Liputan6.com, Jakarta - Hikmah menjaga hubungan baik dengan tetangga dalam Islam menjadi topik menarik di tengah arus globalisasi dan pengaruh media sosial yang kian masif. Di zaman modern, interaksi sosial dalam masyarakat mengalami pergeseran nilai.
Fenomena individualisme, sikap eksklusif, dan minimnya kepedulian terhadap lingkungan sosial menjadi tantangan nyata dalam kehidupan bertetangga. Padahal, Islam telah sejak lama menempatkan hubungan bertetangga sebagai bagian integral dari akhlak mulia seorang muslim.
Merujuk jurnal Analisis Etika Bertetangga dalam Pendidikan Akhlak Berdasarkan Al-Qur'an oleh Lismayana dan Muhammad Akib, menjaga hubungan baik dengan tetangga bukan sekadar tradisi sosial, melainkan perintah agama yang memiliki hikmah mendalam, baik secara spiritual, sosial, maupun psikologis
Artikel Liputan6.com ini bertujuan untuk mengkaji hikmah menjaga hubungan baik dengan tetangga dan urgensinya berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan Hadis, dengan fokus pada analisis Surah An-Nisa ayat 36 dan konsep etika bertetangga yang diajarkan Rasulullah SAW.
Beriku ini adalah 5 hikmah menjaga hubungan baik dengan tetangga dalam Islam.
1. Mempererat Ikatan Sosial dan Menjauhkan Sikap Individualisme
Era globalisasi mendorong sikap individualistis, eksklusif, dan materialistis. Menjaga hubungan baik dengan tetangga adalah solusi untuk membangun ikatan sosial yang kuat, di mana setiap orang saling mengenal, membantu, dan peduli. Ini mencegah masyarakat terpecah menjadi kumpulan individu yang hanya mementingkan diri sendiri.
Dalam Al-Qur'an disebutkan, “Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh...” (QS. An-Nisa: 36).
Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar (Juz 22) menjelaskan bahwa Surah An-Nisa ayat 36 tidak hanya memerintahkan berbuat baik kepada tetangga seagama, tetapi juga kepada tetangga yang berbeda agama.
Dengan demikian, Islam mengajarkan inklusivitas sosial yang mencegah isolasi dan egoisme. Menurut Hamka, kehidupan bertetangga yang baik adalah fondasi masyarakat yang kuat dan beradab.
2. Mewujudkan Lingkungan yang Aman dan Nyaman
Lingkungan yang harmonis tercipta ketika tetangga saling menjaga dan melindungi. Dalam jurnal dijelaskan bahwa tetangga adalah orang pertama yang mengetahui keadaan kita dan paling cepat memberikan pertolongan saat kesulitan.
Hubungan baik antar tetangga mengurangi risiko konflik, kejahatan, dan gangguan keamanan. Nabi SAW bersabda: "Jibril tidak henti-hentinya berwasiat kepadaku tentang tetangga, sampai aku mengira bahwa tetangga akan diberi hak waris.” (HR. Bukhari no. 6014 & Muslim no. 2625).
Ali Hasan Ali Abdul Hamid dalam kitab Etika Bertetangga (2010) yang dirujuk dalam jurnal menegaskan bahwa tetangga memiliki fungsi sosial sebagai “pelindung” (jawara) dalam makna bahasa Arab.
Menurutnya, tetangga yang saling peduli menciptakan sistem keamanan komunitas yang alami, di mana setiap orang merasa aman atas harta, diri, dan keluarganya.
3. Sebagai Bagian dari Ibadah dan Mendapatkan Pahala
Setiap kebaikan yang dilakukan kepada tetangga—seperti menolong, memberi, menjenguk sakit—adalah ibadah yang bernilai pahala. Jurnal menyebutkan bahwa etika bertetangga meliputi tolong-menolong, saling memberi nasihat, dan berbagi kebahagiaan. Semua itu adalah bentuk ketakwaan yang diperintahkan Allah.
Hal ini selaras dengan firman Allah SWT: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa...” (QS. Al-Maidah: 2).
Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim (Juz 5) yang dikutip dalam jurnal (hlm. 4) menjelaskan bahwa perintah berbuat baik kepada tetangga dalam QS. An-Nisa: 36 adalah bagian dari penyempurnaan iman.
Beliau mengutip pendapat sahabat dan tabi'in bahwa tetangga memiliki hak yang harus dipenuhi, dan mengabaikannya termasuk dosa sosial.
4. Menjadi Media Dakwah dan Mencerminkan Akhlak Islam
Nabi Muhammad SAW adalah teladan dalam bertetangga, bahkan dengan nonmuslim. Dengan berakhlak baik kepada tetangga, seorang muslim dapat menjadi contoh nyata ajaran Islam. Ini adalah dakwah bil hal (dakwah melalui tindakan) yang efektif, terutama dalam masyarakat multireligius.
Perilaku Nabi Muhammad SAW yang bertetangga dengan orang Yahudi di Madinah dengan akhlak mulia. Rasulullah memperlakukan tetangga non-muslim dengan baik.
Waryono Abdul Ghafur dalam Tafsir Sosial: Mendialogkan Teks dengan Konteks (2005) menekankan bahwa ajaran Al-Quran tentang tetangga harus diterjemahkan dalam konteks sosial nyata.
Menurutnya, hubungan baik dengan tetangga nonmuslim adalah wujud dari rahmat Islam bagi seluruh alam, sekaligus membuktikan bahwa Islam menghargai hak asasi manusia.
5. Mencegah Konflik dan Menyelesaikan Problematika Sosial
Masalah seperti persaingan tidak sehat, sengketa tanah, ucapan menyakitkan, dan masalah sampah. Dengan menjaga hubungan baik, melalui sikap saling menghormati, saling menasihati, dan bekerja sama, konflik dapat dicegah. Misalnya, saling mengingatkan tentang kebersihan lingkungan dapat menyelesaikan problem sampah.
Lathifani Warda Shomita dalam skripsi “Penerapan Hadits Nabi SAW Tentang Etika Bertetangga” (2011) yang dirujuk dalam jurnal (hlm. 3 dan 10) menjelaskan bahwa hak-hak tetangga, baik muslim maupun nonmuslim, harus dipenuhi untuk mencegah konflik.
Misalnya, tetangga nonmuslim berhak mendapat pertolongan, dikunjungi saat sakit, dan tidak disakiti. Dengan memenuhi hak ini, ketegangan sosial dapat diminimalisir.
Adab Bertetangga dalam Islam
1. Saling Menolong dalam Kebaikan
QS. Al-Maidah: 2 – “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa...”
Tetangga wajib saling membantu dalam hal kebaikan, seperti membantu kebutuhan mendesak, pekerjaan rumah tangga, atau urusan sosial lainnya.
2. Saling Memberi dan Berbagi
Hadis Nabi: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia memuliakan tetangganya.” (HR. Bukhari).
Berbagi rezeki, makanan, atau bantuan materi kepada tetangga, terutama yang membutuhkan, sebagai wujud kepedulian dan penguatan ikatan sosial.
3. Menjenguk Tetangga yang Sakit
Hadis Nabi: “Hak muslim atas muslim yang lain ada enam: ...jika ia sakit, jenguklah...” (HR. Muslim)
Menjenguk tetangga yang sakit adalah bentuk empati dan perhatian, serta dapat mempererat hubungan dan meringankan beban psikologis mereka.
4. Menghormati dan Menjaga Privasi Tetangga
QS. Al-Hujurat: 12 – “Janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain...”
Tidak mengintip, menyebar rahasia, atau mengganggu ketenangan tetangga. Menghormati batasan fisik dan psikologis mereka.
5. Saling Memberi Nasihat dengan Bijak
QS. Al-Ashr: 3 – “Kecuali orang-orang yang beriman dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Memberi nasihat yang baik dan konstruktif jika tetangga melakukan kesalahan, dengan cara yang santun dan penuh hikmah, bukan dengan celaan.
People Also Ask:
Mengapa menjaga hubungan baik dengan tetangga sangat penting dalam Islam?
Dalam Islam, tetangga memiliki kedudukan yang penting, menjaga hubungan baik dengan tetangga merupakan ajaran yang sangat ditekankan. Bertetangga yang baik mencerminkan akhlak mulia dan menumbuhkan kasih sayang yang menjadi dasar dari terciptanya masyarakat harmonis.
Apa manfaat menjaga kerukunan dengan tetangga?
Rukun dengan tetangga akan sangat bermanfaat bagi kehidupan seseorang. Masyarakat yang rukun akan saling tolong menolong. Di masyarakat indonesia perilaku tolong menolong mungkin sudah tidak asing lagi. Banyak kebudayaan Indonesia yang membuat masyarakatnya menjadi rukun.
Apa hikmah dari beradab islami kepada saudara, teman, dan tetangga?
Hikmah beradab Islam kepada saudara,teman, dan tetangga 1) Selalu menjaga ajaran Allah Swt. Dan rasul-Nya dan mengamalkannya 2) Terwujud lingkungan nyaman Islami 3) Kurang terjalin kerukunan antar sudara,teman dan tetangga 4) Orang yang bertakwa kepada Allah Swt.semakin menurun.
Bagaimana cara menjaga hubungan baik dengan tetangga yang dan masyarakat?
Cara Menjaga Hubungan Baik Dengan TetanggaTetap jalin komunikasi yang baik. Semua hubungan yang sehat pasti perlu adanya komunikasi yang lancar. ...Saling jaga kebersihan lingkungan. ...Jadilah tetangga yang tetap ramah. ...Hormati privasi tetangga. ...Ikut dalam kegiatan yang ada di lingkungan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5082627/original/054307600_1736234976-1736231853819_apa-itu-nisfu-syaban.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5326255/original/074223700_1756094319-pexels-mahmut-33108520.jpg)





























