Doa setelah Sholat Jenazah bagi yang Ditinggalkan, Makna Mendalam dan Hikmahnya

13 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Doa setelah sholat jenazah bukan hanya untuk jenazah, tetapi juga menjadi penghiburan dan perlindungan. Setelah salam, umat Islam membaca doa khusus memohon ampunan, rahmat, dan keselamatan bagi almarhum sekaligus doa permohonan agar keluarga yang ditinggal diberi ketabahan, dijauhkan dari kesesatan setelah kepergiannya, dan tetap mendapat pahala dari kebaikan mendiang.

Merujuk ebook Tuntunan Praktis Penyelenggaraan Jenazah, Dra. Hj. Rahmiati, M.Ag kematian diingatkan sebagai takdir Allah, sehingga yang hidup harus bersabar, tawakal, dan melanjutkan hidup dengan lebih baik.

Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar dan Sayyid Sabiq dalam Fiqhus Sunnah menjelaskan bahwa doa jenazah adalah bentuk syafaat dan perhatian komunitas muslim kepada saudaranya. Doa ini mengikat yang hidup dan mati dalam rahmat Allah, mengingatkan bahwa kematian adalah pintu menuju kehidupan akhirat yang kekal. 

Berikut ini adalah rangkaian doa setelah sholat jenazah.

1. Doa setelah Sholat Jenazah (Riwayat Muslim)

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allāhumma’ghfir lahū warhamhū, wa ‘āfihī wa’fu ‘anhū, wa akrim nuzulahū, wa wassi’ mudkhalahū, waghsilhu bil-mā’i wats-tsalji wal-baradi, wa naqqihī minal-khatāyā kamā naqqayta t-tsaubal-abyaḍa minad-danasi, wa abdilhu dāran khairan min dārihī, wa ahlan khairan min ahlihī, wa zaujan khairan min zaujihī, wa adkhilhul-jannata, wa a’idzh-hu min ‘adzābil-qabri wa ‘adzābin-nār.

Artinya:“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkan dan maafkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah tempat masuknya, mandikanlah dia dengan air, salju, dan embun, bersihkanlah dia dari kesalahan-kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran. Gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, dan pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dia dari siksa kubur dan siksa neraka.”

Doa ini adalah permohonan menyeluruh untuk keselamatan jenazah di alam barzah dan akhirat. Permintaan “penggantian yang lebih baik” melambangkan keyakinan bahwa kehidupan akhirat jauh lebih utama.

Bagi yang ditinggalkan, doa ini mengajarkan untuk melepas dengan ikhlas dan berprasangka baik bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk mendiang. Ini juga penghiburan bahwa kematian bukan akhir, melainkan awal dari kehidupan yang lebih kekal dan sempurna.

2. Doa untuk Jenazah dan yang Hidup (Riwayat Ibnu Majah)

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا، وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا، وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا، وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا. اَللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الْإِسْلَامِ، وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الْإِيمَانِ. اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ، وَلَا تُضِلَّنَا بَعْدَهُ

Allāhumma’ghfir liḥayyinā wa mayyitinā, wa syāhidinā wa ghā’ibinā, wa ṣaghīrinā wa kabīrinā, wa dzakarinā wa unṡānā. Allāhumma man aḥyaitahū minnā fa aḥyihī ‘alal-islām, wa man tawaffaitahū minnā fa tawaffahū ‘alal-īmān. Allāhumma lā taḥrimnā ajrahū, wa lā tuḍillanā ba’dahū.

Artinya:“Ya Allah, ampunilah orang yang masih hidup dan yang telah mati di antara kami, yang hadir dan yang tidak hadir, yang kecil dan yang besar, yang laki-laki dan perempuan. Ya Allah, siapa yang Engkau hidupkan di antara kami, hidupkanlah dia di atas Islam. Dan siapa yang Engkau wafatkan di antara kami, wafatkanlah dia di atas iman. Ya Allah, janganlah Engkau halangi kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau sesatkan kami setelah kepergiannya.”

Doa ini bersifat universal, mencakup semua keadaan manusia. Ini mengajarkan sikap solidaritas dan kesetaraan di hadapan Allah. Permohonan “hidup di atas Islam” dan “mati di atas iman” adalah inti dari tujuan hidup seorang muslim.

Bagi yang ditinggalkan, kalimat “jangan halangi kami dari pahalanya” sangat penting; ia menegaskan bahwa kebaikan almarhum bisa terus mengalirkan manfaat bagi keluarga, dan ikatan kasih sayang tidak terputus oleh maut. Permohonan “jangan sesatkan kami setelah kepergiannya” adalah doa agar keluarga tetap teguh imannya meski diuji dengan kesedihan.

3. Doa Perlindungan dari Siksa Kubur dan Neraka (Riwayat Abu Daud)

اَللَّهُمَّ إِنَّ فُلَانَ بْنَ فُلَانٍ فِي ذِمَّتِكَ وَحَبْلِ جِوَارِكَ، فَقِهِ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ، وَأَنْتَ أَهْلُ الْوَفَاءِ وَالْحَمْدِ، اَللَّهُمَّ فَاغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Allāhumma inna fulān bin fulān fī dzimmatika wa ḥabli jiwārika, fa qihī min fitnatil-qabri wa ‘adzābin-nār, wa anta ahlul-wafā’i wal-ḥamd. Allāhumma faghfir lahū warḥamhū, innaka antal-Ghafūrur-Raḥīm.

Artinya:“Ya Allah, sesungguhnya Fulan bin Fulan berada dalam perlindungan-Mu dan jaminan-Mu. Maka lindungilah dia dari fitnah kubur dan azab neraka. Engkau adalah Dzat yang paling menepati janji dan segala puji bagi-Mu. Ya Allah, ampunilah dia dan rahmatilah dia. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Doa ini penuh dengan penyerahan diri dan tawakal. Menyebut jenazah berada dalam “dzimmah” (perlindungan) Allah adalah pengakuan bahwa manusia sepenuhnya milik dan kembali kepada-Nya. Bagi keluarga, ini mengajarkan untuk melepaskan rasa cemas berlebihan atas jenazah, karena ia telah berada di tangan Allah yang Maha Pengasih.

Frasa “Engkau adalah Dzat yang paling menepati janji” menguatkan hati bahwa janji Allah untuk mengampuni hamba-Nya yang bertaubat adalah pasti.

4. Doa Singkat Setelah Takbir Keempat

اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ، وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Allāhumma lā taḥrimnā ajrahū, wa lā taftinnā ba’dahū, waghfir lanā wa lahū.

Artinya:“Ya Allah, janganlah Engkau halangi kami dari pahalanya, janganlah Engkau beri kami fitnah (cobaan) setelah kepergiannya, dan ampunilah kami dan dia.”

Doa singkat ini adalah intisari dari semua harapan keluarga yang ditinggalkan. Ada tiga permohonan kunci: (1) agar mereka tetap dapat merasakan manfaat dari amal baik almarhum, (2) agar kesedihan tidak menjerumuskan mereka ke dalam keputusasaan atau kemaksiatan (sebagai “fitnah”), dan (3) agar ampunan Allah menyelimuti semua pihak. Ini adalah doa untuk ketahanan spiritual keluarga pasca-kehilangan.

Tata Cara Sholat Jenazah secara Singkat

Berdiri menghadap kiblat, jenazah diletakkan di depan (posisi imam sejajar dengan kepala jika jenazah laki-laki, sejajar dengan dada/pinggang jika perempuan).

  • Takbir pertama sambil niat sholat jenazah.
  • Setelah takbir pertama, membaca Surat Al-Fatihah.
  • Takbir kedua, membaca sholawat atas Nabi.
  • Takbir ketiga, membaca doa untuk jenazah (seperti doa-doa di atas).
  • Takbir keempat, membaca doa untuk jenazah dan orang yang hidup (sebagian ulama menambahkan doa khusus).
  • Salam ke kanan (menurut sebagian ulama cukup sekali).

Hikmah Doa Setelah Sholat Jenazah

Doa setelah sholat jenazah bukan sekadar ritual, tetapi mengandung hikmah mendalam yang menyentuh aspek spiritual, psikologis, dan sosial. Berikut adalah hikmah-hikmah utamanya:

1. Bentuk Syafaat dan Kasih Sayang Sesama Muslim

Doa ini merupakan wujud nyata solidaritas iman, di mana muslim yang hidup memberikan "hadiah" terbaik—doa dan permohonan ampun—untuk saudaranya yang telah wafat. Ini merefleksikan sabda Nabi: "Doa seorang muslim untuk saudaranya (yang tidak hadir) dikabulkan Allah." (HR. Muslim).

2. Pengakuan atas Kedaulatan dan Rahmat Allah

Dengan berdoa, kita mengakui bahwa hidup, mati, dan pengampunan semata wewenang Allah. Doa jenazah mengajarkan sikap tawakal dan penyerahan total, melepaskan kecemasan duniawi tentang almarhum ke dalam naungan rahmat-Nya.

3. Terapi Spiritual bagi yang Ditinggalkan

Doa ini menjadi saluran sehat bagi kesedihan. Alih-alih tenggelam dalam ratapan, keluarga diajak mengubah duka menjadi energi doa yang produktif. Proses ini membantu menerima takdir dan mencegah keputusasaan.

4. Pengingat Hakikat Kematian dan Persiapan Diri

Setiap kalimat doa mengingatkan yang hidup tentang realitas kematian yang pasti datang. Ini mendorong introspeksi dan motivasi untuk memperbaiki diri sebelum ajal tiba.

5. Memperkuat Ikatan Ukhuwah yang Melampaui Kematian

Doa bersama setelah sholat jenazah mempererat persaudaraan dan menunjukkan bahwa ikatan iman tidak terputus oleh maut. Ini membangun komunitas yang saling mendukung secara spiritual.

6. Pendidikan tentang Prioritas Hidup

Permohonan dalam doa—seperti ampunan, surga, dan keselamatan akhirat—menegaskan bahwa kebahagiaan hakiki adalah di akhirat. Ini mengoreksi orientasi duniawi dan mengajak fokus pada tujuan penciptaan manusia.

7. Menenangkan Jenazah dan Keluarga

Secara spiritual, doa diyakini dapat membawa ketenangan bagi jenazah di alam barzah. Secara psikologis, ia memberi keyakinan pada keluarga bahwa mereka telah melakukan yang terbaik dengan mendoakan.

People Also Ask:

Apa yang dibaca setelah selesai sholat jenazah?

Atau, bisa membaca doa sholat jenazah sebagai berikut, "Allaahumma la tahrimnaa ajrahu walaa taftinna ba'dahu wagfirlanaa wa lahu wali ikhwaaninal-ladriina sabaquunaa bil iimaani wal alaa taj'al fii quluubina ghillal lil ladziina aamanuu rabbanaa innaka ra-uufur rahiim."

Apakah ada dzikir setelah sholat jenazah?

Latin: “Subhaanal malikil qudduus, subhaanal ladzii laa yamuutu abadaa. Subhaanal baaqii ba'da fanaa-i kholqihii.” Artinya: Maha Suci Dzat Yang Maha Merajai Alam.

Apa yang harus dilakukan setelah selesai melakukan shalat jenazah?

Hal yang pokok dalam shalat jenazah adalah mendoakan jenazah sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw. Kalau sesudah selesai shalat jenazah kemudian masih mendoakan jenazah lagi, tidak ada tuntunan khusus yang terdapat dalam hadits mengenai hal itu, kecuali nanti kalau jenazah sudah dikubur.

Allahummaghfirlaha apakah untuk perempuan?

Makna Doa Allahummaghfirlaha

Doa Allahummaghfirlaha warhamha wa 'afiha wa'fu 'anha merupakan inti dari permohonan bagi jenazah perempuan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |