Bacaan Dzikir setelah Sholat Maghrib untuk Perlindungan Diri, Tata Cara dan Keutamaannya

10 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Waktu petang sering dikaitkan dengan perubahan energi dan suasana. Dalam beberapa riwayat, malam adalah waktu di mana gangguan atau hal-hal negatif lebih mungkin muncul. Oleh karena itu, Islam menganjurkan untuk memperbanyak dzikir setelah sholat Maghrib untuk perlindungan diri (hirz).

Dzikir pada waktu ini tidak hanya melindungi secara spiritual, tetapi juga menciptakan ketenangan batin yang mencegah kecemasan. Konteks perlindungan diri meluas karena dalam Islam, keselamatan itu mencakup dunia dan akhirat.

Di sisi lain, merujuk jurnal Peran Dzikir dalam Reduksi Kecemasan: Studi Kualitatif Terhadap Praktisi Tasawuf Modern, oleh Fauziyah Fadhilatun Nisa, dkk dzikir tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai terapi spiritual dan psikologis yang kuat.

Berikut ini adalah bacaan dzikir setelah sholat maghrib untuk perlindungan diri, tata cara hingga keutamaannya.

Bacaan Dzikir setelah Sholat Maghrib

Setelah salam, dianjurkan untuk duduk sejenak dalam posisi yang khusyuk sebelum memulai dzikir. Posisi duduk yang dianjurkan adalah duduk bersila atau duduk tawaruk. Niat yang tulus dan khusyuk sangat penting dalam setiap amalan.

Bacalah istighfar sebanyak 3 kali: 

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْم

Astaghfirullaahal ‘azhiim

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

Kemudian, bacalah kalimat ini sebanyak 10 kali: 

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

La ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'ala kulli syai'in qadiir. 

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah kerajaan dan pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Selanjutnya, bacalah doa keselamatan ini: 

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلَالِ وَالاِكْرَامِ

Allahumma anta salaam, wa minkas salaam, wa ilaika ya'uudus salaam, fa hayyina rabbana bis salaam, wa adkhilnal jannata daara salaam, tabarakta rabbana wa ta'alaita ya dzaal jalaali wal ikram. 

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan, dari-Mu keselamatan, dan kepada-Mu keselamatan kembali. Ya Tuhan kami, hidupkanlah kami dalam keadaan selamat dan masukkanlah kami ke dalam surga, tempat tinggal yang penuh keselamatan. Maha Suci Engkau, Ya Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau, ya Zat Yang Maha Mulia dan Maha Pemurah.” Setelah membaca doa ini, Anda boleh mengubah posisi duduk.

Setelah membaca doa keselamatan, Anda dapat melanjutkan dengan dzikir-dzikir lainnya seperti yang akan dijelaskan selanjutnya.

Dzikir Tahlil, Tasbih, Tahmid, dan Takbir Setelah Sholat Maghrib

Bacalah tahlil sebanyak 10 kali: 

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

La ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'ala kulli syai'in qadiir. 

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah kerajaan dan pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Kemudian, amalkan Tasbih Fatimah: 

Sebanyak 33 kali Subhanallah (Maha Suci Allah), 33 kali Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah), dan 33 kali Allahu Akbar (Allah Maha Besar). Setelah itu, akhiri dengan membaca La ilaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah).

Berikut bacaan pengakhir Tasbih, Tahmid, dan Takbir yang lengkap: 

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Subhanallahi wa bihamdih, subhanallaahal ‘azhiimi wa bihamdih, wa laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhiim. 

Artinya: “Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Maha suci Allah Yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya, dan tidak ada daya upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Tasbih Fatimah ini memiliki keutamaan tersendiri dan dianjurkan untuk diamalkan secara rutin.

Doa Perlindungan dari Neraka Setelah Sholat Maghrib

Bacalah doa perlindungan dari neraka sebanyak 7 kali: 

اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـي مِنَ النَّارِ

Allahumma ajirni minan naar. 

Artinya: “Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.”

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setelah sholat Maghrib karena waktu ini merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Membaca doa ini memohon perlindungan dari siksa neraka dan memohon ampunan atas segala dosa.

Tidak ada dalil khusus yang menyebutkan keutamaan membaca doa ini tepat setelah sholat Maghrib, namun mengingat waktu setelah sholat adalah waktu mustajab, maka membaca doa ini akan semakin memperkuat amalan kita.

Membaca Ayat-Ayat Al-Qur'an Setelah Sholat Maghrib

Setelah berdzikir, dianjurkan untuk membaca beberapa ayat Al-Qur'an. Anda dapat memulai dengan membaca Surat Al-Fatihah.

Kemudian, lanjutkan dengan membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Ketiga surat ini dikenal dengan sebutan surah mu'awwidzat dan memiliki keutamaan yang besar dalam melindungi diri dari gangguan jin dan setan.

Anda juga dapat membaca beberapa ayat pilihan dari Al-Qur'an, seperti awal Surat Al-Baqarah, Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255), Surat Al-Baqarah ayat 284, akhir Surat Al-Baqarah, dan awal Surat Ali Imran. Membaca Al-Qur'an setelah sholat Maghrib akan menambah pahala dan menenangkan jiwa.

Dzikir dan Doa Khusus Setelah Sholat Maghrib dan Subuh

Selain dzikir-dzikir yang telah disebutkan, ada beberapa dzikir tambahan yang dapat diamalkan setelah sholat Maghrib dan Subuh. Salah satunya adalah membaca kalimat tahlil sebanyak 10 kali: 

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

La ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'ala kulli syai'in qadiir. 

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah kerajaan dan pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Kemudian, bacalah doa perlindungan dari neraka sebanyak 7 kali: 

اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـي مِنَ النَّارِ

Allahumma ajirni minan naar. 

Artinya: “Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.”

Berikut dzikir tambahan yang bisa dibaca sebanyak 3 kali: 

سُبْحَانَ اللهِ وَ بِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ العَظِيْمِ وَ بِحَمْدِهِ، وَ لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْم.ِ

Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallaahal ‘azhiimi wa bihamdih, wa laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhiim. 

Artinya: “Maha suci Allah, dan aku memuji-Nya maha suci Allah yang agung, dan aku memuji-Nya. Dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Luhur dan Agung.”

Tradisi membaca dzikir ini telah lama diamalkan di kalangan masyarakat Nusantara, khususnya di kalangan Nahdliyin. Dzikir ini merupakan tambahan dan bukan wajib.

Keutamaan Dzikir setelah Sholat Maghrib

Berdasarkan kajian dari jurnal "Peran Dzikir dalam Reduksi Kecemasan" dan perspektif tasawuf modern, dzikir setelah sholat Maghrib memiliki beberapa keutamaan utama:

1. Perlindungan Spiritual dari Gangguan Malam

Waktu Maghrib menandai peralihan siang ke malam, yang dalam tradisi Islam dianggap sebagai waktu rawan. Dzikir (seperti membaca Muawwidzat dan Ayat Kursi) berfungsi sebagai "perisai spiritual" yang melindungi diri dari gangguan batin dan ketakutan.

2. Penurunan Tingkat Kecemasan

Secara psikologis, dzikir mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang menenangkan, mengurangi hormon stres (kortisol), dan menciptakan ketenangan batin. Ini membantu mencegah kecemasan yang sering muncul di waktu senja.

3. Pembersihan Jiwa (Tazkiyatun Nafs)

Dalam tasawuf modern, dzikir setelah Maghrib adalah momen untuk evaluasi diri (muhasabah) dan penyucian jiwa dari kotoran emosi sepanjang hari. Proses ini memperkuat sikap tawakkal dan kejernihan hati.

4. Penguatan Fokus dan Mindfulness Spiritual

Dzikir melatih mindfulness versi Islam—mengalihkan fokus dari hiruk-pikuk duniawi kepada Allah. Hal ini membangun ketahanan mental dan menghindarkan dari pikiran negatif yang kerap muncul di penghujung hari.

5. Kesesuaian dengan Sunnah dan Waktu Mustajab

Rasulullah SAW menganjurkan dzikir setelah sholat wajib, termasuk Maghrib. Waktu ini dianggap mustajab untuk doa dan perlindungan, sehingga dzikir di saat ini memiliki nilai ibadah sekaligus terapi.

Secara ringkas, dzikir setelah Maghrib adalah ritual protektif yang holistik—melindungi dari aspek spiritual, psikologis, dan emosional, sekaligus menyelaraskan diri dengan ritme alam dan waktu yang dianjurkan dalam Islam.

People Also Ask:

Zikir apa yang dibaca setelah sholat Maghrib?

Membaca "Laa Ilaaha Illallah"

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir. Artinya: Tidak ada yang berhak disembah selain Allah. Dia Yang Maha Tunggal tidak ada sekutu bagi-Nya.

Apakah saya boleh berzikir setelah maghrib?

Waktu terbaik untuk zikir malam adalah antara waktu Asar dan Maghrib . Namun, jika seseorang tidak dapat membacanya pada waktu tersebut, mereka dapat menggantinya di lain waktu.

Apa yang harus dilakukan setelah sholat Maghrib?

5 Amalan setelah Sholat Maghrib dan Subuh yang Penuh KeutamaanSetelah sholat Maghrib, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan dzikir, membaca doa-doa khusus, dan sholat sunnah seperti salat ba'diyah Maghrib atau salat awwabin, dengan amalan inti meliputi membaca istighfar, kalimat tauhid, tasbih, tahmid, takbir, serta Ayat Kursi dan surat-surat pendek Al-Qur'an untuk mendapatkan pahala besar dan ketenangan jiwa.

Habis salat magrib bagusnya baca surat apa?

Setelah sholat Maghrib, beberapa surat yang dianjurkan untuk dibaca antara lain Surat Al-Waqiah (untuk kekayaan), Al-Mulk/Tabarak (pelindung dari siksa kubur), dan dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah (pencukupan kebutuhan malam), serta Surat Yasin (terutama pada malam khusus seperti Nisfu Sya'ban). Selain itu, membaca zikir dan doa seperti Ayat Kursi, istighfar, dan kalimat tauhid juga sangat dianjurkan sebagai amalan rutin setelah salat fardhu.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |