Liputan6.com, Jakarta - Sholat hajat merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi setiap muslim yang memiliki keinginan atau kebutuhan, baik duniawi maupun ukhrawi. Dzikir setelah sholat hajat dan doanya menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian ibadah tersebut.
Dalam penelitian ilmiah berjudul "Implementasi dan Keutamaan Ibadah Shalat Hajat" yang disusun oleh Drs. Edy Yusuf Nur Samsu Santosa, MM., M.Si., dijelaskan bahwa sholat hajat bukan hanya sekadar ritual permohonan, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu bagian penting yang sering kali kurang diperhatikan adalah dzikir dan doa setelah sholat hajat. Amalan ini memiliki peran krusial dalam menyempurnakan ibadah dan memperkuat harapan akan terkabulnya hajat.
Setelah melaksanakan sholat hajat, seorang muslim dianjurkan untuk membaca berbagai dzikir dan doa sebagai bentuk penyempurnaan ibadah. Dzikir-dzikir ini tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga membantu menenangkan hati, menguatkan tawakal, dan membuka pintu rezeki serta kemudahan dari Allah SWT.
Berikut ini adalah dzikir setelah sholat hajat untuk kelancaran urusan.
Bacaan Dzikir Setelah Sholat Hajat Lengkap dengan Arab, Latin, dan Terjemah
Dalam kitab Shahih Sunan Ibnu Majah yang dikutip dalam penelitian, disebutkan bahwa doa setelah sholat hajat memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus yang dibaca setelah sholat hajat, yang menunjukkan betapa pentingnya menyempurnakan permohonan dengan dzikir dan doa.
Mengutip dari kitab Amalan Sesudah Shalat karya Ibnu Muhammad Salim, dzikir setelah sholat hajat memiliki kedudukan yang istimewa karena dilakukan dalam kondisi hati yang khusyu dan penuh harapan.
Berikut adalah bacaan-bacaan dzikir yang dianjurkan setelah melaksanakan sholat hajat, lengkap dengan teks Arab, latin, dan terjemahannya:
1. Istighfar (Memohon Ampunan)
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Latin: Astaghfirullahal 'azhim (Dibaca 3 kali atau lebih)
Terjemah: "Aku memohon ampun pada Allah Yang Maha Agung"
2. Tasbih (Mensucikan Allah)
Arab: سُبْحَانَ اللهِ
Latin: Subhanallah (Dibaca 33 kali)
Terjemah: "Maha Suci Allah"
3. Tahmid (Memuji Allah)
Arab: اَلْحَمْدُ لِلهِ
Latin: Alhamdulillah (Dibaca 33 kali)
Terjemah: "Segala puji bagi Allah"
4. Takbir (Mengagungkan Allah)
Arab: اللهُ أَكْبَرُ
Latin: Allahu Akbar (Dibaca 33 kali)
Terjemah: "Allah Maha Besar"
5. Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW
Arab: اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin: Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala ali Sayyidina Muhammad
Terjemah: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya"
Menurut referensi dari Riyadh ash-Shalihin karya Imam An-Nawawi, rangkaian dzikir ini memiliki keutamaan yang sangat besar dalam mempercepat dikabulkannya doa. Setiap bacaan memiliki makna spiritual yang mendalam dan berfungsi sebagai pembuka pintu rahmat Allah SWT.
Doa Sholat Hajat Arab, Latin, dan Terjemah
Setelah membaca dzikir-dzikir di atas, dilanjutkan dengan doa sholat hajat yang khusus. Berikut adalah doa lengkapnya:
Arab:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَلِيُّ العَظِيْمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ، الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ. أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لاَ تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ، وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ، وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًى إِلاَّ قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin:
Laa ilaaha illallahul haliimul kariim, laa ilaaha illallahul 'aliyyul 'azhiim, subhaanallahi rabbil 'arsyil 'azhiim, alhamdulillahi rabbil 'aalamiin. As'aluka muujibaati rahmatika, wa 'azaa'ima maghfiratika, wal ghaniimata min kulli birrin, was salaamata min kulli itsmin, laa tada' lii dzanban illa ghafartahu, wa laa hamman illa farrajtahu, wa laa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaytahaa, yaa arhamar raahimiin
Terjemah:
"Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Penyantun dan Maha Mulia. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Maha Suci Allah, Tuhan pemilik 'Arsy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu hal-hal yang dapat mendatangkan rahmat-Mu, ampunan-Mu, keberuntungan dalam segala kebajikan, dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa pada diriku kecuali Engkau mengampuninya, jangan biarkan kesusahan kecuali Engkau menghilangkannya, dan jangan biarkan suatu hajat yang Engkau ridhai kecuali Engkau mengabulkannya, wahai Tuhan yang Maha Pengasih di antara yang mengasihi."
Doa ini merupakan doa utama yang diriwayatkan dalam hadits sahih dan telah menjadi rujukan utama para ulama dalam amalan sholat hajat. Mengutip dari Sunan At-Tirmidzi, doa ini memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa dalam menghadirkan rahmat Allah SWT.
Keutamaaan Dzikir dan Doa setelah Sholat Hajat
Berdasarkan penelitian ilmiah "Implementasi dan Keutamaan Ibadah Shalat Hajat" oleh Edy Yusuf Nur Samsu Santosa, berikut adalah keutamaan dzikir setelah sholat hajat:
Menyempurnakan Ibadah & Memperkuat Doa
Dzikir setelah sholat hajat berfungsi sebagai penyempurna permohonan, mengikat doa yang telah dipanjatkan dalam sholat, dan menunjukkan ketekunan hamba dalam beribadah.
1. Mendatangkan Ketenangan Hati & Ketentraman Jiwa
Dengan berdzikir, hati menjadi tenang karena terus mengingat Allah. Penelitian menyebutkan bahwa dzikir dapat memberikan ketenangan hidup sebagai bentuk rezeki non-materi dari Allah.
2. Meningkatkan Kedekatan dengan Allah (Taqarrub)
Dzikir adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah. Semakin sering berdzikir, semakin dekat hubungan hamba dengan-Nya, sehingga doa lebih mudah dikabulkan.
3. Membersihkan Dosa & Meninggikan Derajat
Dzikir seperti istighfar dapat menghapus dosa-dosa kecil. Dalam hadis riwayat Muslim, disebutkan bahwa memperbanyak sujud (termasuk dalam dzikir) akan meninggikan derajat dan menghapus dosa.
4. Memohon Perlindungan & Keberkahan
Dzikir tertentu seperti ayat Kursi, hauqolah, dan surat Al-Falaq berfungsi sebagai perlindungan dari gangguan dan bahaya, sekaligus memohon keberkahan dalam setiap urusan.
5. Menunjukkan Sikap Tawakal & Penyerahan Diri
Dengan berdzikir setelah sholat hajat, seorang muslim menunjukkan bahwa ia tidak hanya berusaha melalui sholat, tetapi juga berserah diri sepenuhnya kepada Allah.
6. Mengikuti Sunnah Nabi & Ulama
Dzikir setelah sholat hajat diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan dianjurkan para ulama dalam kitab-kitab seperti Fiqih Sunnah (Sayyid Sabiq), Ihya' Ulumuddin (Imam Al-Ghazali), dan Fiqih Empat Mazhab (Syaikh Abdurrahman Al Juzairi).
Dengan memahami keutamaan ini, diharapkan umat Islam dapat lebih khusyuk dan konsisten dalam melaksanakan dzikir setelah sholat hajat, sehingga hajat yang dipohonkan tidak hanya terkabul, tetapi juga membawa keberkahan dalam hidup.
Tata Cara Lengkap Sholat Hajat
Pelaksanaan sholat hajat memiliki tata cara yang khusus yang perlu diperhatikan agar ibadah ini dapat dilaksanakan dengan sempurna:
1. Niat Sholat Hajat
Arab: أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal haajati rak'ataini adaa'an lillaahi ta'aalaa
Terjemah: "Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT"
2. Pelaksanaan Sholat
Sholat hajat dapat dilaksanakan 2 rakaat atau 12 rakaat dengan salam di setiap 2 rakaat. Dalam setiap rakaat, setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas dan ayat kursi untuk memperkuat keberkahan sholat.
3. Dzikir dan Doa Setelah Sholat
Setelah selesai sholat, dilanjutkan dengan bacaan dzikir dan doa sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Urutan yang dianjurkan adalah istighfar, tasbih-tahmid-takbir, sholawat, kemudian doa hajat.
4. Doa Penutup Khusus
Setelah doa hajat, dapat dilanjutkan dengan memohon hajat secara khusus sesuai dengan kebutuhan masing-masing sambil tetap menjaga adab berdoa yang baik.
Berdasarkan referensi dari Kitab Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq, pelaksanaan sholat hajat yang sempurna tidak hanya terletak pada gerakan dan bacaannya, tetapi juga pada kekhusyuan dan keyakinan yang kuat bahwa Allah akan mengabulkan permohonan hambanya yang tulus.
People Also Ask:
Zikir apa yang bagus setelah sholat hajat?
Bacaan dzikir yang biasa dilafalkan setelah sholat hajat, yakni sebagai berikut: Sholawat “Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad” sebanyak 100 kali. Istighfar “Astaghfirullahal 'azhim” sebanyak 100 kali.
Doa supaya dimudahkan segala urusan dan disempurnakan hajat?
Robbanaa aatinaa minladunka rohmataw wahayya lanaa min amrinaa rosyada. Artinya: “Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami.” (Q.S Al-Kahfi: 10).
Dzikir apa agar hajat kita terkabul?
Untuk mengabulkan hajat, lakukan Salat Hajat diikuti dzikir seperti Istighfar, Tasbih (Subhanallah), Tahmid (Alhamdulillah), Takbir (Allahu Akbar) secara berulang (misal 33x), lalu Sholawat kepada Nabi, dan akhiri dengan doa khusus seperti doa Lā ilāha illallāhul halīmul karīmu atau Ya Mujib, serta memohon kebaikan dunia akhirat dengan doa Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah.
Zikir apa yang bisa mengabulkan doa?
Untuk mempercepat terkabulnya doa, lakukan dzikir seperti "Ya Hayyu Ya Qoyyum," "Tasbih, Tahmid, Takbir," membaca "Asmaul Husna," dan "Shalawat," disertai adab seperti "istighfar," "khusyuk," dan "yakin akan dikabulkan," serta berdoa di waktu-waktu mustajab seperti setelah salat atau di sepertiga malam terakhir. Zikir khusus seperti doa Nabi Yunus juga sangat dianjurkan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/744355/original/077375600_1412055173-ihram.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417717/original/026810000_1763544372-Ilustrasi_Sholawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379321/original/037457900_1760341735-sholawat_fatih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4725886/original/008571900_1706156981-madrosah-sunnah-XvJYidRmpUE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487326/original/073426000_1769661836-paket_unik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404200/original/010661400_1762398082-sholawat_mansub_sendiri.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5068928/original/026798500_1735285005-147116947457b043c25600c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4195529/original/072417900_1666083849-062171100_1628127938-pexels-themrdan-4331578.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377515/original/045535000_1760099331-Solat_Sunnah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417359/original/042139100_1763531098-ilustrasi_sholat_jenazah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411947/original/069430700_1763026620-Kultum_Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3416616/original/004756200_1617207185-utang_puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758315/original/039700600_1709260395-front-view-person-reading-from-holy-book.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5136138/original/060086900_1739846594-20250218-Tradisi_Nyadran-AFP_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360466/original/061604200_1611722074-the-dancing-rain-N1xBagwnR1E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487330/original/067858300_1769662270-Gemini_Generated_Image_xzzxxgxzzxxgxzzx_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153029/original/005485600_1741320049-islamic-family-with-delicious-food-medium-shot.jpg)





























