Liputan6.com, Jakarta - Ayat Al-Qur’an tentang balasan bagi orang-orang yang sabar menjadi motivasi untuk mampu menerapkan akhlak mulia tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Al-Qur’an, kata “sabar” dan derivasinya disebutkan lebih dari 100 kali, menegaskan betapa pentingnya sikap ini dalam kehidupan seorang mukmin.
Sabar (الصبر) adalah salah satu akhlak utama dalam Islam yang memiliki kedudukan sangat tinggi. Sabar bukan sekadar ketahanan pasif, melainkan energi positif yang menggerakkan jiwa untuk tetap konsisten dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menerima takdir dengan ikhlas.
Artikel ini akan mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an tentang balasan bagi orang-orang yang sabar, dengan merujuk pada dua jurnal akademis, “Energi Sabar Meraih Balasan Tanpa Batas Perspektif Al-Quran dan Al-Hadis” oleh Sulidar (UINSU Medan) dan “Konsep Sabar dalam Al-Quran” oleh Raihanah (IAIN Antasari Banjarmasin). Kedua jurnal ini mengutip sejumlah ayat, serta merujuk pada kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer untuk mendalami makna dan implikasi kesabaran.
Berikut Liputan6.com ulas sejumlah ayat Al-Qur’an yang menjelaskan balasan bagi orang yang bersabar, dilengkapi dengan penjelasan ulama dari kitab-kitab tafsir yang dirujuk dalam jurnal.
1. Balasan Tanpa Batas (Tanpa Hisab): QS. Az-Zumar (39):10
نَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ
Latin: Innamā yuwaffaṣ-ṣābirūna ajrahum bi-gayri ḥisāb.
Artinya: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan balasan mereka tanpa batas.”
Dalam jurnal Sulidar, ayat ini menjadi fokus utama yang menegaskan bahwa balasan bagi orang sabar adalah “tanpa hisab” (tanpa perhitungan), menunjukkan kemurahan Allah yang tak terhingga. Syarat meraih balasan ini adalah: beriman, bertakwa, berbuat baik di dunia, dan bersabar.
Raihanah dalam jurnalnya juga mengutip ayat ini dan menekankan bahwa kesabaran merupakan syarat untuk meraih pahala yang tak terukur.
Tafsir at-Tabari (Jāmiʿ al-Bayān ʿan Taʾwīl al-Qurʾān) menjelaskan bahwa “tanpa hisab” berarti pahala yang berlipat dan tak terbatas. Sementara, dalam Tafsir al-Mishbah, M. Quraish Shihab menyebutkan bahwa kesabaran yang ikhlas akan diganjar dengan pahala yang melimpah tanpa batas.
2. Allah Bersama Orang-Orang yang SabarQS. Al-Baqarah (2):153
وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Latin: Waṣbirū innallāha maʿaṣ-ṣābirīn.“Dan bersabarlah.
Artinya: Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”
Ayat ini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi Allah terhadap orang sabar. “Bersama” di sini bermakna perlindungan, pertolongan, dan bimbingan khusus dari Allah.
Dalam Tafsir al-Qurthubi dijelaskan bahwa kebersamaan Allah dengan orang sabar adalah kebersamaan khusus (maʿiyyah khāṣṣah) yang membawa ketenangan dan kemenangan. Quraish Shihab) menegaskan bahwa sabar dan shalat adalah dua penolong utama dalam menghadapi ujian.
3. Sabar dan Shalat Sebagai PenolongQS. Al-Baqarah (2):45
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ
Latin: Wastaʿīnū biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh.
Artinya: “Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat.”
Ayat ini menunjukkan bahwa sabar dan shalat adalah dua hal yang berat kecuali bagi orang yang khusyuk. Sabar adalah ketahanan jiwa, sedangkan shalat adalah ketundukan lahiriah. Keduanya saling melengkapi dalam menguatkan iman.
Dalam Tafsir al-Mishbah disebutkan bahwa sabar dan shalat adalah “senjata spiritual” yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Tafsir al-Qurthubi menjelaskan bahwa ayat ini turun dalam konteks kesulitan, sehingga sabar dan shalat menjadi solusi utama.
4. Kabar Gembira bagi Orang SabarQS. Al-Baqarah (2):155–157
وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ . الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ . أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ
Latin: Wa basysyiriṣ-ṣābirīn. Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rājiʿūn. Ulā’ika ʿalaihim ṣalawātum mir rabbihim wa raḥmah, wa ulā’ika humul-muhtadūn.
Artinya: “Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan ‘Innā lillāhi wa innā ilaihi rājiʿūn’. Mereka itulah yang mendapat keberkahan dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
bahwa orang sabar akan mendapat “shalawat” (ampunan dan pujian) dari Allah, rahmat, dan petunjuk. Kalimat istirjāʿ (mengembalikan segala urusan kepada Allah) adalah ekspresi kesabaran yang paling mendasar.
Tafsir at-Tabari menjelaskan bahwa “shalawat dari Tuhan” berarti pujian dan pengampunan Allah. Tafsir al-Mishbah menyebutkan bahwa kesabaran dalam musibah membuka pintu hidayah dan rahmat.
5. Sabar Mendatangkan Pertolongan MalaikatQS. Ali Imran (3):125
بَلَى إِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا وَيَأْتُوكُمْ مِنْ فَوْرِهِمْ هَذَا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُمْ بِخَمْسَةِ آلَافٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُسَوِّمِينَ
Latin: Balā in taṣbirū wa tattaqū wa ya’tūkum min faurihim hāżā yumdidkum rabbukum bi-khamsati ālāfim mal-malā’ikati musawwimīn.
Artinya: “Ya (cukup). Jika kamu bersabar dan bertakwa, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda.”
Ayat ini menunjukkan bahwa kesabaran dalam peperangan (seperti Perang Badar) akan mendatangkan bantuan malaikat. Ini adalah bentuk pertolongan nyata dari Allah bagi orang yang sabar dan bertakwa.
Tafsir al-Mishbah menjelaskan bahwa pertolongan Allah datang dalam bentuk yang tak terduga ketika hamba-Nya bersabar dan bertakwa. Tafsir al-Qurthubi menyebutkan bahwa malaikat yang turun adalah simbol kekuatan spiritual yang menguatkan kaum mukmin.
6. Sabar Menjadi Jaminan Surga: QS. Ali Imran (3):142
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ
Latin: Am ḥasibtum an tadkhulul-jannata wa lammā yaʿlamillāhullażīna jāhadū minkum wa yaʿlamaṣ-ṣābirīn.
Artinya: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad dan orang-orang yang bersabar di antara kamu?”
Ayat ini menegaskan bahwa kesabaran adalah syarat untuk meraih surga. Baik Sulidar maupun Raihanah menekankan bahwa sabar dan jihad (berjuang di jalan Allah) adalah dua sisi yang tak terpisahkan.
Tafsir at-Tabari menjelaskan bahwa kesabaran adalah ujian keimanan yang harus dilalui sebelum layak masuk surga. Tafsir al-Mishbah menyebutkan bahwa sabar adalah bentuk jihad melawan hawa nafsu dan godaan dunia.
7. Sabar Mendatangkan Keuntungan Besar: QS. Fushshilat (41):35
وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
Latin: Wa mā yulaqqāhā illallażīna ṣabarū, wa mā yulaqqāhā illā żū ḥaẓẓin ʿaẓīm.
Artinya: “Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar, dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan besar.”
Raihanah mengutip ayat ini untuk menunjukkan bahwa kesabaran adalah pintu untuk meraih akhlak mulia dan keberuntungan dunia-akhirat.
Tafsir al-Mishbah menjelaskan bahwa “keberuntungan besar” mencakup ketenangan jiwa, kebahagiaan hakiki, dan pahala akhirat. Tafsir al-Qurthubi menyebutkan bahwa sabar adalah kunci untuk meraih semua kebaikan.
Makna Sabar dalam Al-Qur’an
Dalam Al-Qur’an, sabar memiliki makna yang luas dan multidimensi, tidak sekadar menunggu atau pasif, melainkan sikap aktif yang meliputi:
1. Sabar Sebagai Ketahanan Spiritual
Sabar berarti menahan diri dari keluh kesah, emosi negatif, dan tindakan yang tidak terarah ketika menghadapi musibah, ujian, atau hal yang tidak disukai.
Contoh ayat:QS. Al-Baqarah (2:155-157) – Orang sabar mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” saat ditimpa musibah, sebagai bentuk penyerahan diri kepada Allah.
2. Sabar Sebagai Konsistensi dalam Ketaatan
Sabar adalah ketekunan dalam menjalankan perintah Allah, meskipun terasa berat atau butuh waktu lama.
Contoh ayat:QS. Thaha (20:132) – Perintah sabar dalam mendirikan shalat.QS. Ali Imran (3:200) – Sabar dan taqwa sebagai jalan meraih keberuntungan.
3. Sabar Sebagai Pengendalian Diri dari Maksiat
Sabar juga berarti menahan diri dari godaan hawa nafsu dan kemaksiatan, meskipun peluang untuk melakukannya terbuka.
Contoh ayat:QS. Yusuf (12:53) – Nabi Yusuf bersabar menolak godaan wanita.QS. Al-A‘raf (7:199) – Perintah bersabar atas gangguan manusia.
4. Sabar Sebagai Kekuatan dalam Menghadapi Musuh
Sabar adalah keteguhan hati dalam menghadapi musuh, permusuhan, atau tekanan, tanpa tindakan gegabah atau emosional.
Contoh ayat:QS. Ali Imran (3:125) – Sabar dalam peperangan mendatangkan pertolongan malaikat.QS. Al-Anfal (8:46) – Sabar dan taat kepada Allah serta Rasul-Nya.
5. Sabar Sebagai Penerimaan Takdir dengan Ikhlas
Sabar adalah ridha terhadap ketetapan Allah, baik berupa nikmat maupun musibah, dengan keyakinan bahwa semua berasal dari-Nya dan mengandung hikmah.
Contoh ayat:QS. Al-Hadid (57:22-23) – Setiap musibah telah tercatat, dan orang beriman harus sabar dan berserah diri.
6. Sabar Sebagai Energi Perubahan Positif
Dalam jurnal Sulidar, sabar disebut sebagai “energi” yang memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan manusia menjadi lebih baik, sejahtera, dan bahagia, baik di dunia maupun akhirat.
People also Ask:
Apa balasan bagi orang yang sabar menurut Al Quran?
Balasan bagi orang sabar adalah pahala besar, rahmat Allah, kabar gembira, serta surga yang penuh kenikmatan (QS. Az-Zumar: 10, QS. Al-Insan: 12).
Al Baqarah Ayat 153 tentang apa?
Isi kandungan utama Surat Al-Baqarah ayat 153 adalah perintah bagi orang beriman untuk menjadikan sabar dan salat sebagai penolong dalam menghadapi cobaan hidup, karena sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar, memberikan pertolongan, keteguhan, dan petunjuk-Nya. Ayat ini menegaskan bahwa kesabaran itu adalah kunci menghadapi segala ujian, baik saat melaksanakan perintah, menjauhi larangan, maupun saat ditimpa musibah.
Apa arti dari potongan Ayat tersebut surat Al-Baqarah Ayat 45?
Artinya, “Jadikan sabar dan shalat sebagai penolong kalian. Sungguh hal itu teramat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,” (Surat Al-Baqarah ayat 45).
Apa yang dijanjikan Allah kepada orang yang sabar menurut surat Ar-Ra'd Ayat 22?
Allah Subhanahu Wata'ala menjanjikan orang-orang yang sabar menuai kesudahan yang baik setelah melewati cobaan dan ujian yang diberikan. Janji Allah ini terdapat dalam surat Hud ayat 49 dan Ar-ra'd ayat 22.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5082627/original/054307600_1736234976-1736231853819_apa-itu-nisfu-syaban.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5326255/original/074223700_1756094319-pexels-mahmut-33108520.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975448/original/020264400_1729564664-nisfu-syaban-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490150/original/098329000_1770000559-Gemini_Generated_Image_pf6br7pf6br7pf6b.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429248/original/019447900_1618459697-pexels-michael-burrows-7129429.jpg)





























