Mengendus Kampanye Manipulatif di Media Sosial

4 hours ago 1

Pernahkah Anda melihat unggahan media sosial dengan waktu sebaran, tagar, visual, atau isi pesan yang identik? Jika ya, itu bisa jadi bagian dari kampanye terkoordinasi tidak autentik atau coordinated inauthentic behaviour (CIB). Aktivitas ini menjadi taktik operasi pengaruh (influence operation) modern untuk memanipulasi opini publik di ruang digital.

CIB memalsukan jangkauan dan gaung konten melalui pola kerja terkoordinasi yang tidak organik. Jaringannya menggerakkan akun asli, akun palsu, atau gabungan keduanya dalam satu tim.

Arus distribusi konten diatur sengaja lewat sistem otomatis penuh (bot), otomatis sebagian, atau manual. Operator di baliknya bisa disponsori aktor negara maupun non-negara dengan tujuan politik, ideologi, gangguan keamanan, hingga finansial.

Perusahaan media sosial seperti Meta, X, dan Google melarang aktivitas ini. Jaringan akun, grup, atau halaman yang terbukti menjalankan CIB akan ditutup atau dihapus permanen.

Sebagai pengguna media sosial, Anda perlu memahami dan mengetahui ciri-ciri aktivitas CIB. Pengetahuan ini akan membuat Anda lebih peka untuk membedakan aktivitas yang asli dan palsu. Manfaatnya, Anda dapat terhindar dari penipuan atau manipulasi narasi tertentu.

Ciri-ciri CIB

Anda dapat mengenali aktivitas CIB secara visual, meski investigasi lanjutan tetap dibutuhkan  Tempo menyarikan dari EU Disinfo Lab dan beberapa sumber lainnya untuk mendeteksi aktivitas CIB di media sosial, berikut di antaranya:

Unggahan yang Selaras

  • Jaringan akun menggunakan frasa yang sama persis, teks hasil salin-tempel, atau skrip yang dihasilkan mesin dengan pola template yang seragam.
  • Banyak akun mempublikasikan, membagikan, atau berinteraksi dengan konten atau tautan yang sama persis dalam rentang waktu yang sangat sempit dan tidak wajar.

Akun yang Mencurigakan

  • Akun-akun yang terlibat tidak memiliki detail pribadi yang jelas, menggunakan foto hasil curian, memakai username berupa rangkaian huruf dan angka.
  • Akun mengikuti ribuan pengguna media sosial, tapi hanya memiliki sedikit pengikut.
  • Secara bersamaan, akun-akun yang terlibat menghapus unggahan lama, mengganti foto profil dan nama pengguna, atau tiba-tiba berganti topik secara drastis.

Taktik Engagement

  • Amplifikasi palsu. Sebuah unggahan tiba-tiba memiliki jumlah interaksi yang cukup tinggi melampaui interaksi organik. 
  • Sebuah unggahan memiliki jumlah “share” yang lebih tinggi daripada “likes”, atau angka “share” yang melonjak tanpa komentar yang unik.
  • Akun-akun membagikan tautan yang sama persis di platform lain baik dengan akun yang sejenis atau berbeda pada waktu yang bersamaan. 

Anda juga dapat membaca artikel Tempo berjudul Benarkah Penipuan Agen CIA Palsu Terhadap Prabowo Hoaks? yang membongkar aktivitas CIB di X dan Instagram. 

Ada Apa Pekan Ini?

Dalam sepekan terakhir, klaim yang beredar di media sosial memiliki beragam isu, mulai dari isu internasional, politik,hukum,  hingga kesehatan. Buka tautannya ke kanal Cek Fakta Tempo untuk membaca hasil periksa fakta berikut:

Kenal seseorang yang tertarik dengan isu disinformasi? Teruskan nawala ini ke surel mereka. Punya kritik, saran, atau sekadar ingin bertukar gagasan? Layangkan ke sini. Ingin mengecek fakta dari informasi atau klaim yang anda terima? Hubungi Tipline kami.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |