ rabbanâ bissalâm wa adkhilnal jannata dâras-salâm. Allâhumma-ftaḫ lî abwâba raḫmatika wamaghfiratika wa adkhilnî fîhâ.

Artinya: “Ya Allah Engkaulah Dzat yang memberi keselamatan, dari-Mu keselamatan datang. Ya Allah bukakanlah untukku pintu rahmat dan ampunan-Mu. Masukkanlah aku ke dalam rahmat dan ampunan-Mu itu.”

6. Doa di Multazam

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Latin: Allāhumma innī as’aluka al-‘afwa wa al-‘āfiyah fī al-dunyā wa al-ākhirah.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.”

7. Doa saat Minum Air Zamzam

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

Latin: Allāhumma innī as’aluka ‘ilman nāfi‘an wa rizqan wāsi‘an wa syifā’an min kulli dā’in.

Artinya: “Ya Allah, berilah aku ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”

8. Doa Menghindari Riya’ dan Sum’ah

Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus agar ibadah terhindar dari dua sifat tercela ini:

 حَجَّةً لَا رِيَاءٌ فِيهَا وَلَا سُمْعَةً

Latin: Allāhumma hajjatan lā riyā’a fīhā wa lā sum‘ah.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah haji yang tidak ada riya’ dan sum’ah di dalamnya.” (HR Ibnu Majah)

9. Doa Mohon Istiqamah

 يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Latin: Yā muqalliba al-qulūbi tsabbit qalbī ‘alā dīnik.

Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

10. Doa untuk Orang Lain yang Sedang Umroh

Doa untuk mendoakan orang lain yang sedang atau akan berangkat umroh:

 زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Latin: Zawwadakallāhut taqwā, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumā kunta.

Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun engkau berada.” (HR At-Tirmidzi)

Doa lain dari Imam Al-Qalyubi (mazhab Syafi’i):

تَقَبَّلَ اللَّهُ عُمْرَتَك، وَغَفَرَ ذَنْبَك، وَأَخْلَفَ عَلَيْك نَفَقَتَك

Latin: Taqabbalallāhu ‘umrataka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa ‘alaika nafaqataka.

Artinya: “Semoga Allah menerima umrahmu, mengampuni dosamu, dan mengganti biaya perjalananmu.”

Memahami Istilah Umrah Mabrurah

Imam Al-Hafizh Zakiyyuddin Abdul Azhim bin Abdul Qawiy Al-Mundziri dalam kitab At-Targhib wat Tarhib mengutip hadits riwayat Ahmad, At-Thabarani, dan Al-Baihaqi yang menyebutkan istilah “umrah mabrurah”.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa setiap tarikan napas saat beribadah di Tanah Suci mengandung makna pelepasan ikatan duniawi dan kepasrahan total kepada Allah. Ia juga meriwayatkan doa-doa yang dianjurkan bagi jamaah umrah, termasuk doa yang dibaca saat akan berangkat.

Haji mabrur adalah haji yang bersih dari maksiat, ucapan kotor, dan perbuatan buruk. Prinsip yang sama berlaku untuk umrah mabrurah.

Syaikh Alauddin Za’tari dalam Fikih Ibadah Madzhab Syafi’i menjelaskan bahwa doa umrah mabrur diucapkan ketika seseorang sedang melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar RA tentang kebiasaan Rasulullah SAW. Dalam praktiknya, para ulama menganjurkan doa-doa dalam ritual ibadah dan aktivitas lainnya.

Pentingnya Doa Umroh Mabrur

Doa umroh mabrur memiliki kedudukan penting dalam ibadah umrah karena beberapa alasan:

1. Sebagai Ikhtiar Spiritual

Membaca doa umroh mabrur merupakan salah satu cara agar ibadah bernilai di sisi Allah serta meningkatkan kualitas diri sepulang dari Tanah Suci.

2. Menghindari Sifat Tercela

Doa menjadi benteng spiritual untuk menghindari riya’ (ingin dipuji) dan sum’ah (ingin dikenal)—dua penyakit hati yang sering mengintai saat beribadah di tempat yang mulia.

3. Meningkatkan Kesadaran akan Tujuan Ibadah

Doa mengingatkan bahwa esensi umrah bukan sekadar ritual fisik, tetapi transformasi spiritual menuju pribadi yang lebih baik.

4. Memperkuat Tawakal

Berdoa adalah pengakuan bahwa kemabruran sepenuhnya berada di tangan Allah, sekaligus upaya untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

5. Sarana Memperoleh Keberkahan

Melafalkan doa secara tulus dapat membantu meraih keberkahan serta harapan agar umrah yang dilaksanakan diterima oleh Allah SWT.

Hikmah Umrah

Umrah mengandung banyak hikmah yang dapat dirasakan oleh setiap jamaah:

1. Penghapus Dosa

Rasulullah SAW bersabda: “Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya.” (HR Bukhari dan Muslim)

2. Meningkatkan Ketakwaan

Seluruh rangkaian umrah—dari ihram hingga tahallul—dirancang untuk mendidik jiwa agar lebih takwa kepada Allah.

3. Simbol Persatuan Umat

Jamaah dari berbagai penjuru dunia berkumpul di tempat yang sama, dengan pakaian yang sama, melantunkan talbiah yang sama—tanpa perbedaan status sosial, warna kulit, atau kebangsaan.

4. Latihan Kesabaran

Perjalanan jauh, kepadatan jamaah, dan perbedaan budaya mengajarkan kesabaran dan pengendalian diri.

5. Penyucian Jiwa

Umrah adalah momentum untuk membersihkan jiwa dari dosa dan memulai lembaran hidup yang lebih baik.

6. Mengingat Kematian

Pakaian ihram yang menyerupai kain kafan mengingatkan bahwa hidup di dunia hanyalah persinggahan sementara menuju kehidupan abadi di akhirat.

7. Napak Tilas Perjuangan

Sa’i antara bukit Shafa dan Marwah mengenang perjuangan Siti Hajar yang berlari mencari air untuk putranya, Ismail. Ini mengajarkan nilai pengorbanan, kesabaran, dan keyakinan penuh kepada Allah.

People also Ask:

Apa doa untuk orang umroh?

Doa terbaik untuk orang yang berangkat umroh adalah memohon agar ibadahnya diterima (mabrur), dosanya diampuni, dan perjalanannya aman. Doa yang sering diucapkan adalah "Qabilakallaahu umrotaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka" (Semoga Allah menerima umrahmu, ampunilah dosamu, dan mengganti biaya yang kamu keluarkan).

Apa ucapan untuk orang umroh?

Berikut adalah kumpulan ucapan untuk orang yang pergi umroh, mulai dari yang singkat hingga penuh doa, baik dalam bahasa Indonesia maupun Arab: Ucapan Penuh Doa & Harapan (Umum)"Selamat menunaikan ibadah umroh. Semoga Allah mudahkan segalanya, menjadi umroh yang mabrur, dan kembali dengan sehat selamat".

Doa dimudahkan ke Makkah dan Madinah.?

Doa utama agar bisa ziarah ke Makkah dan Madinah adalah memohon rezeki dan kemudahan dari Allah, seperti: "Allāhummarzuqnā ziyārata baitikal-mu'adzhom warasūlikal-mukarrom" (Ya Allah, berikan kami rezeki untuk mengunjungi Rumah-Mu yang agung dan Rasul-Mu yang mulia). Rutinkan doa ini, terutama setelah shalat, dengan yakin agar diundang menjadi tamu-Nya.

Apakah umroh bisa dibilang mabrur?

Untuk mencapai status mabrur, umrah harus dilakukan dengan niat yang tulus dan motivasi yang benar. Ini berarti bahwa pelaksanaan umrah harus bebas dari riya' (pamer) dan harus semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah. Keikhlasan adalah syarat utama agar umrah diterima dan mendapatkan status mabrur.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |